WhatsApp Image 2025-07-07 at 14.40.32 (1)

Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
SABANG, 7 Juli 2025 – Pemerintah Kota Sabang secara resmi menerima kedatangan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh dalam kegiatan Launching Kampung Inggris sekaligus Serah Terima Mahasiswa Peserta Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Universitas Membangun Desa Mandiri VI Gelombang I Tahun 2025, yang digelar di Aula Pulau Rubiah, Kantor Wali Kota Sabang, Senin (7/7).

Wakil Wali Kota Sabang,Drs.SURADJI JUNUS, hadir langsung dalam kegiatan ini didampingi oleh Asisten I Sekda Kota Sabang,Dansubdenpom IM/2-1 Sabang, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Sosial,serta para camat dari Kecamatan Sukajaya, Sukakarya, dan Sukamakmue. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sabang,Drs.SURADJI JUNUS, mengapresiasi pelaksanaan program Kampung Inggris sebagai inisiatif strategis dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, terutama generasi muda, dalam penguasaan bahasa asing, sekaligus memperkuat daya saing sektor pariwisata lokal.

“Kami menyambut baik kehadiran para mahasiswa UIN Ar-Raniry. Semoga kegiatan ini memberi dampak langsung bagi masyarakat dan menjadi bagian dari percepatan pembangunan desa mandiri di Sabang,” ujar Wakil Wali Kota Sabang.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang serah terima peserta KPM, namun juga menandai dimulainya pengembangan Kampung Inggris di wilayah Sabang, yang diharapkan menjadi pusat pembelajaran bahasa bagi masyarakat setempat dan wisatawan.

Sementara itu, Koordinator Program KPM UIN Ar-Raniry menyampaikan bahwa mahasiswa yang diturunkan telah dibekali dengan pelatihan dan modul pengabdian, sehingga siap bersinergi dengan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas lokal baik di bidang pendidikan, sosial, hingga kewirausahaan.

Program KPM Universitas Membangun Desa Mandiri VI Gelombang I ini akan berlangsung selama lebih dari satu bulan di beberapa gampong yang tersebar di Kota Sabang. Mahasiswa akan tinggal bersama masyarakat dan menjalankan program-program pemberdayaan berbasis kebutuhan lokal.

Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, Sabang diharapkan semakin maju sebagai kota wisata berbasis edukasi dan pengembangan sumber daya manusia.

Demikian Laporan Langsung Di Lapangan Oleh Kabiro Mei Sabang (Eric Karno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *