PALEMBANG — Laskar Prabowo 08 (LP08) Sumatera Selatan, yang berada di bawah binaan langsung Bapak Hashim Djojohadikusumo, menyerukan tindakan tegas terhadap dugaan permainan curang oleh oknum pengusaha beras di Sumsel. Organisasi ini berkomitmen mengawal program Asta Cita Bapak Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Ketua DPD LP08 Sumsel, Husni Candra, RAM, SP, saat diwawancarai melalui sambungan telepon, mengajak seluruh anggota dan relawan LP08 di tingkat kabupaten/kota se-Sumsel untuk aktif melakukan investigasi terhadap dugaan praktik nakal di pasar beras.
“Jangan sampai program Asta Cita Pak Prabowo dalam mencapai swasembada pangan tercoreng oleh ulah oknum mafia beras. Ini sangat merugikan rakyat,” tegas Husni.

Cara Membedakan Beras Asli dan Beras Oplosan
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap beredarnya beras oplosan di pasaran. Berikut ciri-cirinya:
1. Warna butiran tidak seragam
2. Ukuran beras berbeda-beda
3. Aroma beras mencurigakan atau tidak sedap
4. Tekstur nasi menjadi terlalu lembek setelah dimasak
5. Terdapat benda asing saat dicuci
6. Bau beras tidak normal atau aneh
Jenis-Jenis Beras Oplosan yang Umum Ditemui:
1. Campuran beras dengan bahan lain seperti jagung
2. Blended rice — campuran dari beberapa jenis beras berbeda
3. Beras rusak yang dipoles ulang agar tampak seperti baru
Bahaya Beras Oplosan:
Bisa mengandung zat pewarna atau pengawet berbahaya
Berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang
Kerap berasal dari beras rusak yang telah dikilapkan kembali
LP08 Sumsel mengimbau masyarakat untuk segera mencatat, memfoto, atau merekam video jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait distribusi beras oplosan. Laporan dapat disampaikan ke pihak berwenang seperti kepolisian atau Dinas Perdagangan setempat. Bila perlu, segera buat laporan resmi ke pihak kepolisian. (Usni)
