Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
SABANG, 9 Juli 2025 — Di tengah geliat ekonomi kreatif di Kota Sabang, sepasang suami istri, Akanda Odon dan Ibu Indri, menjadi contoh nyata pelaku UMKM yang gigih dan inovatif. Mereka hadir dengan usaha martabak manis khas racikan sendiri yang kini ramai diminati masyarakat, berlokasi strategis di pusat Kuta Ateuh,Di Depan Lapangan Tenis Kota Sabang.
Dengan Starling sederhana yang buka setiap sore hingga malam, Odon dan Indri menyajikan martabak manis dalam berbagai varian rasa, mulai dari klasik cokelat-keju hingga topping kekinian. Aroma wangi adonan yang dibakar di atas loyang panas, ditambah tumpukan topping menggoda, berhasil mengundang antrean panjang dari warga lokal maupun wisatawan yang melintas.
“Ini bukan hanya soal jualan martabak, tapi bagaimana kami bisa bertahan dan tetap berdaya secara ekonomi,” ujar Odon, sang peracik utama, saat ditemui di lokasi. Istrinya, Indri, tampak cekatan melayani pelanggan dengan senyum ramah. Keduanya bekerja sama layaknya satu tim solid yang mengandalkan kekuatan keluarga sebagai fondasi bisnis.
Berangkat dari tekad untuk membangkitkan ekonomi keluarga pasca-pandemi dan memperkuat posisi UMKM di Kota Sabang, usaha martabak ini menjadi titik balik. Tinggal di Gampong Krueng Raya, Juron Teupin Ciriek, Kecamatan Sukakarya, keduanya kini dikenal sebagai salah satu ikon kuliner sore hari di Kuta Ateuh.
Selain rasa, keunggulan martabak manis mereka juga terletak pada konsistensi kualitas dan pelayanan. Tak heran jika pelanggan tak hanya datang sekali. “Enak, lembut, dan manisnya pas,” komentar salah satu pembeli setia.
Langkah pasangan ini menjadi inspirasi nyata bahwa dengan semangat, kreativitas, dan kolaborasi, UMKM bisa bertahan bahkan tumbuh di tengah tantangan. Kota Sabang pun patut bangga memiliki pelaku usaha seperti Odon dan Indri, yang tidak hanya menjual makanan, tapi juga menyajikan harapan dan semangat hidup lewat setiap potong martabak.
Demikian Pantauan Mei-Kabiro Sabang-Novi Karno
