IMG-20230906-WA0022

 

Mataelangindonesia.com – Bangka, di lahan kebun sawit milik mesjid jami’ amalia desa Payung kecamatan Payung kabupaten Bangka Selatan provinsi kepulauan Bangka Belitung pada hari selasa sore pukul 04:00 (05/9/2023).

Dan pihak polsek kecamatan payung bersama kepala desa dan ketua BPD dan warga payung pun bersama sama Bergotong royong untuk memadam kan api yang sedang makan lahan kebun sawit tersebut.

Menurut ungkapan kepala desa payung M. Rifani Z, mengatakan. Iya pada sore hari ini kami bersama sama rombongan dari perangkat desa payung dan bersama Bhabinkamtibmas desa payung untuk langsung turun ke lokasi kebakaran lahan kebun sawit milik mesjid jami amalia desa payung terjadian kebakaran lahan kebun sawit ini milik mesjid jami amalia ini dari warga kita yang melapor warga kita dengan melewat dari kebun lokasi lahan kebun sawit milik mesjid jami amalia desa payung dan juga warga kita melapor kepada kami di kantor desa kata nya warga lahan kebun sawit milik mesjid jami amalia kebakaran, jadi kami langsung menuju TKP di lokasi lahan kebun sawit milik mesjid jami amalia itu tersebut.

Kalau kejadian kebakaran sekitar pukul jam 04 : 00 tadi sore dan juga kami bersama sama rombongan perangkat desa bersama bhabinkamtibmas cepat cepat untuk mematikan api yang sedang makan lahan kebun sawit milik mesjid jami amalia.

Kalau untuk kerugian kebun sawit milik mesjid jami amalia terkena kebakaran ini Kerugian sekitar puluhan juta rupiah dan juga isi nya sawit baru mulai buha pasir kebun sawit milik mesjid jami amalia desa payung.

Jadi saya menghimbau kepada masyarakat desa payung maupun masyarakat sekitaran kita harus hati-hati untuk membakar lahan untuk kebun ini sekarang kita musim kemarau dan musim panas dan juga para anda yang hobi merokok harus hati-hati puting rokok jangan sembarang buang puting rokok kita takut bukan kenapa gara gara api puting rokok bisa kebakaran hutan maupun hak hak orang.

Jadi kita harus waspada dan juga sekarang ini hukum dan undang-undang dan pasal berlaku jadi kita harus hati-hati.  (Sadiman)

Editor : Aslam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *