WhatsApp Image 2025-07-14 at 19.02.47 (1)

Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh (Sabang)

KAB.PIDIE, 14 Juli 2025 – Semarak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-17 Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia berlangsung penuh makna di MAN 5 Pidie. Acara yang dirangkai dalam upacara, pemutaran hymne PGM, dan pemotongan tumpeng ini menjadi momentum refleksi dan semangat baru bagi para pejuang pendidikan madrasah di Kabupaten Pidie.

Ratusan guru, siswa, tokoh masyarakat, serta jajaran pejabat dari Kementerian Agama turut hadir memeriahkan kegiatan ini. Peringatan harlah ke-17 tahun ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Menteri Agama, MPR RI, PGRI, Kementerian Pendidikan Nasional, Dirjen GTK, Bank Syariah Indonesia (BSI), Pokjawas, serta tokoh-tokoh penting lainnya.

Ketua PGM Indonesia Kabupaten Pidie, SUHAIMI BAKRI, M.Pd, dalam amanatnya menyampaikan bahwa PGM hadir sebagai wadah perjuangan dan pengabdian guru madrasah di Indonesia. Ia menekankan pentingnya sinergi antara guru, siswa, dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang maju dan bermartabat.

> “Lahirnya PGM adalah anugerah. Bila guru merdeka, maka pendidikan pun akan merdeka. Tugas dan tanggung jawab pendidikan bukan hanya pada pemerintah, tapi menjadi kontrol bersama, termasuk PGM,” tegas Suhaimi dengan penuh semangat.


Acara puncak ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas usia 17 tahun PGM Indonesia. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan bersama untuk terus menjaga semangat juang, profesionalisme, dan solidaritas dalam membangun dunia pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Suhaimi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama. Ia mengingatkan bahwa wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW adalah perintah “Iqra” – bacalah – yang menjadi landasan betapa pentingnya ilmu pengetahuan.

> “Pendidikan adalah ujung tombak kemajuan bangsa. Mari kita sadar bahwa tidak ada kemajuan tanpa pendidikan. Maka mari kita letakkan pendidikan di atas segala-galanya,” pungkasnya.

Di akhir acara, apresiasi disampaikan kepada seluruh panitia, pihak MAN 5 Pidie, Kementerian Agama Kabupaten Pidie, dan Pemerintah Kabupaten Pidie atas dukungan yang telah diberikan. Harapannya, Harlah PGM di tahun-tahun berikutnya bisa digelar lebih meriah, akbar, dan penuh keberkahan.

> “Semoga Allah SWT menjadikan Kabupaten Pidie sebagai daerah yang makmur, sejahtera, dan unggul dalam pendidikan madrasah,” tutup Suhaimi.

Demikian Laporan Pantauan Media Mata Elang Indonesia Com Wilayah Sabang Kabiro Eric Karno Dari Pidie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *