WhatsApp Image 2025-07-09 at 23.25.38

Banda Aceh, 10 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, dipimpin langsung oleh Bupati H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME, berpartisipasi aktif dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Aceh Tahun 2025-2029. Acara strategis tingkat provinsi ini digelar pada Rabu (9/7/2025) di Anjong Mon Mata Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Bupati Sibral Malasyi menegaskan bahwa Musrenbang RPJMD Aceh ini merupakan agenda krusial untuk menentukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pidie Jaya selama lima tahun ke depan. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa dokumen RPJMD bukan sekadar formalitas, melainkan panduan utama dan kompas strategis bagi seluruh upaya pembangunan di daerah.

“RPJMD Aceh ini menjadi pedoman fundamental bagi kami di Kabupaten Pidie Jaya dalam merancang dan melaksanakan pembangunan daerah,” ujar Bupati Sibral Malasyi. “Prioritas kami adalah memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang dirumuskan benar-benar berpijak pada kebutuhan riil masyarakat Pidie Jaya dan selaras secara sinergis dengan program dan kebijakan pembangunan di tingkat Provinsi Aceh.”

Untuk mewujudkan RPJMD yang berkualitas, Bupati Sibral Malasyi secara khusus mengajak seluruh lapisan masyarakat Pidie Jaya, perangkat daerah, dan para pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam proses penyusunan. Partisipasi yang luas dan konstruktif dinilai kunci untuk menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif, realistis, terukur, dan tepat sasaran, sehingga benar-benar mampu menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang pembangunan di Pidie Jaya.

Musrenbang yang dihelat Pemerintah Aceh ini pun dihadiri oleh deretan pejabat tinggi dari tingkat pusat maupun daerah, menandakan tingginya komitmen kolaborasi dalam perencanaan pembangunan Aceh. Turut hadir memberikan pandangan teknis:
1. Bapak Rachmat Pambudy (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI)
2. Bapak Tomsi Tohir (Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI)
3. H. Muzzakir Manaf (Gubernur Aceh)
4. Seluruh unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Aceh
5. Para Bupati dan Walikota se-Aceh
6. Ketua DPRK (Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten) Pidie Jaya
7. Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Pidie Jaya

Kehadiran Menteri Bappenas dan Sekjen Kemendagri memberikan nilai strategis pada forum ini, menyampaikan arahan kebijakan nasional dan aspek teknis perencanaan yang harus diintegrasikan dalam RPJMD Aceh. Kolaborasi erat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota ini diharapkan memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program pembangunan.

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap besar dapat berkontribusi dalam merumuskan RPJMD Aceh yang visioner dan implementatif. Harapan utamanya adalah terciptanya dokumen perencanaan yang mampu menjadi landasan kuat untuk:
1. Mewujudkan visi pembangunan Pidie Jaya yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
2. Tetap menjunjung tinggi dan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam setiap program pembangunan.
3. Mengoptimalkan seluruh potensi unggulan daerah secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pidie Jaya untuk memastikan aspirasi dan prioritas pembangunannya terdokumentasi dan terakomodasi dalam cetak biru pembangunan Aceh lima tahun mendatang. Sumber: Prokopim Pidie Jaya Editor : CM Cek Mad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *