HALSEL, mediamataelangindonesia.com – Komite Perjuangan Daerah Otonom Baru (DOB) dari empat wilayah di Halmahera Selatan secara resmi membentuk sebuah wadah bersama yang dinamakan Konsorsium DOB Halsel. Konsorsium ini terdiri dari Komite Perjuangan DOB Kepulauan Makayoa, DOB Obi, DOB Bacan, dan DOB Ganeraya.
Pembentukan Konsorsium ini diumumkan dalam pertemuan sore hari yang dihadiri oleh para tokoh penggerak perjuangan DOB dari masing-masing wilayah. Tujuannya adalah untuk menyatukan langkah dan memperkuat konsolidasi politik serta mempercepat komunikasi dengan lembaga eksekutif dan legislatif dalam upaya mendorong percepatan realisasi pemekaran daerah.
Juru Bicara Konsorsium, Halid A Rajak, menyatakan bahwa inisiatif ini lahir dari semangat bersama para tokoh perjuangan DOB untuk mengatasi stagnasi perjuangan yang selama ini belum menunjukkan kemajuan signifikan.
“Pembentukan Konsorsium ini bukan sekadar simbol persatuan, tetapi sebagai instrumen strategis untuk memperlancar komunikasi politik, memperkuat tekanan kepada pemerintah daerah, serta mendorong langkah konkret baik di level DPRD maupun eksekutif,” ujar Halid A Rajak, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komite Perjuangan DOB Kepulauan Makayoa.
Lebih lanjut, Halid menegaskan pentingnya dorongan agar DPRD segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) DOB, serta meminta Pemerintah Daerah membentuk tim teknis sebagai bukti keseriusan secara administratif dan politis.
“Saat ini kami melihat pemerintah masih setengah hati dalam melepas Obi, Makayoa, Bacan, dan Gene menjadi daerah otonom baru. Padahal, tuntutan masyarakat terus menguat, dan perjuangan sudah berlangsung bertahun-tahun,” tegasnya.
Konsorsium ini akan menjadi wadah koordinasi lintas DOB yang fokus mendorong langkah-langkah konkret, mulai dari pendekatan politik, penyiapan dokumen teknis, hingga pelibatan masyarakat luas dalam perjuangan.
Struktur Konsorsium DOB Halsel telah disusun dengan menunjuk Jaya Lamusu sebagai Ketua, Nahrawi Rabbul sebagai Sekretaris, Hi Husen Said sebagai Bendahara, serta Halid A Rajak sebagai Juru Bicara.
“Semoga kesadaran bersama dalam perjuangan ini mendapat ridha dari Yang Maha Kuasa,” pungkas Halid.
Pembentukan Konsorsium ini menjadi angin segar bagi perjuangan pemekaran wilayah di Halmahera Selatan, yang selama ini masih menghadapi hambatan di tingkat kebijakan daerah dan pusat. Ke depan, Konsorsium diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam mendorong lahirnya DOB baru di kawasan tersebut. [] Red
