WhatsApp Image 2025-07-22 at 17.35.44

Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh

SABANG – Pemerintah Gampong Batee Shoek, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, terus menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di tingkat desa. Hal ini diwujudkan melalui Pelatihan Kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang resmi dibuka oleh Pj. Keuchik Batee Shoek, MANSYUR Ag, A.Md, pada Senin (21/6/2025) di Aula Serbaguna Kantor Keuchik setempat.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh Kasi Kesejahteraan Gampong, MURNI YANTI, S.H, serta narasumber dari tenaga kesehatan yang bekerja sama dengan Puskesmas Pria Laot sebagai mitra teknis dalam pelatihan ini.

25 Keterampilan Dasar untuk Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

Pelatihan ini merupakan bagian dari program nasional Integrasi Layanan Primer (ILP) yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kader Posyandu agar mampu memberikan pelayanan kesehatan dasar secara komprehensif dan berkelanjutan.

Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting, antara lain:

Pengelolaan dan administrasi Posyandu,

Kesehatan ibu hamil dan menyusui,

Pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita,

Imunisasi dasar lengkap,

Edukasi kesehatan remaja,

Perawatan dan pendampingan lansia.

Melalui pelatihan ini, para kader Posyandu dibekali 25 keterampilan dasar, termasuk pengukuran status gizi, deteksi dini penyakit, dan pemberian edukasi kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan kelompok usia dan kebutuhan spesifiknya.

Pj. Keuchik: Kader Posyandu Adalah Garda Terdepan

Dalam sambutannya, Pj. Keuchik MANSYUR,AG.A.Md.,menyampaikan apresiasi terhadap semangat para kader yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat gampong.

> “Kami sangat mengapresiasi semangat dan dedikasi para kader. Pelatihan ini bukan hanya formalitas, tetapi sebuah langkah konkret untuk memperkuat peran strategis Posyandu dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat. Kader adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kapasitas kader akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga, khususnya dalam mencegah stunting, menekan angka kematian ibu dan anak, serta mendorong kesadaran hidup sehat di tengah masyarakat.

Sinergi dengan Puskesmas dan Tenaga Kesehatan

Pelatihan ini tidak hanya melibatkan perangkat gampong, tetapi juga menghadirkan narasumber dari Puskesmas Pria Laot. Tenaga medis memberikan pelatihan teknis, simulasi lapangan, serta sesi tanya jawab guna memastikan para kader memahami peran dan tugasnya secara menyeluruh.

Dengan adanya pelatihan ini, Gampong Batee Shoek berharap dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan ILP secara optimal di Kota Sabang.

Editor: TASRIF MEI
Liputan: Tim Jurnalis Media Mata Elang Indonesia Com – Wilayah Sabang (MJ Eric) Dari PJ Keuchik Gampong Bateeshoek (Mansyur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *