Blog

  • Siswa-Siswi SMK Swadhipa 1 Natar  Siap Menjadi Garda Terdepan Duta Anti Narkoba Berkolaborasi Bersama DPW.PANI.Provinsi Lampung

    Siswa-Siswi SMK Swadhipa 1 Natar Siap Menjadi Garda Terdepan Duta Anti Narkoba Berkolaborasi Bersama DPW.PANI.Provinsi Lampung

    Bandar Lampung-Sebagaimana dilaporkan Nova Indriyani Ketua DPD.PANI Kota Bandar Lampung yang ikut berkolaborasi Melakukan Sosialisasi dan Deklarasi Anti Narkoba (P4GN) Jumat,4 September 2026 di SMK Swadhipa 1 Natar Lampung Selatan-Lampung.

    Dilaporkan oleh Nova Indriani yang juga ketua DPD.PANI.Bandar Lampung g ikut hadir berkolaborasi.

    Sementara Ibu.Sefi wk.kesiswaan sekaligus mewakil Ikhwan Roby Kepalasekolah menjelaskan Kegiatan diikuti 352 siswa/i yang terbagi dari 13 rombel,(3)tiga jurusan Akutansi,Desain Komunikasi Visual dan Desain Produk Busana dengan jumlah 31 tenaga pengajar (dewan guru) tutur Sefi.

    Sementara selaku pemateri (Nara sumber)Sapron Glr.Khadin Imba Kesuma Ketua DPW.PANI.Provinsi Lampung memaparkan tentang Dampak Buruk dan Bahaya merokok,NAPZA dan landasan Hukum PANI.yang didampingi Marhan Idris (Dewan Penasehat DPW),Nova Indriani DPD.PANI Bandar Lampung ,Wk.Kepala Sekolah Sefi dan dewan guru pembimbing.

    Acara berlangsung sangat tertib lancar mendapat sambutan antusias dan semangat dari siswa/i SMK.Swadhipa 1 Natar terpaforit di Lampung.

    Menariknya agar tidak jenuh selain diisi materi inti juga ada deklarasi Anti narkoba,pantun, yel-yel, sision tanya jawab dan ditutup poto bersama dan ramah-tamah.

    (Red)

  • DPD AMPI Lubuk Linggau Musda Ke IV KOSGORO 1957

    DPD AMPI Lubuk Linggau Musda Ke IV KOSGORO 1957

    Lubuk Linggau -Mataelangindonesia- Musyawarah Daerah (Musda) IV Kosgoro 1957 Cabang Lubuklinggau yang diselenggarakan di hotel Hakmas tabah pada tanggal 05 September 2026 dan menetapkan Ir.Yulian Efendi.MH sebagai Ketua DPD PDK KOSGORO 1957 kota Lubuklinggau periode 2026–2031.(05/09/2026)

    Agenda dan Pelaksanaan Musda IV Kosgoro 1957. Waktu dan Tempat: Acara pembukaan berlangsung pada Sabtu 05 September 2026 di hotel Hakmas tabah Kepemimpinan Baru Yang dilantik Ir.Yulian Efendi.MH terpilih secara resmi untuk memimpin organisasi pendiri Partai Golkar ini dalam lima tahun ke depan.

    Turut hadir dalam acara tersebut Wawako H.Rustam Effendi, Ketua, sekretaris bendahara DPD PARTAI GOLKAR hadir, Ketua DPD AMPI didampingi sekretarisnya, serta R.A. Anita Noeringhati yang melantik langsung pengurus DPD DPK Kosgoro 1957 yang berlangsung dengan penuh suasana keakraban sempat mencuri perhatian publik ketika R.A. Anita Noeringhati hendak menyampaikan pidatonya, yang disambut dengan gembira penuh canda tawa dan suasana cair dari para kader yang hadir.

    Semantara itu masih di tempat yang sama ketua DPD AMPI kota Lubuklinggau FERI S.Sos.MS.i ketika di wawancarai oleh awak media menyampaikan, terimakasih banyak kepada pihak kepanitiaan yang telah mengudang kami di acara Musda Ke IV KOSGORO 1957 kota Lubuklinggau semoga dengan kepengurusan yang baru yang di pimpin oleh Ir.Yulian Efendi.MH terpilih langsung dan di Lantik oleh R.A. Anita Noeringhati tadi kedepannya organisasi DPD DPK Kosgoro 1957 ini bisa lebih maju dan berjaya serta selalu exsis di Lubuklinggau ini ujar feri.

    Lanjutnya, saya mengucapkan selamat kepada ketua DPD DPK Kosgoro 1957 yang mana kita ketahui beliau juga ketua DPRD kota Lubuklinggau saya yakin dibawah kepemimpinan Ir.Yulian Efendi.MH kedepannya pasti akan exsis terus di hati masyarakat Lubuklinggau tutup feri.

    (Red)

  • Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Universitas Serelo Lahat Resmi Digelar, Wabup Widia Ningsih Hadiri

    Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Universitas Serelo Lahat Resmi Digelar, Wabup Widia Ningsih Hadiri

    LAHAT, media mataelangindonisia.com — Kegiatan dilaksanakan aula universitas Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Serelo Lahat resmi digelar dengan penuh semangat dan antusiasme. Acara yang menjadi momen penting untuk menyambut angkatan baru ini dihadiri oleh Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat daerah dan pimpinan universitas.

    Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lahat, serta Kepala Universitas Serelo Lahat beserta jajaran pimpinan kampus.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada seluruh mahasiswa baru Universitas Serelo Lahat agar dapat memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya.

    “Selamat datang di dunia perkuliahan, selamat bergabung di Universitas Serelo Lahat. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, kreatif, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat serta daerah tercinta Kabupaten Lahat,” ujar Widia Ningsih dalam sambutannya.

    Kegiatan pengenalan kehidupan kampus ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada mahasiswa baru mengenai lingkungan akademik, tata tertib kampus, fasilitas yang tersedia, serta berbagai peluang pengembangan diri selama menempuh pendidikan. Mahasiswa baru juga diperkenalkan kepada seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta organisasi kemahasiswaan yang ada di lingkungan kampus.

    Sementara itu, Kepala Universitas Serelo Lahat menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa baru untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan membangun semangat kebersamaan dalam menempuh perjalanan menuju masa depan yang gemilang.

    “Kami berharap mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan cepat, saling mengenal, dan membangun jiwa solidaritas yang kuat. Universitas Serelo Lahat siap menjadi wadah untuk mencetak generasi penerus yang berkualitas dan mampu bersaing di era mendatang,” ungkapnya.

    Dengan berakhirnya kegiatan pengenalan ini, diharapkan seluruh mahasiswa baru dapat lebih mengenal identitas, visi, serta misi Universitas Serelo Lahat, sehingga siap mengikuti seluruh proses pembelajaran dan kegiatan kemahasiswaan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

    Reporter Herawan

    !

  • Dugaan Pungli Pengurusan Adminduk di Kecamatan Soko, Tarif Rp200.000 per Berkas Ditemukan di Atas Meja

    Dugaan Pungli Pengurusan Adminduk di Kecamatan Soko, Tarif Rp200.000 per Berkas Ditemukan di Atas Meja

    TUBAN || mataelangindonesia.com – Praktik pungutan liar (pungli) dalam pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk) diduga terjadi di Kantor Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

    Dugaan ini terungkap setelah Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Soko, Rini, menemukan sebuah map berisi catatan tarif pengurusan dokumen di atas meja pelayanan, berdasarkan vidio rekaman penelusuran awak media. Jum’at(4/9/2026).

    Dalam map tersebut tertulis tarif pengurusan Kartu Keluarga (KK), KTP Elektronik, dan Akta Kelahiran sebesar @Rp200.000 per berkas. Terdapat pula rincian pembagian dana untuk internal Kecamatan Soko dan pos lain-lain.

    *Diduga Melibatkan Perangkat Desa dan Staf Kecamatan*
    Berdasarkan penelusuran awak media, map tersebut diduga milik perangkat Desa Mentoro berinisial MSDK. Kuat dugaan, MSDK bekerja sama dengan salah satu staf pelayanan Kecamatan Soko berinisial PPT untuk mempercepat proses pencetakan dokumen warga dengan memungut biaya kepada pemohon.

    *Pihak Kecamatan Bungkam, Klaim Layanan Gratis*
    Saat dikonfirmasi, Plt Camat Soko mengaku tidak mengetahui adanya map berisi tarif tersebut di lingkungan kantornya.
    “Saya tidak tahu dan tidak pernah memerintahkan adanya pungutan. Layanan Adminduk di Kecamatan Soko gratis, tidak dipungut biaya,” ujar Plt Camat Soko.

    Hal senada disampaikan Kasi Pelayanan Umum, Rini. .
    “Coba konfirmasi ke warga, kejadiannya kapan dan dibayar ke siapa? Dipelayanan umum tidak ada pungutan dan GRATIS, dan ini akan menjadi bahan evaluasi kedepannya,” kata Rini.

    Sementara itu, staf pelayanan Kecamatan Soko berinisial PPT saat dikonfirmasi juga membantah terlibat.
    “Saya hanya staff, kalau masalah itu saya kurang tahu, tugas saya hanya melayani menerima berkas di depan,” ucap PPT singkat.

    *Melanggar Aturan, Layanan Adminduk Gratis*
    Perlu diketahui, berdasarkan *UU No. 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan* dan *Permendagri No. 108 Tahun 2019*, seluruh layanan Adminduk termasuk penerbitan KK, KTP-el, dan Akta Kelahiran *tidak dipungut biaya alias gratis*.

    Pungutan dalam bentuk apapun dalam pengurusan Adminduk termasuk kategori pungli dan dapat dikenai sanksi pidana sesuai *UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi*.

    Awak media Inspektorat Kabupaten Tuban dan Satgas Saber Pungli segera turun tangan untuk mengusut temuan map berisi tarif itu secara transparan.

    Kalau memang gratis, kenapa ada rincian tarifnya? Kami minta diusut biar tidak ada lagi oknum yang memanfaatkan warga.

    Reporter: Moh.Subiyanto

  • Direktur Utama PDAM Tirta Lematang Dorong Dukungan Pemkab Lahat, Perluas Jangkauan Air Bersih Seluruh Masyarakat

    Direktur Utama PDAM Tirta Lematang Dorong Dukungan Pemkab Lahat, Perluas Jangkauan Air Bersih Seluruh Masyarakat

    LAHAT, media mataelangindonisia.com — Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Lematang Kabupaten Lahat, H. Andawijaya, S.Kom., PIA, mendorong peningkatan peran Pemerintah Kabupaten Lahat dalam mendukung pengembangan serta perluasan pelayanan air bersih bagi seluruh masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan ekspos terkait efektivitas peran pemerintah daerah terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum, yang digelar di Kabupaten Lahat.

    Dalam kegiatan tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten Lahat beserta jajaran Perumda Air Minum Tirta Lematang memaparkan berbagai program, kinerja, serta upaya yang telah dilakukan untuk mendukung kemajuan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Kabupaten Lahat. Ekspos ini juga menjadi wadah diskusi untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi PDAM dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

    Menurut H. Andawijaya, kegiatan ini sangat penting untuk menemukan solusi atas berbagai persoalan yang ada di lingkungan PDAM sekaligus memperkuat dukungan dari pemerintah daerah.

    “Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada di PDAM agar dapat didukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah, sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” ujar Andawijaya.

    Ia menambahkan, hingga saat ini masih terdapat sebagian masyarakat yang belum mendapatkan akses pelayanan air bersih dari PDAM. Oleh karena itu, dukungan dan perhatian pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar jangkauan pelayanan dapat terus diperluas, khususnya ke wilayah-wilayah yang hingga kini belum terjangkau jaringan perpipaan.

    “Kita berharap dengan kegiatan ini pemerintah daerah dapat memberikan perhatian penuh agar PDAM ke depannya bisa semakin berkembang dan berekspansi, sehingga dapat mewujudkan pelayanan air bersih kepada masyarakat secara menyeluruh,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Andawijaya menjelaskan bahwa pihaknya saat ini terus berupaya memberikan pelayanan secara maksimal dengan mengoptimalkan berbagai sarana dan prasarana yang telah tersedia. Langkah ini dilakukan agar masyarakat yang sudah terjangkau jaringan PDAM tetap memperoleh pelayanan air bersih yang optimal dan berkualitas.

    “Untuk saat ini kita berupaya semaksimal mungkin mengelola fasilitas yang sudah ada dan memanfaatkan segala sumber daya yang tersedia, sehingga masyarakat dapat terus memperoleh pasokan air bersih yang baik,” jelasnya.

    Di akhir pernyataannya, Andawijaya berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan sekaligus kemudahan dalam proses pengembangan jaringan air bersih ke wilayah-wilayah yang belum terlayani.

    “Untuk daerah yang belum ada jangkauan air bersih, kita mohon bantuan dan kemudahan dari pemerintah daerah agar pelaksanaan pembangunannya dapat berjalan lancar, sehingga kita bisa segera mengembangkan jaringan pipa PDAM ke daerah-daerah yang belum terjangkau,” pungkas Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Lematang ini.

    Reporter Herawan

  • Bupati Joncik Muhamad Tinjau Pembangunan Sekolah SR di Empat Lawang, Progres Capai 60 Persen

    Bupati Joncik Muhamad Tinjau Pembangunan Sekolah SR di Empat Lawang, Progres Capai 60 Persen

    EMPAT LAWANG, SUMATERA SELATAN — Mataelangindonesia-Bupati Empat Lawang, Joncik Muhamad, melakukan kunjungan langsung ke salah satu sekolah Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Rabu (2/9/2026).

    Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung perkembangan pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat sekaligus memastikan proses pembangunan berjalan sesuai dengan rencana.

    Dalam peninjauan itu, pembangunan Sekolah Rakyat dilaporkan telah mencapai sekitar 60 persen. Bupati Joncik Muhamad melihat langsung sejumlah bagian bangunan dan fasilitas yang tengah dikerjakan.

    Kehadiran Bupati menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Empat Lawang terhadap percepatan pembangunan sarana pendidikan, khususnya fasilitas yang diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat.

    Peninjauan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pihak terkait yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat.
    Bupati Joncik Muhamad berharap pembangunan dapat terus dikebut dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan, sehingga fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

    “Kita ingin pembangunan ini berjalan dengan baik, tepat waktu, dan kualitasnya tetap terjaga, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Empat Lawang,” demikian inti pesan dalam peninjauan tersebut.

    Dengan progres yang telah mencapai 75 persen, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Empat Lawang kini memasuki tahap penting menuju penyelesaian. Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai target.

    (Suplan)

  • Diduga Ilegal, Normalisasi Sungai di Desa Prambontergayang Soko Tanpa Plang Proyek dan Jual Tanah Kerukan ke Warga

    Diduga Ilegal, Normalisasi Sungai di Desa Prambontergayang Soko Tanpa Plang Proyek dan Jual Tanah Kerukan ke Warga

    TUBAN || mataelangindonesia.com- Warga Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban mengeluhkan adanya kegiatan pengerukan sungai di wilayahnya yang diduga tidak sesuai prosedur. Kegiatan tersebut dilakukan sejak 31 Agustus 2026 menggunakan alat berat excavator dan dump truk bertuliskan “SDA”.

    Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin, 1 September 2026, kegiatan normalisasi tersebut tidak dilengkapi papan informasi proyek sebagaimana diwajibkan dalam setiap kegiatan yang bersumber dari APBD/APBN.

    “Dari awal nggak ada sosialisasi ke Pemdes. Plang proyek juga nggak ada. Tiba-tiba sudah ada alat berat ngeruk sungai,” ujar salah satu warga Desa Prambontergayang, Senin (1/9/2026).

    *Tanah Kerukan Dijual Rp 75 Ribu – 100 Ribu*
    Yang membuat resah warga, material berupa tanah hasil pengerukan sungai tersebut justru dijual kepada warga sekitar dengan harga Rp 75.000 hingga Rp 100.000 per truk.

    “Tanahnya ditawarin ke warga buat urug. Harganya 75 ribu sampai 100 ribu per truk. Tapi nggak ada bukti setor ke negara,” tambahnya.

    Padahal berdasarkan UU No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, material galian sungai merupakan aset negara. Pemanfaatannya wajib melalui mekanisme resmi dan hasilnya disetor ke Kas Daerah.

    *Diduga Langgar Beberapa Aturan*
    Atas kejadian ini, warga menduga ada beberapa pelanggaran:
    1. *Tidak ada transparansi* → Tidak dipasangnya papan proyek melanggar Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa
    2. *Penyalahgunaan Aset Negara* → Penjualan tanah kerukan tanpa lelang/izin resmi dari PU SDA
    3. *Tidak ada sosialisasi* → Pemdes Prambontergayang dan BPD tidak dilibatkan sebelum kegiatan
    4. *Diduga penyelewengan BBM* → Penggunaan alat berat proyek patut diduga menggunakan solar subsidi

    *Warga Minta Dihentikan Sementara*
    Warga Desa Prambontergayang meminta Dinas PU SDA Kabupaten Tuban segera turun untuk melakukan klarifikasi dan menghentikan sementara kegiatan sampai ada kejelasan legalitas.

    “Kami mendukung normalisasi, tapi harus transparan dan sesuai aturan. Jangan sampai aset negara dijual bebas,” tegas perwakilan warga.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PU SDA Kab. Tuban belum dapat dikonfirmasi. Warga berencana melayangkan surat pengaduan resmi ke PU SDA, Inspektorat, dan Camat Soko dalam waktu dekat.

    Reporter: Moh.Subiyanto

  • Pisah Sambut Ketua PN Bale Bandung, Rendra Rozar Dharma Putra Serahkan Tongkat Kepemimpinan kepada H. Feri Haryanta

    Pisah Sambut Ketua PN Bale Bandung, Rendra Rozar Dharma Putra Serahkan Tongkat Kepemimpinan kepada H. Feri Haryanta

    CIMAHI — Mataelangindonesia.com — Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung menggelar acara pisah sambut Ketua Pengadilan Negeri Bale Bandung. Jabatan Ketua PN Bale Bandung resmi beralih dari Rendra Rozar Dharma Putra, S.H., M.H. kepada H. Feri Haryanta, S.H.

    Acara tersebut berlangsung di Ballroom Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Selasa (1/9/2026). Kegiatan turut dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana, sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran terkait.

    Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk meneruskan berbagai program yang telah berjalan dan meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat di wilayah hukum Pengadilan Negeri Bale Bandung.

    Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai kegiatan. Jajaran PN Bale Bandung bersama para tamu undangan menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan dedikasi Rendra Rozar Dharma Putra selama menjalankan tugas sebagai Ketua PN Bale Bandung.

    Sementara itu, H. Feri Haryanta, S.H. menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan peradilan yang profesional, transparan, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    Kehadiran Wali Kota Cimahi Ngatiyana dalam acara tersebut juga menjadi simbol pentingnya sinergi antara lembaga peradilan dan pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin baik.

    Pisah sambut ini bukan sekadar seremoni pergantian jabatan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga independensi, integritas, profesionalitas, serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

    Dengan kepemimpinan baru, Pengadilan Negeri Bale Bandung diharapkan mampu melanjutkan capaian yang telah ada dan terus memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan, profesional, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah hukumnya.

    (Sanjaya)

  • K3S Muara Batu Gelar Pentas PAI,14 SD Berlomba di Krueng Mane Football Stadium.

    K3S Muara Batu Gelar Pentas PAI,14 SD Berlomba di Krueng Mane Football Stadium.

    ACEH UTARA,mediamataelangindonesia.com– Kelompok Kerja Kepala Sekolah/K3S Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara menggelar Pentas Pendidikan Agama Islam / PAI tingkat SD. Kegiatan ini diikuti oleh 14 Sekolah Dasar akan berlangsung mulai 31 Agustus – 3 September 2026 yang dipusatkan di Krueng Mane Football Stadium.

    Ketua Kelompok Kerja Guru PAI Kecamatan Muara Batu sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Suryani SAg dalam laporannya menyampaikan, Ada 5 cabang yang dilombakan yaitu:
    1. Tilawah Qur’an Putra dan Putri
    2. Tahfidzul Qur’an Putra dan Putri
    3. Pidato PAI Putra dan Putri
    4. Lomba Asmaul Husna
    5. Cerdas Cermat PAI

    Pengawas Pembina Pendidikan Agama Islam dari Kementerian Agama Aceh Utara Sarifuddin MPd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melatih serta menumbuhkan rasa cinta terhadap terhadap Al Qur’an.

    “Kita ingin anak-anak terbiasa sejak dini bersama Al Qur’an dengan harapan akan terus berlanjut, sehingga tidak sekedar membaca tapi menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari”, ujar Pak Dien yang juga Pengawas PAI Muara Batu.

    Sementara itu Ketua K3S Muara Batu Syech Mulyadi atas nama Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara dalam Sambutannya juga menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah implementasi dari Program Bupati Aceh Utara yaitu semua lulusan SD dan SMP mampu menghafal juz 30 dengan konsep membumikan Al Qur’an melalui semua lembaga pendidikan di Aceh Utara.

    “Tema kegiatan tahun ini adalah Membangun Generasi Qur’ani yang Berilmu Berakhlak dan Berprestasi untuk Aceh Utara Bangkit . Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar di akademik, tapi juga kuat iman dan akhlaknya,” ujar Syech Mulyadi.

    Syech Mulyadi juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh Kepala Sekolah dan komunitas guru PAI se-Kecamatan Muara Batu yang telah mendukung dan melaksanakan kegiatan ini semoga menghasilkan peserta terbaik di semua mata lomba yang nantinya mewakili K3S Muara Batu di tingkat Kabupaten.

