WhatsApp Image 2025-05-18 at 16.46.36

Sabang, 17 Mei 2025 —Media Mata Elang Indonesia Com-Suasana Sabtu Malam Minggu di Panggung Gedung Aula SMK Negeri 1 Kota Sabang berubah menjadi penuh tawa dan keceriaan saat sebuah aksi pantomim jenaka sukses menjadi penampilan penutup dalam acara “Gelaran Tari Kreasi Baru Aceh se-Kota Sabang”. Bertempat di Aula SMK Negeri 1 Sabang, aksi ini menjadi sorotan utama sebelum pengumuman hasil lomba tari Aceh antar sekolah yang berlangsung sepanjang hari.

Penampilan pantomim yang dibawakan oleh seniman muda lokal ini tampil dengan gaya yang segar dan penuh kejutan. Mengangkat tema keseharian masyarakat Aceh dengan sentuhan humor cerdas, aksi ini mengundang gelak tawa dari penonton yang hadir, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Dengan gerakan tubuh yang ekspresif dan tanpa mengucap sepatah kata pun, para pantomimis mampu membangun komunikasi kuat dengan penonton dan menyampaikan pesan secara visual yang menghibur sekaligus bermakna.

Sejumlah tokoh masyarakat dan seniman turut hadir menyaksikan aksi ini. Mereka mengapresiasi kreativitas dan semangat para pengisi acara yang sukses membawa suasana meriah namun tetap menjunjung nilai seni dan budaya lokal. “Pantomim ini bukan hanya hiburan, tapi juga bentuk kritik sosial yang dibalut dalam tawa. Sangat cerdas dan menyegarkan,” ujar Zul, salah satu pemerhati seni Kota Sabang.

Penampilan pantomim ini juga menjadi simbol penutup yang sempurna bagi kegiatan seni yang telah menyatukan puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Sabang dalam satu panggung budaya. Setelah penampilan tersebut, acara dilanjutkan dengan pengumuman para pemenang lomba tari kreasi Aceh, yang disambut meriah oleh para pendukung dari masing-masing sekolah.

Gelaran Tari Kreasi Baru Aceh se-Kota Sabang sendiri merupakan inisiatif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sabang sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya daerah melalui inovasi dan partisipasi generasi muda. Keberadaan pertunjukan pantomim di akhir acara menunjukkan bahwa seni pertunjukan bisa bersinergi, saling melengkapi dan memperkaya wawasan seni masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, acara ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan menjadi ruang ekspresi yang membangun karakter serta kecintaan terhadap seni dan budaya Aceh.

Demikian Mei Sabang-Kabiro MJ Eric Novi Karno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *