Moga, Pemalang – Suasana Desa Kebanggan, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang mendadak mencekam pada Rabu pagi, 21 Maret 2025, setelah terjadi peristiwa tragis yang merenggut nyawa seorang tokoh masyarakat. Bambang Ali Nurdiyanto (60), mantan Camat Warungpring, tewas ditusuk saat mencoba melerai keributan antarwarga di lingkungan tempat tinggalnya.
Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 07.20 WIB, sesaat setelah almarhum pulang mengantar istrinya bekerja. Setibanya di rumah, Bambang melihat pelaku berinisial MA membawa senjata tajam dan tengah mengamuk, hendak menyerang dua warga lain yakni Nurhidayah dan Azril Akmala.
Dengan niat tulus untuk menenangkan keadaan, Bambang berusaha melerai dan menyadarkan pelaku. Namun niat baik tersebut justru berujung petaka. Pelaku malah bertindak brutal dan membabi buta menyerang Bambang hingga mengalami luka tusuk yang parah. Nyawa Bambang tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia di RSI Moga. Sementara dua korban lainnya mengalami luka serius dan tengah menjalani perawatan intensif.
Menurut informasi dari warga sekitar, pelaku MA diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan diduga termasuk dalam kategori Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Saat ini kasus penusukan tersebut tengah dalam penanganan pihak kepolisian dari Polres Pemalang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kepala Desa Kebanggan serta tokoh masyarakat lainnya menyampaikan duka mendalam atas kehilangan sosok Bambang Ali Nurdiyanto, yang dikenal sebagai figur teladan dan dermawan di lingkungan sekitar. Banyak warga yang merasa kehilangan atas kepergian beliau yang mendadak dan tragis ini.
“Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Kami sangat berduka atas wafatnya Pak Bambang. Beliau adalah sosok yang ringan tangan dan selalu hadir di tengah masyarakat. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar salah satu warga yang turut melayat.
Kini, aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih dalam terkait motif dan kondisi psikologis pelaku. Masyarakat berharap kasus ini dapat segera dituntaskan, serta langkah-langkah pencegahan dapat diambil agar kejadian serupa tidak terulang.