    Pewarta : Teuku Saifuddin Alba

  • Wali Kota Sabang Lantik 11 Pejabat JPT Pratama, Tegaskan Disiplin Waktu dan Profesionalitas Birokrasi

    Wali Kota Sabang Lantik 11 Pejabat JPT Pratama, Tegaskan Disiplin Waktu dan Profesionalitas Birokrasi

    Rotasi Pejabat Strategis Jadi Momentum Percepatan Kinerja dan Penguatan Pelayanan Publik

    SABANG —Mediamataelangindonesia.com | 28 Agustus 2026 | Pemerintah Kota Sabang kembali menggerakkan roda penataan birokrasi. Sebanyak 11 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam, Jumat (28/8/2026), dalam prosesi pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Sabang.

    Prosesi berlangsung di Aula Pulau Weh, Lantai IV Kantor Wali Kota Sabang, dihadiri jajaran pejabat pemerintah daerah dan undangan lainnya.

    Pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kursi jabatan. Di balik rotasi dan penempatan sejumlah pejabat pada posisi strategis, terdapat tuntutan yang jauh lebih besar: bagaimana birokrasi bekerja lebih cepat, disiplin, profesional dan mampu memberikan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

    Pengisian JPT Pratama tersebut dilakukan melalui mekanisme yang melibatkan uji kompetensi, pertimbangan Tim Penilai Kinerja PNS serta rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN). Rekomendasi BKN tercatat melalui Nomor 41633/R-AK.02.03/SD/F/2026 tanggal 18 Agustus 2026, sedangkan pertimbangan Tim Penilai Kinerja PNS bernomor 19/TPK-PNS/SAB/2026 tanggal 19 Agustus 2026.

    Dengan demikian, pejabat yang menerima amanah baru dituntut tidak hanya mampu menduduki jabatan, tetapi juga membuktikan kompetensi melalui kinerja yang terukur.

    Wali Kota Tekankan Disiplin, Jangan Sekadar Duduk di Kursi Jabatan
    Dalam amanatnya, Wali Kota Sabang H. Zulkifli H. Adam menekankan pentingnya disiplin dan profesionalitas aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.

    Disiplin waktu menjadi salah satu fondasi penting yang harus melekat dalam budaya kerja ASN. Ketepatan waktu dalam menjalankan tugas, menghadiri agenda pemerintahan, memberikan pelayanan serta menyelesaikan pekerjaan menjadi bagian dari bentuk tanggung jawab seorang aparatur kepada negara dan masyarakat.

    Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa jabatan pimpinan tinggi bukan ruang untuk sekadar menjalankan rutinitas administratif.

    Seorang pejabat dituntut mampu menjadi penggerak organisasi, teladan bagi bawahannya, pengambil keputusan yang bertanggung jawab serta pemimpin yang hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan pemerintah.

    Karena itu, rotasi maupun promosi jabatan harus diterjemahkan menjadi energi baru dalam bekerja, bukan hanya perubahan nama pada struktur organisasi.

    Wali Kota juga mengingatkan agar para pejabat yang menerima amanah mampu menjaga integritas, membangun koordinasi dan bekerja secara profesional dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.

    Gerbong Birokrasi Sabang Bergerak
    Sejumlah pejabat mengalami pergeseran posisi strategis.

    M. Iqbal Sofyan, S.STP., yang sebelumnya menjabat Kepala Bappeda Kota Sabang, kini dipercaya sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Kota Sabang.

    Sementara Drs. Kamaruddin, yang sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum, mendapat amanah sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Sabang.

    Pada sektor komunikasi dan informasi, Junizar, S.H., M.Si., dipercaya memimpin Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Sabang, menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati Agus Halim.

    Agus Halim, S.E., selanjutnya dipercaya sebagai Kepala Dinas Pertanahan Kota Sabang.

    Sementara pada sektor pertanian dan pangan, Dr. Faisal Azwar, S.T., M.T., dipercaya memimpin Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang.

    Perubahan juga terjadi pada sektor ketertiban umum. Husaini, S.T., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan, kini dipercaya sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Sabang.

    Di sisi lain, Iswandi, S.STP., M.Si., tetap dipercaya sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, PP dan PA Kota Sabang.

    Demikian pula Rinaldi Syahputra, S.E., M.T., tetap dipercaya mengemban tugas sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sabang.

    Bukan Sekadar Rotasi, Publik Menunggu Hasil
    Perubahan komposisi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sabang tentu membawa ekspektasi baru.

    Masyarakat tidak hanya membutuhkan birokrasi yang lengkap secara struktur, tetapi juga pemerintahan yang cepat merespons persoalan, tepat mengambil keputusan dan konsisten memberikan pelayanan.

    Terlebih Sabang memiliki karakter sebagai daerah kepulauan dan destinasi pariwisata strategis di ujung barat Indonesia. Tantangan pemerintahan tidak sederhana. Pengelolaan pariwisata, konektivitas, pertanian, UMKM, ekonomi masyarakat, pelayanan dasar hingga tata kelola pemerintahan membutuhkan aparatur yang mampu bergerak secara efektif dan kolaboratif.

    Di titik inilah pejabat yang baru dilantik menghadapi ujian sebenarnya.

    Kinerja akan menjadi ukuran.

    Bukan seberapa tinggi jabatan yang disandang, melainkan seberapa besar perubahan yang mampu diwujudkan.

    Bukan sekadar hadir dalam rapat, tetapi mampu memastikan keputusan rapat menjadi pekerjaan nyata.

    Bukan sekadar menjalankan rutinitas, tetapi mampu melahirkan inovasi.

    Dan bukan sekadar mengejar penyelesaian administrasi, tetapi memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, tepat dan berkeadilan.
    Pelantikan 11 pejabat JPT Pratama tersebut akhirnya menjadi babak baru bagi birokrasi Pemerintah Kota Sabang.

    Amanah telah diberikan. Waktu untuk bekerja telah dimulai. Publik kini menunggu bukti.

    Sebab dalam pemerintahan, jabatan adalah amanah, disiplin adalah kewajiban, dan kinerja adalah ukuran dari kepercayaan masyarakat.

    Laporan: Media Mata Elang Indonesia — Wilayah Sabang (MJ Eric Karno)

  • Diduga Gunakan Motor Tangki Modifikasi, Aktivitas Mencurigakan di SPBU Rengel Tuban Disorot

    Diduga Gunakan Motor Tangki Modifikasi, Aktivitas Mencurigakan di SPBU Rengel Tuban Disorot

    TUBAN || mataelangindonesia.com – Aktivitas mencurigakan terkait penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU No. 662 Jalan Raya Rengel, Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur terekam pada Selasa, 26 Agustus 2026 sekitar pukul 09.32 WIB.

    Dalam dokumentasi foto dan video yang beredar, terlihat sejumlah pengendara sepeda motor mengisi BBM dengan kondisi kendaraan yang diduga menggunakan tangki modifikasi berkapasitas lebih besar dari standar pabrik.

    Modifikasi tangki pada sepeda motor seperti ini kerap disinyalir digunakan untuk menimbun BBM, baik subsidi maupun non subsidi, untuk kemudian dijual kembali dengan harga eceran.

