PALEMBANG – mediamataelangindonesia.com
Dunia pers di Sumatera Selatan memasuki momentum penting. Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Akpersi) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Akpersi Provinsi Sumatera Selatan pada 26–27 April 2026 di kawasan Jalan Basuki Rahmat, Palembang.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan menyita perhatian publik, terlebih dengan hadirnya dukungan moril dari sejumlah tokoh nasional yang ditandai lewat deretan karangan bunga ucapan selamat yang memenuhi lokasi acara.
Sorotan utama datang dari ucapan resmi Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, serta Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Brigjen Pol (P) Prof. Dr. Hairuddin Hasibuan, S.H., M.H. Kehadiran ucapan dari dua tokoh nasional ini dinilai menjadi simbol kuat bahwa eksistensi Akpersi mendapat perhatian serius di tingkat pusat.
Pimpinan Umum Akpersi, Rino Triono, hadir langsung untuk melantik Ketua beserta jajaran pengurus DPD Akpersi Sumatera Selatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa organisasi pers harus menjadi garda terdepan dalam menjaga profesionalisme jurnalistik serta membangun sinergi dengan pemerintah dan aparat penegak hukum.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum bagi Akpersi Sumsel untuk menunjukkan profesionalisme.
Apresiasi dari Bapak Kapolri dan Bapak Staf Khusus Mendagri adalah bentuk dukungan moral yang besar bagi kami untuk terus menjaga integritas jurnalisme,” ujar Rino Triono.
Tak hanya pelantikan, agenda besar tersebut juga dirangkaikan dengan launching Fatih News yang diharapkan menjadi warna baru dalam perkembangan media digital di Sumatera Selatan.
Acara ini turut dihadiri berbagai elemen masyarakat, tokoh daerah, serta perwakilan instansi pemerintahan yang memberikan dukungan terhadap terbentuknya kepengurusan baru DPD Akpersi Sumsel periode 2026.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, DPD Akpersi Sumsel berkomitmen menjadi rumah besar bagi insan pers di Bumi Sriwijaya, khususnya dalam peningkatan kompetensi wartawan, perlindungan hukum profesi, serta penguatan independensi pers di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
Penulis budi


