PIDIE JAYA mediamataelangindonesia.com – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Cot Trieng Lantai III, Rabu (13/5/2026). Untuk pertama kalinya sejak Kabupaten Pidie Jaya berdiri pada tahun 2007, Pemerintah Kabupaten menggelar prosesi adat Peusijuek (Tepung Tawar) massal yang khusus ditujukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) calon jamaah haji (CJH).
Dipimpin langsung oleh Bupati H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME, acara ini bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, ini adalah pernyataan tegas dukungan Pemerintah Daerah terhadap penguatan Syariat Islam dan penghormatan kepada para tamu Allah yang akan bertolak ke Baitullah.
Sebanyak 11 CJH ASN dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) menerima doa restu dan peusijuek dari Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Pidie Jaya, Abiya Dr. H. Anwar Usman Kuta Krueng. Mereka adalah para pejabat dan staf, di antaranya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Teuku Muslem, S.E, Kepala Disperindagkop Hasbi, S.E, M.M, hingga Kepala Dinas Perhubungan Dr. Rizal Fikar, S.T., M.M., serta sektor lainnya. Rencananya, mereka akan masuk Asrama Haji pada 17 Mei mendatang sebelum terbang ke Tanah Suci.

Dalam sambutannya yang penuh haru, Bupati Sibral Malasyi menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud hadirnya negara untuk nilai-nilai adat dan syariat.
“Kami mengucapkan selamat kepada bapak dan ibu calon jamaah haji. Semoga diberikan kesehatan, kemudahan, dan kembali ke Pidie Jaya sebagai haji yang mabrur. Jaga nama baik daerah, kuatkan kekompakan, dan jadikan ibadah haji sebagai momentum meningkatkan pengabdian sebagai ASN yang bertakwa,” pesan Bupati.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Pidie Jaya ini menjelaskan bahwa tradisi peusijuek membawa manfaat besar. “Ini bukan adat biasa. Ini adalah doa, penguat ukhuwah, dan simbol nyata bahwa Syariat Islam hidup di tengah pemerintahan kita. Semua kegiatan keagamaan harus didukung bersama, agar masyarakat melihat pemerintah hadir dan peduli, semata-mata karena ridha Allah SWT,” tegasnya.
Salah satu CJH, Kepala Disperindagkop Hasbi, SE, MM, menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga. “Ini pertama kalinya dalam sejarah Pidie Jaya. Kami sangat terharu dan termotivasi. Perhatian pemerintah daerah ini membuat kami semakin bersemangat menjalankan ibadah dan kelak kembali dengan pengabdian yang lebih baik untuk masyarakat,” ujarnya.
Acara yang dihadiri Sekda, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita, para asisten, staf ahli, seluruh kepala SKPK, hingga para camat ini ditutup dengan doa bersama, melepas rombongan CJH menuju asrama haji dengan iringan rateb dan harapan akan keberkahan bagi seluruh masyarakat Pidie Jaya.
(CM)
Sumber: Prokopim/Yuni