    Padahal sesuai ketentuan Pertamina, pengisian BBM di SPBU diperuntukkan bagi kebutuhan kendaraan bermotor itu sendiri dan dilarang untuk diperjualbelikan kembali.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU 662 Rengel belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

    Warga sekitar berharap Pertamina Patra Niaga dan aparat penegak hukum segera melakukan pengawasan dan penindakan tegas di SPBU tersebut. Hal ini agar penyaluran BBM benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

    “Kami minta ada pengawasan. Jangan sampai BBM yang harusnya untuk masyarakat malah ditimbun,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

    Reporter : Moh.Subiyanto

  • Ambulans Terkendala SOP Saat Pasien Kritis, Pelayanan Puskesmas Tanjung Lubuk OKI Dipertanyakan

    Ambulans Terkendala SOP Saat Pasien Kritis, Pelayanan Puskesmas Tanjung Lubuk OKI Dipertanyakan

    KAYUAGUNG, Mediamataelangnusantara.com — Pelayanan kegawatdaruratan di Puskesmas Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dipertanyakan setelah seorang pasien dalam kondisi kritis dilaporkan mengalami keterlambatan dalam proses evakuasi menuju rumah sakit rujukan.

    Pasien yang merupakan warga KelurahanTanjung Lubuk, Kecamatan Tanjung Lubuk, tersebut sebelumnya mengalami sesak napas akut dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut di RSUD Kayuagung. Namun, dalam proses meminta bantuan ambulans Puskesmas Tanjung Lubuk, keluarga pasien bersama pemerintah Kelurahan disebut menghadapi kendala yang berkaitan dengan prosedur operasional standar (SOP) dan administrasi rujukan.

    Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 27 Agustus 2026.

    Kepala Kelurahan Tanjung Lubuk, Syafaruddin, S.H., yang turut mendampingi keluarga pasien, mengaku kecewa dan mempertanyakan mekanisme pelayanan kegawatdaruratan yang diterapkan saat kondisi pasien membutuhkan pertolongan segera.

    Menurut Syafaruddin, pihak keluarga dan pemerintah Kelurahan telah berupaya meminta bantuan ambulans Puskesmas Tanjung Lubuk agar pasien dapat segera dievakuasi ke RSUD Kayuagung.

    Namun, permintaan tersebut disebut tidak langsung dapat dipenuhi karena adanya persoalan terkait prosedur, administrasi rujukan, serta kesiapan internal fasilitas pelayanan kesehatan.

    Pasien Dalam Kondisi Kritis, Prosedur Dipertanyakan

    Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai bagaimana penerapan SOP seharusnya dilakukan ketika menghadapi pasien yang diduga berada dalam kondisi kegawatdaruratan.

    Syafaruddin menilai, aturan dan prosedur pelayanan kesehatan memang harus dipatuhi. Namun, menurutnya, penerapan prosedur semestinya tidak mengabaikan aspek keselamatan pasien, khususnya ketika pasien membutuhkan pertolongan medis secara cepat.

    «“Kami menghadap langsung demi keselamatan warga yang sudah sekarat menahan sesak napas. Namun, justru dipersulit dengan alasan aturan dan prosedur. Kami sangat kecewa dengan kondisi seperti ini,” ujar Syafaruddin.»

    Ia menegaskan, pemerintah Kelurahan tidak bermaksud mengabaikan aturan yang berlaku. Pihaknya justru meminta adanya kejelasan mengenai mekanisme pelayanan ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.

    «“Aturan itu dibuat untuk menyelamatkan manusia, bukan membiarkan manusia kehilangan nyawa karena persoalan administrasi,” tegasnya.»

    Pasien kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan di RSUD Kayuagung. Namun, setelah mendapat penanganan, pasien tersebut dilaporkan meninggal dunia.

    Dinas Kesehatan OKI Diminta Turun Tangan

    Meninggalnya pasien tersebut kini menjadi perhatian dan memunculkan desakan agar Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

    Evaluasi dinilai penting bukan hanya untuk mengetahui persoalan penggunaan ambulans, tetapi juga untuk memastikan bagaimana mekanisme penanganan pasien gawat darurat, proses rujukan, komunikasi antara fasilitas kesehatan dengan keluarga pasien, serta penerapan SOP di lapangan.

    Pemerintah Kelurahan Tanjung Lubuk meminta agar persoalan tersebut tidak berhenti pada penjelasan bahwa petugas hanya menjalankan prosedur.

    Pihak Kelurahan juga mendesak Penjabat Kepala Dinas Kesehatan OKI melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap pelayanan Puskesmas Tanjung Lubuk. Jika dalam pemeriksaan resmi ditemukan adanya pelanggaran atau kelalaian, pemerintah diminta mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Desakan evaluasi juga diarahkan terhadap pimpinan Puskesmas Tanjung Lubuk, ST. Marlina, serta dokter jaga yang disebut bertugas pada saat kejadian, dr. Santi.

    Hubungan Keterlambatan dan Kematian Masih Harus Dibuktikan

    Meski demikian, perlu ditegaskan bahwa dugaan kelalaian maupun dugaan adanya hubungan langsung antara keterlambatan penggunaan ambulans dengan meninggalnya pasien belum dapat disimpulkan tanpa pemeriksaan medis dan investigasi resmi.

    Penentuan penyebab kematian dan apakah terdapat keterlambatan pelayanan yang secara medis berpengaruh terhadap kondisi pasien

    Pewarta : Siti

  • Masyarakat Reubee Antusias Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

    Masyarakat Reubee Antusias Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

    Pidie – Mediamataelangindonesia.com
    Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat Reubee menggelar kegiatan keagamaan pada h
    Senin Malam (24 Agustus 2026) setelah pelaksanaan Shalat Magrib di Masjid Jamik Tgk Chik Di Reubee.

    Kegiatan tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh lapisan masyarakat Reubee, mulai dari orang tua, anak muda, remaja hingga anak-anak. Kehadiran masyarakat yang begitu ramai menunjukkan tingginya kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW serta semangat masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan.

    Usai melaksanakan Shalat Magrib secara berjama’ah, acara langsung dilanjutkan dengan pembacaan Shamadiah dan Tahlil serta Do’a yang dipimpin oleh Tgk Syafi’e Hamzah, selaku Khatib Masjid Jamik Tgk Chik Di Reubee.

    Seluruh Jama’ah mengikuti rangkaian Zikir dan Do’a dengan penuh kekhusyukan. Setelah pembacaan Do’a selesai, kegiatan ditutup dengan lantunan Shalawat Nabi SAW secara bersama-sama oleh seluruh Jama’ah yang hadir pada Masjid tersebut.

    Lantunan shalawat tersebut turut dipimpin oleh Tgk Almahdi, SHI, salah seorang Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Grong-grong dan juga merupakan Imam Rawatib di Masjid Jamik Tgk Chik Di Reubee.

    Masyarakat Reubee tampak sangat Antusias mengikuti kegiatan tahunan tersebut setiap malam 12 Rabi’ul Awal. Selain menghadiri dan mengikuti seluruh rangkaian acara, setiap masyarakat yang hadir juga turut membawa dua (2) bungkus nasi per orang sebagai bentuk kebersamaan dan partisipasi dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

    Dalam kesempatan tersebut, Tgk Almahdi, SH.I menyampaikan harapannya agar semangat masyarakat dalam menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus dipertahankan sepanjang masa dan diwujudkan Hikmah Lahirnya Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai Suri Teladan yang dipraktekkan oleh Beliau semasa hidupnya.

    «“Harapan kami, masyarakat tidak hanya ramai ketika memperingati hari-hari besar Islam, tetapi juga turut meramaikan masjid untuk melaksanakan Shalat berjamaah setiap kali waktu Shalat tiba. Dengan ramainya jamaah yang hadir ke masjid, maka syiar Islam akan semakin tampak dan masjid pun dapat terus dimakmurkan,” ungkap Tgk Almahdi, S.H.I.»

    Menurutnya, memakmurkan masjid merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat Islam. Masjid bukan hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah Shalat, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, pembinaan umat, serta mempererat hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.

    Peringatan Maulid Nabi ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga dapat menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk semakin mengenal, mencintai, serta meneladani Akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

    Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, masyarakat Reubee berharap tradisi keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat persaudaraan, serta memakmurkan Masjid sebagai pusat syiar Islam di tengah masyarakat.

    Penulis : Aldy

  • Jembatan Penghubung Dua Desa Terputus, Bupati Pidie Jaya Turun Langsung Cek Kondisi dan Janji Segera Rehab

    Jembatan Penghubung Dua Desa Terputus, Bupati Pidie Jaya Turun Langsung Cek Kondisi dan Janji Segera Rehab

    PIDIE JAYA,mediamataelangindonesia.com | Deburan air Sungai Blang Miroe yang beberapa bulan lalu meluap deras kini memang mulai surut. Namun, bekas amukan banjir hidrometeorologi itu masih menyisakan luka mendalam bagi warga di dua gampong. Jembatan Blang Miroe–Kumba, satu-satunya akses darat yang menghubungkan Gampong Blang Miroe dan Gampong Kumba di Kecamatan Bandar Dua, terpaksa “terluka parah” hingga putus total di bagian tengahnya.

    Melihat urgensi akses vital ini, Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, S.Sos., M.E., langsung turun ke lokasi untuk meninjau secara langsung kondisi jembatan pada Senin (24/8/2026). Peninjauan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah cepat untuk memastikan proses pemulihan bisa segera digulirkan tanpa menunggu waktu yang lebih lama.

    “Bagi masyarakat di sini, jembatan ini bukan sekadar beton dan besi. Ini adalah nadi kehidupan. Ini akses untuk anak-anak sekolah, ibu-ibu pergi ke pasar, petani membawa hasil panen, hingga warga yang membutuhkan pertolongan medis ke puskesmas. Kita tidak bisa membiarkan mereka terisolasi lebih lama,” ujar Bupati Sibral Malasyi dengan nada penuh prihatin saat berbincang dengan warga sekitar.

    Dalam kunjungan lapangan yang berlangsung khidmat itu, Bupati tampak didampingi oleh sejumlah petinggi daerah dan jajaran keamanan. Terlihat Eko Wahyu Fredian, S.I.K., M.M., dari Baintelkam Polri yang turut mengawal proses koordinasi keamanan di lokasi bencana. Selain itu, turut hadir Kalak BPBD Pidie Jaya Okta Handipa yang menjelaskan secara teknis dampak kerusakan, Plt Kepala Dinas Sosial Azharyadi, S.Pi., M.M., untuk memetakan kebutuhan bantuan darurat bagi warga terdampak, serta Plt Kepala Dinas Pertanian M. Nur, S.P., M.Si., yang mengkhawatirkan terganggunya rantai pasok pertanian akibat akses yang macet. Rombongan Prokopim juga hadir untuk mendokumentasikan agenda penting ini sebagai bentuk transparansi publik.

    Kerusakan jembatan tersebut terjadi akibat bencana banjir hidrometeorologi yang melanda wilayah Pidie Jaya beberapa bulan silam. Intensitas hujan tinggi yang mengguyur daerah hulu menyebabkan debit air sungai melonjak drastis, menggerus fondasi dan akhirnya merobohkan bagian konstruksi jembatan. Sejak saat itu, warga terpaksa menggunakan jalur memutar yang jauh lebih panjang dan ekstrem, bahkan tak jarang mereka harus menyeberang dengan rakit darurat saat keadaan benar-benar mendesak.

    Di tengah peninjauan, Bupati Sibral Malasyi memberikan secercah harapan bagi masyarakat yang tengah gelisah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya telah memasukkan rehabilitasi Jembatan Blang Miroe–Kumba sebagai prioritas utama dalam penanganan pascabencana.

    “Kami berkomitmen untuk segera melakukan rehabilitasi total. Saat ini kita kaji bersama dinas terkait mengenai desain dan anggaran yang dibutuhkan. Yang terpenting, akses ini harus segera kembali normal agar warga bisa beraktivitas dengan aman. Kami tidak ingin ada lagi warga yang terjebak atau terpaksa mengambil risiko demi menjalani kehidupan sehari-hari,” tegasnya di hadapan para tokoh masyarakat setempat.

    Kegiatan peninjauan berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan dialog hangat antara pemerintah daerah dengan warga. Masyarakat setempat mengaku lega dan berharap janji rehab tersebut segera terwujud, mengingat aktivitas ekonomi serta pendidikan di kedua gampong sangat bergantung pada kelancaran jalur penghubung tersebut. (CM)

  • Polres Pidie Jaya Patroli Pantai dan Keramaian Akhir Pekan

    Polres Pidie Jaya Patroli Pantai dan Keramaian Akhir Pekan

    MEUREUDU mediamataelangindonesia.com , 23 Agustus 2026 – Semilir angin laut dan tawa riang pengunjung mewarnai kawasan pantai di Pidie Jaya pada Minggu pagi (23/8). Namun, di balik suasana liburan yang santai itu, jajaran Satuan Samapta Polres Pidie Jaya justru bergerak dengan kewaspadaan tinggi. Mengusung program “Patroli Perintis Presisi,” mereka menyisir setiap sudut pantai hingga titik-titik keramaian untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

    Dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali, Aipda Josnardi, bersama empat personel andal menggunakan kendaraan dinas patroli, kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini tidak sekadar melintas di jalan raya. Petugas turun dari kendaraan, berjalan menyusuri bibir pantai, dan menyapa para wisatawan yang tengah menikmati akhir pekan.

    Dengan pendekatan humanis, mereka menyambangi pedagang kaki lima, kelompok remaja, hingga keluarga yang sedang berpiknik. “Kami tidak ingin menggangu liburan kalian, tetapi ingatlah selalu untuk menjaga barang bawaan dan awasi anak-anak saat bermain air. Keamanan dimulai dari kewaspadaan diri sendiri,” ujar Aipda Josnardi dengan ramah saat berdialog dengan sekelompok pengunjung.

    Selain mengedukasi, patroli ini juga menyasar potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul di tempat ramai, seperti aksi premanisme, tawuran antarkelompok, hingga aksi pencopetan yang memanfaatkan kerumunan. Kehadiran personel berseragam lengkap dengan atribut mencolok itu pun memberikan efek psikologis positif bagi masyarakat.

    “Kami sangat terbantu dengan kehadiran polisi di sini. Biasanya kalau ramai begini, kami khawatir ada pencuri atau orang mabuk yang mengganggu. Sekarang kami bisa lebih tenang berjualan,” ungkap Safriani (42), seorang pedagang es kelapa di kawasan pantai, dengan senyum lega.

