
Bireuen,mataelangindonesia com – Program Sekolah Keluarga di Desa Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen resmi ditutup pada Selasa, 12 Mei 2026 di kawasan Ekowisata Paya Nie, Blang Mee. Program ini merupakan bagian dari kolaborasi pemberdayaan masyarakat yang didukung PT Pupuk Iskandar Muda melalui program CSR Pesona Paya Nie bersama Universitas Almuslim, Pemerintah Kabupaten Bireuen, TP PKK Kabupaten Bireuen, dan Pemerintah Desa Blang Mee.
Kegiatan penutupan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen Ny. Sadriah Mukhlis, Kepala Bappeda Bireuen Dailami, perwakilan TJSL PT Pupuk Iskandar Muda Jufri, Geuchik Blang Mee, perangkat desa, pengajar Sekolah Keluarga, serta seluruh peserta kegiatan. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi terakhir bertema “Peran Keluarga dalam Menjaga Kesehatan dan Keharmonisan” oleh dr. Zuher M. Abid Hasan dari Departemen K3LH PT PIM.
Materi tersebut membahas pentingnya pola hidup sehat, komunikasi keluarga, peran orang tua, kasih sayang, serta kerja sama antar anggota keluarga. Melalui materi ini, peserta diajak memahami bahwa keluarga yang sehat dan harmonis perlu dibangun melalui kebiasaan hidup bersih, makanan bergizi, istirahat cukup, komunikasi yang baik, dan kepedulian terhadap sesama anggota keluarga.
Ketua Pelaksana Sekolah Keluarga, Cut Azizah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program yang telah berjalan sejak Juli 2025 hingga Mei 2026. Ia mengapresiasi seluruh peserta yang tetap aktif mengikuti kegiatan selama pelaksanaan.
Menurutnya, Sekolah Keluarga bukan hanya menjadi ruang pembelajaran keluarga, tetapi juga ruang penguatan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, kesehatan keluarga, ketahanan pangan, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana. Ia menyebut berbagai materi yang diberikan selama kegiatan menjadi pengetahuan yang dapat diterapkan langsung dalam kehidupan masyarakat, termasuk saat menghadapi situasi banjir. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Pupuk Iskandar Muda, TP PKK Kabupaten Bireuen, Pemerintah Kabupaten Bireuen, Universitas Almuslim, perangkat Desa Blang Mee, seluruh pengajar, serta masyarakat yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen Ny. Sadriah Mukhlis menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program Sekolah Keluarga di Desa Blang Mee. Menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh baik pendidikan keluarga berbasis masyarakat karena materi yang diberikan menyentuh langsung kebutuhan keluarga, mulai dari kesehatan, keharmonisan, ketahanan pangan, komunikasi, hingga kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Ia berharap program Sekolah Keluarga dapat diimplementasikan di desa-desa lain di Kabupaten Bireuen.
Ny. Sadriah juga menilai bahwa penguatan keluarga perlu terus dilakukan karena keluarga merupakan lingkungan pertama dalam membentuk karakter, menjaga kesehatan, dan membangun ketahanan sosial masyarakat. Oleh karena itu, program seperti Sekolah Keluarga dinilai penting untuk mendekatkan edukasi keluarga kepada masyarakat secara langsung, terutama di tingkat desa.
Geuchik Blang Mee dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas terlaksananya program Sekolah Keluarga di desanya. Ia menilai kegiatan ini telah memberi manfaat bagi masyarakat, terutama bagi para ibu dan keluarga di Blang Mee, karena materi yang diberikan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kepala Bappeda Bireuen, Dailami, juga mengapresiasi pelaksanaan Sekolah Keluarga sebagai bentuk kolaborasi lintas pihak dalam pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kegiatan seperti ini mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas keluarga dan kapasitas masyarakat di tingkat desa.
Perwakilan TJSL PT Pupuk Iskandar Muda, Jufri, menyampaikan bahwa Sekolah Keluarga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Blang Mee. Menurutnya, salah satu fokus utama program TJSL PT PIM adalah menghadirkan kegiatan yang memberi dampak sosial dan kemanfaatan langsung bagi masyarakat desa binaan.
Jufri juga menyampaikan bahwa keberhasilan Sekolah Keluarga tidak terlepas dari kolaborasi antara PT PIM, Universitas Almuslim, Pemerintah Kabupaten Bireuen, TP PKK Kabupaten Bireuen, Pemerintah Desa Blang Mee, para pengajar, dan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Jufri juga menutup secara resmi kegiatan Sekolah Keluarga yang telah berlangsung sejak Juli 2025 hingga Mei 2026.
Acara penutupan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada peserta Sekolah Keluarga sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka selama mengikuti kegiatan. Suasana penutupan berlangsung hangat dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan, pengajar, dan peserta kegiatan.
Kegiatan turut diisi dengan sesi kesan dan pesan dari peserta. Para peserta menyampaikan bahwa Sekolah Keluarga memberi banyak pengetahuan baru yang bermanfaat untuk kehidupan keluarga dan masyarakat, terutama dalam menjaga kesehatan, membangun keharmonisan keluarga, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesiapsiagaan saat menghadapi banjir.(Jf)
Editor/admin : Teuku
