Aceh Utara,mataelangindonesia.com– Retribusi ditarik setiap hari tanpa absen, tapi yang absen justru aksi nyata dinas terkait dalam menjaga kebersihan Pasar Inpres Krueng Mane. Sampah menumpuk, bau busuk menusuk, saluran mampet, dan lalat beterbangan menjadi teman setia pedagang dan pembeli.
Wartawan media ini, Minggu,10/8/2025, menemukan pemandangan yang memalukan, pasar yang seharusnya menjadi pusat perputaran ekonomi Rakyat justru berubah menjadi sumber penyakit.
“Bayar iuran tiap hari, tapi pasar tambah jorok. Pemerintah ke mana?” keluh seorang pedagang yang memilih tidak disebutkan namanya.
Warga menegaskan, jika pejabat hanya nyaman di balik meja tanpa mau turun langsung, masalah ini tidak akan pernah selesai. Pasar adalah wajah daerah dan saat ini wajah itu sedang lusuh, bau, dan tidak sedap dipandang.
Pertanyaannya, berapa lama lagi rakyat harus mencium bau busuk sambil membayar retribusi?