    Tidak hanya bertindak preventif, petugas juga membuka ruang dialog dan layanan pengaduan cepat. Masyarakat yang melihat hal mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian diimbau untuk segera menghubungi layanan darurat 110 atau melaporkan ke kantor polisi terdekat. Setiap laporan dijamin akan segera ditindaklanjuti.

    Kapolres Pidie Jaya, AKBP Tendri Wardi, melalui keterangan terpisah menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen Polres dalam mendekatkan polisi dengan rakyat. “Patroli bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi untuk hadir sebagai pelindung dan pengayom. Kami ingin setiap keluarga yang berlibur di Pidie Jaya merasa aman dan nyaman, sehingga citra daerah kita sebagai tujuan wisata yang kondusif semakin kuat,” tegasnya.

    Hasil dari patroli intensif ini pun membuahkan hasil positif. Hingga siang hari, seluruh wilayah hukum Polres Pidie Jaya terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Suasana akhir pekan yang meriah tetap berjalan tanpa insiden berarti, membuktikan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat adalah kunci utama menjaga keamanan bersama.

    Pewarta : CM Cek Mad

  • Silaturahmi Bukan Sekadar Kumpul, Pemuda Pancasila Musi Rawas Tegaskan Soliditas dan Satu Komando

    Silaturahmi Bukan Sekadar Kumpul, Pemuda Pancasila Musi Rawas Tegaskan Soliditas dan Satu Komando

    MUSI RAWAS – mediamataelangindonesia.com
    Bukan sekadar ajang berkumpul, kegiatan silaturahmi Pemuda Pancasila Kabupaten Musi Rawas menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, menyatukan gagasan, sekaligus menegaskan komitmen menjaga kekompakan di seluruh jajaran organisasi.

    Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pemuda Pancasila Kabupaten Musi Rawas, Kecamatan Tugumulyo, tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
    Para pengurus dan anggota terlihat aktif berkomunikasi, bertukar pandangan serta membangun hubungan yang semakin erat.

    Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Musi Rawas Elmond Halomoan, S.E., Sekretaris Agus Salim, M.Pd., Ketua Organizing Committee Putra Sanja, jajaran Pengurus PAC Kecamatan Terawas, serta anggota Pemuda Pancasila Kabupaten Musi Rawas.

    Di tengah dinamika organisasi, silaturahmi dinilai menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga komunikasi antara pengurus dan anggota. Dari komunikasi yang terbangun, berbagai gagasan maupun persoalan organisasi dapat dibahas secara terbuka dan bersama-sama.
    Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Musi Rawas, Elmond Halomoan, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas kehadiran seluruh jajaran.

    Menurutnya, kebersamaan seperti ini harus terus dipelihara agar hubungan antaranggota semakin kuat dan organisasi tetap berjalan dalam satu arah.
    “Alhamdulillah dan terima kasih semuanya, kita bisa berkumpul dan bersilaturahmi. Semoga kita selalu kompak, selalu bersatu, dan terus menjaga kebersamaan ini di mana pun kita berada,” ujar Elmond.

    Ia menegaskan, kekompakan bukan hanya ditunjukkan saat kegiatan organisasi berlangsung, tetapi juga harus tercermin dalam sikap seluruh kader dan anggota dalam menjalankan tugas serta menjaga nama baik organisasi.

    Sementara itu, Sekretaris Pemuda Pancasila Kabupaten Musi Rawas, Agus Salim, M.Pd., mengatakan silaturahmi memiliki peran penting sebagai ruang komunikasi sekaligus tempat menyatukan berbagai gagasan dari anggota.

    Ia mengajak seluruh anggota untuk tidak ragu menyampaikan ide, usulan maupun rencana kegiatan yang bersifat positif dan dapat memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat.
    “Silaturahmi itu sangat penting, agar setiap usulan yang datang dari anggota bisa kita bahas bersama secara terbuka. Jika ada anggota yang ingin mengadakan kegiatan atau memiliki gagasan positif, silakan ajukan dan mari kita diskusikan bersama,” kata Agus Salim.

    Menurutnya, organisasi yang kuat tidak hanya dibangun oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh komunikasi, rasa saling menghargai dan kebersamaan seluruh anggota.

    Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perbedaan gagasan tidak harus menjadi sekat. Sebaliknya, setiap masukan dapat menjadi kekuatan apabila dibicarakan secara terbuka dan diarahkan untuk kepentingan bersama.

    Dengan semangat persaudaraan, soliditas dan satu komando, Pemuda Pancasila Kabupaten Musi Rawas berkomitmen terus memperkuat konsolidasi internal serta meningkatkan peran organisasi di tengah masyarakat.

    Silaturahmi pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah nyata untuk membangun organisasi yang semakin kompak, solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Musi Rawas.
    “Satu komando, satu kebersamaan, dan satu tujuan untuk menjaga soliditas Pemuda Pancasila di Musi Rawas.”

    Penulis : budi

  • Wujud Nyata Kepedulian dan Empati, Kapolres Musi Rawas Salurkan Tali Asih untuk Korban Kebakaran di Muara Beliti

    Wujud Nyata Kepedulian dan Empati, Kapolres Musi Rawas Salurkan Tali Asih untuk Korban Kebakaran di Muara Beliti

    MUARA BELITI —mediamataelangindonesia.com
    Bentuk kepedulian dan empati mendalam ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas kepada warga yang sedang tertimpa musibah.

    Pada Jumat (21/8/2026) siang, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung menyambangi warga korban kebakaran di RT 12, Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas.

    ​Kedatangan orang nomor satu di jajaran Polres Musi Rawas tersebut didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Mura, Kapolsek Muara Beliti Iptu Miming Wijaya, S.H., M.M, para Kanit Polsek Muara Beliti, serta pers Sat Binmas. Hadir pula menyaksikan kegiatan tersebut Lurah Pasar Muara Beliti M. Ivan, Ketua RT 12 Rudi Hartono, serta pihak keluarga korban.

    ​Bantuan tali asih berupa dana santunan serta paket sembako lengkap (beras, telur, mie instan, minyak goreng, sarden, gula, kopi, teh, roti, dan air mineral) diserahkan secara langsung kepada korban, Yudi Firmansyah (27).

    Diselah Kegiatan pemberian Tali asih tersebut Kapolres Musi Rawas menyampaikan bahwa
    ​”Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab moral, kepedulian, sekaligus wujud nyata empati Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi ujian berat. Kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita yang tertimpa musibah tahu bahwa mereka tidak sendiri. Semoga bantuan tali asih dan paket sembako ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari keluarga korban, serta diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.”

    Dan dalam kegiatan itu juga
    ​Yudi Firmansyah, mewakili pihak keluarga yang menjadi korban musibah kebakaran, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada Kapolres Musi Rawas beserta jajaran atas perhatian yang diberikan.

    ​”Kami sekeluarga mengucapkan ribuan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Musi Rawas beserta seluruh jajaran yang telah meluangkan waktu datang langsung ke tempat kami dan memberikan bantuan serta dukungan moril. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di tengah situasi sulit seperti sekarang. Semoga kebaikan Bapak Kapolres dan rombongan dibalas oleh Allah SWT, dan Polri semakin dicintai masyarakat.”
    Ujar Yudi Firmansyah

    ​Kegiatan bakti sosial dan empati kemanusiaan ini berjalan dengan hangat dan lancar, sekaligus mempererat kebersamaan antara institusi Kepolisian dengan warga masyarakat di Kabupaten Musi Rawas.

    Penulis : rilis / budi

  • Panitia Wara Desa Pendreh Tegaskan Pelaksanaan Adat wara sesuai aturan dan budaya leluhur.

    Panitia Wara Desa Pendreh Tegaskan Pelaksanaan Adat wara sesuai aturan dan budaya leluhur.

    PENDREH,Mediamataelangindonesia.com- Panitia Wara Desa Pendreh menegaskan bahwa pelaksanaan Wara di Desa Pendreh merupakan bagian dari ritual adat yang dipersiapkan secara matang dan dilaksanakan dengan semangat gotong royong masyarakat.

    Pernyataan tersebut disampaikan panitia Wara Desa Pendreh menyikapi informasi yang beredar di pemberitaan yang menyebut adanya dugaan kegiatan sabung ayam dan gurak dalam rangkaian persiapan Wara.itu tidak benar ada nya.

    “Yang datang memang banyak, tetapi mereka adalah warga yang membantu kami bergotong royong
    kami cuma melakukan persiapan. Mungkin ada warga yang memberikan informasi kepada awak media tidak melihat secara pasti kegiatan kami di lokasi. Karena melihat banyak orang, kemudian muncul dugaan bahwa kami sedang melakukan kegiatan sabung ayam. Padahal kami sedang mempersiapkan lokasi Riek Liau,” ujar salah seorang panitia Wara Desa Pendreh, Poster.

    Menurutnya, masyarakat Desa Pendreh memang memiliki tradisi gotong royong yang kuat. Karena itu, banyaknya warga yang berada di lokasi tidak dapat langsung diartikan sebagai adanya kegiatan lain di luar persiapan ritual adat.

    “Wara di Desa Pendreh murni ritual adat. Persiapan dan perlengkapannya juga sudah kami lakukan dengan matang. Apa yang harus kami hentikan? Kami belum membuka Riek,” tegas Poster.

    Panitia juga membantah informasi yang menyebut adanya kegiatan sabung ayam. Mereka menilai informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

    Berdasarkan pantauan awak media, tidak ditemukan kegiatan ritual Riek Liau maupun kegiatan sejenis lainnya di Desa Pendreh pada saat persiapan tersebut. Pelaksanaan Riek Liau di Desa Pendreh disebut akan dimulai pada 24 Agustus 2026, ujar Nada, salah seorang pihak yang turut memberikan keterangan.

    Panitia Wara Desa Pendreh berharap setiap informasi yang berkaitan dengan kegiatan adat dapat dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang berkepentingan sebelum diberitakan.

    “Kami meminta media, melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum penayangan berita agar pemberitaan berimbang dan tidak menimbulkan perpecahan di masyarakat,” ujar Poster kepada awak media Mata mata elang indonesia

    Panitia menegaskan bahwa masyarakat Desa Pendreh terbuka terhadap pemberitaan, namun berharap informasi mengenai kegiatan adat disampaikan berdasarkan fakta dan hasil konfirmasi langsung di lapangan.

    kami keluarga besar almarhum radiao mengundang warga Dayak di berito Utara.agar bisa hadir pembukaan ritual wara dan basiwah di desa pendreh tanggal 24 Agustus 2026 undangan terbuka.
    ujar poter ke tim media

    Redaksi

  • Semarak HUT RI ke-81, Pemkab Empat Lawang Gelar Olahraga Bersama dan Beragam Perlombaan

    Semarak HUT RI ke-81, Pemkab Empat Lawang Gelar Olahraga Bersama dan Beragam Perlombaan

    EMPAT LAWANG,media matelangindonesia com- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia terasa meriah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. Bupati Empat Lawang Joncik Muhamat menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung di depan Kantor Pemkab Empat Lawang, Kamis (20/8/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bersama sejumlah staf dan unsur terkait. Suasana semakin meriah ketika para peserta mengikuti berbagai permainan dan perlombaan yang telah disiapkan panitia.
    Salah satu perlombaan yang paling menarik perhatian adalah tarik tambang. Para peserta tampak antusias dan penuh semangat, sementara rekan-rekan lainnya memberikan dukungan dari sisi lapangan.

    Selain tarik tambang, berbagai permainan lainnya turut digelar untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke-81. Kegiatan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, kekompakan, dan silaturahmi antarpegawai.

    Bupati Joncik Muhamat turut hadir dan menyaksikan kemeriahan kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan daerah menambah semangat para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh kegembiraan.

    Semangat kemerdekaan pun terasa kuat. Para peserta tidak hanya berlomba untuk menjadi pemenang, tetapi juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk membangun kebersamaan dan menciptakan suasana kerja yang semakin harmonis.

    HUT RI ke-81 bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan, kekompakan, dan semangat bersama dalam membangun Kabupaten Empat Lawang.

    (Suplan)

  • Kecamatan Pampangan Sukses Semarakkan HUT RI ke-81 Tahun 2026

    Kecamatan Pampangan Sukses Semarakkan HUT RI ke-81 Tahun 2026

    Ogan Komering Ilir (OKI),Mediamataelangindonesia.com— Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, sukses menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat dan seluruh unsur pemerintahan di wilayah Kecamatan Pampangan.

    Rangkaian kegiatan dimulai pada 13 Agustus 2026 dengan menggelar lomba LKKB. Kemudian pada 15 Agustus 2026, masyarakat Kecamatan Pampangan kembali memeriahkan HUT RI melalui kegiatan karnaval yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

    Puncak peringatan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 dengan upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang berlangsung di Lapangan bola desa pampangan. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Camat Pampangan, Yudi Irawan, S.Sos.

    Upacara turut dihadiri Kapolsek Pampangan, Forkopimcam, Danramil, KUA, pimpinan Puskesmas, para Kepala Desa beserta TP PKK Desa, kepala sekolah dan dewan guru, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh perangkat desa yang ada di wilayah Kecamatan Pampangan.

    Dalam kesempatan tersebut, Camat Pampangan Yudi Irawan, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat dari desa-desa di Kecamatan Pampangan, jajaran Kantor Camat, para Kepala Desa beserta perangkat desa, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 Tahun 2026.

    «“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat dari desa-desa yang ada di Kecamatan Pampangan, jajaran Kantor Camat, Kepala Desa serta perangkat desa setempat atas partisipasinya dalam memeriahkan kegiatan HUT RI ke-81 Tahun 2026,” ujar Yudi Irawan.»

    Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kemerdekaan, tetapi juga dapat mempererat hubungan silaturahmi, kebersamaan, dan persatuan antara masyarakat dengan pemerintah di Kecamatan Pampangan.

    “Semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat di Kecamatan Pampangan dapat menjalin silaturahmi yang lebih erat lagi,” tutupnya.

    Rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Pampangan masih berlanjut dengan pelaksanaan perlombaan gerak jalan pada 19 Agustus 2026.

    Kegiatan gerak jalan tersebut mengambil titik start di Desa Pulau Betung dan peserta akan menempuh rute hingga finish di halaman Kantor Camat Pampangan.

    Gerak jalan ini sekaligus menjadi kegiatan penutupan seluruh rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 Tahun 2026 di Kecamatan Pampangan.

    Dengan berbagai rangkaian kegiatan tersebut, semangat kemerdekaan diharapkan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat serta memperkuat rasa persatuan, gotong royong, dan kebersamaan seluruh masyarakat Kecamatan Pampangan. ( Duti )