IMG-20260824-WA0742

Pidie – Mediamataelangindonesia.com
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat Reubee menggelar kegiatan keagamaan pada h
Senin Malam (24 Agustus 2026) setelah pelaksanaan Shalat Magrib di Masjid Jamik Tgk Chik Di Reubee.

Kegiatan tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh lapisan masyarakat Reubee, mulai dari orang tua, anak muda, remaja hingga anak-anak. Kehadiran masyarakat yang begitu ramai menunjukkan tingginya kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW serta semangat masyarakat dalam menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan.

Usai melaksanakan Shalat Magrib secara berjama’ah, acara langsung dilanjutkan dengan pembacaan Shamadiah dan Tahlil serta Do’a yang dipimpin oleh Tgk Syafi’e Hamzah, selaku Khatib Masjid Jamik Tgk Chik Di Reubee.

Seluruh Jama’ah mengikuti rangkaian Zikir dan Do’a dengan penuh kekhusyukan. Setelah pembacaan Do’a selesai, kegiatan ditutup dengan lantunan Shalawat Nabi SAW secara bersama-sama oleh seluruh Jama’ah yang hadir pada Masjid tersebut.

Lantunan shalawat tersebut turut dipimpin oleh Tgk Almahdi, SHI, salah seorang Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Grong-grong dan juga merupakan Imam Rawatib di Masjid Jamik Tgk Chik Di Reubee.

Masyarakat Reubee tampak sangat Antusias mengikuti kegiatan tahunan tersebut setiap malam 12 Rabi’ul Awal. Selain menghadiri dan mengikuti seluruh rangkaian acara, setiap masyarakat yang hadir juga turut membawa dua (2) bungkus nasi per orang sebagai bentuk kebersamaan dan partisipasi dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam kesempatan tersebut, Tgk Almahdi, SH.I menyampaikan harapannya agar semangat masyarakat dalam menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terus dipertahankan sepanjang masa dan diwujudkan Hikmah Lahirnya Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai Suri Teladan yang dipraktekkan oleh Beliau semasa hidupnya.

«“Harapan kami, masyarakat tidak hanya ramai ketika memperingati hari-hari besar Islam, tetapi juga turut meramaikan masjid untuk melaksanakan Shalat berjamaah setiap kali waktu Shalat tiba. Dengan ramainya jamaah yang hadir ke masjid, maka syiar Islam akan semakin tampak dan masjid pun dapat terus dimakmurkan,” ungkap Tgk Almahdi, S.H.I.»

Menurutnya, memakmurkan masjid merupakan tanggung jawab bersama seluruh umat Islam. Masjid bukan hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah Shalat, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, pembinaan umat, serta mempererat hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga dapat menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk semakin mengenal, mencintai, serta meneladani Akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, masyarakat Reubee berharap tradisi keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keislaman, mempererat persaudaraan, serta memakmurkan Masjid sebagai pusat syiar Islam di tengah masyarakat.

Penulis : Aldy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *