Ngawi,mediamataelangindonesia.com –
Tim SAR gabungan menghentikan proses pencarian terhadap NS (45), warga Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Korban sebelumnya dilaporkan hilang diduga terseret arus Sungai Brantas. Sandal dan perlengkapan memancing milik korban ditemukan di tepi sungai. Penghentian ini atas permintaan pihak keluarga karena menduga korban masih hidup.
Komandan Ops SAR, Basarnas Trenggalek, Ahmad Taufik mengatakan, operasi pencarian pemancing di Sungai Brantas resmi dihentikan sejak Jumat (10/7/2026) sore. Tim SAR gabungan dari BPBD Tulungagung dan Basarnas Trenggalek sudah sampai Bendungan Waru Turi Kediri selama tiga hari operasi pencarian.
“Penghentian operasi pencarian ini atas dasar permintaan pihak keluarga korban karena menduga jika korban sebenarnya masih hidup,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).
Hartono-Ngawi
