Mataelangindonesia.com – Tegal, KOIN NU adalah salah satu program jamiyah NU untuk menggerakan kemandirian umat. Program Koin NU bertujuan juga mendekatkan sodaqoh warga NU bersodaqoh dari rumah.
Pemanfaatan KOIN NU diranting wanagopa diantaranya untuk :
1. Kegiatan keagamaan
2. Kesehatan dan pendidikan
3. Ekonomi dan siaga bencana
4. Pembangunan masjid
5. Operasional
Untuk kegiatan ekonomi dan siaga bencana diantaranya untuk santunan kematian warga NU dukuh wanagopa.
Program ini dilaksanakan sebagai amanat dari program kerja NU ranting wanagopa.
Ketika ada warga meninggal dunia maka dari koin NU memberikan santunan kepada pihak keluarga sebesar Rp. 200.000,- diserahkan oleh pengurus NU ranting kepada perwakilan keluarga shohibul musibah.
Pada hari ini rabu tanggal 6 september 2023 koin NU memberikan santunan kematian kepada keluarga Hj Hasanah binti Wasmin sebesar Rp 200.000,- diserahkan oleh Ust. Sodikin selaku rois suriyah dan diterima oleh Ust. Farukhin selaku perwakilan dari pihak sohibul musibah.
Melalui Ust. Farukhin pihak keluarga mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada NU yang telah memberikan santunan semoga bermanfaat.
Pengurus NU diwakili ust. Sodikin mengatakan semoga santunan yang diberikan bisa bermanfaat walaupun nominalnya belum seberapa.
Beliau juga mengatakan “agar semua warga NU Wanagopa bisa berpartisifasi dan mensukseskan program KOIN NU sehingga ke depannya lebih banyak lagi dana yang terkumpul ” pungkas Ustadz Sodikin
Menurut Ustadz Abdul Salam S.Ag selalu ketua tim 3 KOIN NU PR Wanagopa bahwa sementara pendapatan koin NU tiap bulan rata rata hanya 2,5 juta. Padahal potensi yang ada bisa mengumpulkan sampai 7 juta tiap bulannya.
Hal ini dikarenakan masih banyak warga yang belum akti berpartisifasi sebagai munfiq. Sesuai data yang ada di tim 3 hanya 300 kaleng yang terdistribusi . Padahal kalau semua warga wanagopa kalau menyadari dan ikut koin nu kurang lebih ada 500 kaleng ( keluarga ). Jika 1 kaleng rata2 20.000 maka bisa terkumpul 1 juta tiap bulannya.
Tapi sayangnya dari 300 kaleng yg terdistribusi saja tiap bulan hanya 40 % sd 50 % yang terisi. Sehingga perolehan dana koin NU belum maksimal,” tutup Abdul Salam. (Bambang Sugiarto)
Editor : Aslam
