
Kabupaten Ogan Komering Ilir —mediamataelangindonesia.com
Forum Group Discussion (FGD) bertema “Transparansi Publikasi Lembaga Pendidikan: Kunci Membangun Kepercayaan Publik” digelar di Gedung Kesenian Kabupaten OKI, Minggu (24/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat keterbukaan informasi publik serta membangun sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, media, dan masyarakat.
FGD tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting dari tingkat nasional hingga daerah, di antaranya Staf Khusus Menteri Dalam Negeri RI Brigjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Hairudin Hasibuan, S.H., M.Hum., mewakili Gubernur Sumatera Selatan Deva Octavianus Coriza, S.E., M.Si., selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ketua DPP AKPERSI Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., C.FLE., C.ILJ., Ahli Pers Dewan Pers Dr. H. Firdaus Komar, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI Refly, MKKS se-Kabupaten OKI, K3S se-Kabupaten OKI, Kesbangpol, Kominfo, Polres, Kemenag, serta berbagai elemen pendidikan dan insan pers.
Forum ini mengangkat isu transparansi publikasi pendidikan sebagai langkah strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan di tengah era keterbukaan informasi dan digitalisasi. Transparansi dinilai menjadi pondasi penting dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang profesional, akuntabel, dan dipercaya publik.
Selain menjadi ruang diskusi dan pertukaran gagasan, FGD ini juga diharapkan mampu melahirkan rekomendasi positif terkait pola publikasi lembaga pendidikan yang sehat, objektif, dan edukatif. Peran media massa dalam menyampaikan informasi pendidikan secara berimbang turut menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut.
Ketua panitia pelaksana, Siti Aisyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendorong budaya keterbukaan informasi di lingkungan pendidikan, sekaligus memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dengan masyarakat luas.
“Kepercayaan publik tidak lahir begitu saja, tetapi dibangun melalui keterbukaan, komunikasi yang baik, dan publikasi yang transparan,” ujar Siti Aisyah.
Melalui terselenggaranya forum ini, diharapkan lembaga pendidikan di Kabupaten OKI maupun Sumatera Selatan semakin siap menghadapi tantangan era digital, serta mampu menjaga citra positif melalui publikasi yang informatif, objektif, dan bertanggung jawab.
Penulis : Budi
