WhatsApp Image 2025-07-22 at 17.17.37

Pidie, 22 Juli 2025 — Dalam semangat mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 9 Geumpang berkolaborasi dengan Satuan Tugas Kesehatan Yonif TP-857/Gardapati menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Bahaya Rokok dan Napza” pada Selasa, 22 Juli 2025. Bertempat di aula madrasah, acara ini diikuti oleh sekitar 70 siswa yang menerima materi edukatif dengan pendekatan yang komunikatif, inspiratif, dan membangkitkan kesadaran akan pentingnya menjaga diri sejak dini.

Kegiatan diisi oleh dua narasumber utama dari tim kesehatan Yonif TP-857/GG, yakni Lettu Ckm drg. Kanwangwang Dwi Nada dan Letda Ckm dr. Rohbi Visdya Adrian Hadinata. Dengan gaya penyampaian yang ringan namun menyentuh, keduanya berhasil menghidupkan suasana kelas menjadi ruang dialog terbuka yang membahas berbagai aspek penting terkait rokok dan Napza. Mereka menekankan bahwa rokok sering menjadi pintu gerbang awal masuknya pelajar dalam lingkaran penyalahgunaan zat adiktif. Selain itu, bahaya laten yang ditimbulkan terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi sosial dan hukum dari penyalahgunaan Napza, menjadi sorotan utama yang menggugah pemahaman para siswa.

Kepala MTsN 9 Geumpang, Zahriani, S.Pd., memberikan apresiasi tulus atas inisiatif dan kehadiran TNI yang dianggap sangat strategis dalam mendukung pembinaan karakter siswa di usia remaja.

“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran TNI atas kepedulian luar biasa ini. Ini bukan hanya edukasi, tapi investasi moral untuk masa depan bangsa. Semoga sinergi ini terus terjalin untuk kebaikan anak-anak kami,” ungkap beliau dalam sambutannya.

Kegiatan juga turut dihadiri oleh Kepala UPTD Puskesmas Geumpang, Hj. Megawati, S.Tr.Keb., serta seluruh dewan guru dan staf madrasah. Kehadiran para pihak tersebut menambah kuatnya pesan kolaboratif yang disampaikan hari itu: bahwa menjaga generasi muda adalah tanggung jawab bersama.

Antusiasme siswa memuncak pada sesi diskusi terbuka. Berbagai pertanyaan dilemparkan, mulai dari cara menolak ajakan teman untuk mencoba rokok, membangun lingkungan pergaulan yang sehat, hingga bagaimana menjaga kesehatan mental di tengah tekanan sosial yang dihadapi remaja. Momen ini membuktikan bahwa ketika diberi ruang dan pendekatan yang tepat, remaja mampu menjadi agen perubahan yang sadar dan tangguh.

Menutup sesi, drg. Kanwangwang menyampaikan pesan yang menyentuh hati dan menjadi pengingat akan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan arah masa depan bangsa:

“Jadilah generasi sehat, kuat, dan bermoral. Indonesia menanti peran besar kalian. Jangan biarkan rokok dan Napza merampas masa depanmu.”

Kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi antara institusi pendidikan, layanan kesehatan, dan aparat negara dalam menjaga benteng terakhir bangsa: generasi muda. Komitmen MTsN 9 Geumpang pun ditegaskan kembali, bahwa madrasah ini akan terus menjadi ruang yang aman, sehat, dan bernapas nilai-nilai mulia dalam membentuk siswa-siswi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh secara moral dan spiritual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *