IMG-20260712-WA0331(1)

PIDIE. Mediamataelangindonesia.com – Pengajian bulanan rutin Nahdhiyyin Pidie yang diselenggarakan oleh PC Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pidie berlangsung khidmat pada Ahad, 12 Juli 2026, pukul 09.00 WIB di Mesjid Al-Qurban, Kemukiman Gampong Lhang, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.

Kegiatan pengajian kitab turast kali ini diisi langsung oleh Rais Syuriah PC NU Kabupaten Pidie, Tuan Guru Waled Ja’far Tangse. Beliau membahas dua pokok bahasan utama, yaitu penjelasan mendalam dari Kitab Tafsir Al-Jalalayn pada Surat Al-Baqarah ayat 1 sampai ayat 4, serta uraian lengkap mengenai adab yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penjelasan Surat Al-Baqarah Ayat 1–4

Dalam penjelasannya, Tuan Guru Walid Ja’far Tangse menjelaskan makna tersirat dan tersurat dari ayat-ayat pembuka Surat Al-Baqarah:

– Ayat 1 (Alif Lam Mim): Merupakan huruf mutakhatibat yang menjadi pembuka Al-Qur’an, menunjukkan keagungan dan keistimewaan kitab suci ini yang tidak bisa ditandingi oleh ciptaan manusia.

– Ayat 2: Menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, memberikan jalan keluar dari kegelapan menuju cahaya kebenaran.

– Ayat 3: Menjelaskan ciri khas orang yang bertakwa, yaitu senantiasa beribadah dengan khusyuk, mengeluarkan rezeki yang dianugerahkan Allah untuk kebaikan sesama, serta beriman sepenuhnya kepada wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan nabi-nabi terdahulu.

– Ayat 4: Menguatkan berita bahwa orang beriman akan mendapatkan kebahagiaan abadi di akhirat kelak.

Pentingnya Adab dalam Kehidupan

Selain tafsir, pengajian juga menekankan pentingnya menjaga adab sebagai cerminan iman, yang dibagi menjadi empat poin utama:

1. Adab terhadap Allah SWT: Mengakui keesaan-Nya, tidak menyekutukan-Nya, senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan, serta beribadah dengan niat ikhlas hanya mengharap ridha-Nya.

2. Adab terhadap Nabi Muhammad SAW: Menghormati dan mencintai beliau, menaati segala perintah dan menjauhi larangannya, serta senantiasa bershalawat setiap saat.

3. Adab terhadap sesama manusia: Berbicara dengan kata-kata yang baik, saling menghargai, tidak menyakiti hati orang lain, serta saling membantu dalam kebaikan dan ketakwaan.

4. Adab terhadap makhluk lain: Tidak menyakiti binatang dan memperlakukannya dengan lembut, serta tidak merusak tumbuhan dan menjaga kelestarian alam sebagai amanah dari Allah.

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan Jama’ah dari berbagai kalangan, mulai dari ulama, tokoh masyarakat, terutama pengurus NU Pidie. Seluruh jamaah berharap pengajian rutin seperti ini dapat terus berlanjut untuk menambah wawasan agama dan memperbaiki kualitas kehidupan beragama di wilayah Pidie Khususnya dan Aceh umumnya..

Penulis : Aldy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *