Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
SABANG, 20 Juli 2025 — Cuaca ekstrem kembali menguji kesiapsiagaan masyarakat Kota Sabang. Hembusan angin kencang melanda wilayah Gampong Kuta Timu pada Minggu sore (20/7) sekitar pukul 17.00 WIB, mengakibatkan kerusakan di sejumlah titik pemukiman warga.
Dampak angin kencang tersebut meliputi atap rumah yang beterbangan, pohon tumbang, hingga satu unit bot milik warga yang dilaporkan tenggelam. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Data sementara warga terdampak berdasarkan informasi dari Ulee Jurong sebagai berikut:
Amri (Dusun Rajawali) – Atap seng terangkat
Ferdi Malada Putra (Rajawali) – Atap seng terangkat
Maimunah (Rajawali) – Atap seng terangkat
Amiruddin (Ketapang) – Bot tenggelam
Balawi (Ketapang) – Atap seng terangkat
Hasmidar (Dadap) – Atap seng terangkat
Mardiah (Rajawali) – Atap seng terangkat
Iskar (Perikanan) – Pohon tumbang
Keuchik Gampong Kuta Timu, MUHAMMAD bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat gampong lainnya, langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi dan menyalurkan bantuan awal.
“Kami bergerak cepat sejak laporan pertama diterima. Pembersihan lokasi terdampak, evakuasi pohon tumbang, serta penyaluran bantuan darurat seperti terpal dan logistik dasar sudah mulai dilakukan,” ujar Keuchik Muhammad di sela peninjauan.

Selain penanganan cepat dari aparat dan pemerintah gampong, gotong royong masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. Warga bahu-membahu membersihkan jalan, membantu memperbaiki atap rumah yang rusak, dan mengevakuasi sisa reruntuhan pohon.
Pemerintah Gampong Kuta Timu juga tengah melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang sesuai. Koordinasi aktif dilakukan dengan BPBD, Dinas Sosial, serta instansi terkait lainnya untuk mendukung kebutuhan logistik dan teknis.
Di tengah cuaca yang masih labil, masyarakat diminta untuk tetap waspada, menghindari berteduh di bawah pohon besar, dan segera melapor ke aparatur gampong jika terjadi hal-hal darurat.
Peristiwa seperti ini menjadi pengingat penting akan perlunya kesiapsiagaan komunitas lokal menghadapi bencana hidrometeorologi. Peran aktif masyarakat dan respons cepat pemerintah menjadi kunci pemulihan yang efektif dan inklusif.
Demikian Laporan Pantauan Media Mata Elang Indonesia Com Wilayah Sabang Di Kuta Timu Ke Kabiro-Mj Eric Novi Karno
