WhatsApp Image 2025-06-24 at 16.52.15

Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
Sabang, 24 Juni 2025 – Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK ITB) kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) dengan menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) di Kota Sabang, Aceh.

Mengusung tema “Evaluasi dan Pendampingan Kader serta Analis Laboratorium untuk Pendeteksian secara Molekuler dan Serologi dalam Penanganan Penyakit Tular Vektor di Wilayah Kota Sabang”, kegiatan ini digelar di Aula Bappeda Kota Sabang dan dibuka secara resmi oleh Asisten II Pemko Sabang, Bapak Rinaldi, mewakili Wali Kota Sabang. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang dr. Edi Suharto, Perwakilan Direktur RSUD Sabang, serta Kepala UPTD Labkesda Sabang Ibu Irnawati, SKM.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan ITB pada tahun 2024 dan menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat sistem deteksi dini penyakit tular vektor seperti dengue, malaria, chikungunya, dan Zika.

Pelatihan dan Pendampingan Intensif

Pelatihan selama tiga hari ini difokuskan pada peningkatan kapasitas teknis kader kesehatan dan Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM) dalam deteksi molekuler dan serologi. Para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan langsung oleh para pakar, antara lain:

Dr. rer. nat. Fifi Fitriyah Masduki (FMIPA ITB)

Dr. Leily Trianty (Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman – BRIN)

Ristya Amalia, S.Si dan Bunga Rana, M.Sc (Exeins Health Initiative)

Gibran A. Sondana (SD Biosensor)

Didukung pula oleh mahasiswa FMIPA ITB: Shafya Riska Febianti dan Rachma Ayu Widiasanti.

Pelatihan terbagi menjadi tiga fase utama, yakni edukasi ilmiah tentang pentingnya deteksi dini, praktik laboratorium untuk pengambilan dan pemrosesan sampel, hingga simulasi penggunaan alat Tes Cepat Molekuler (TCM).

Komitmen untuk Kemandirian Diagnostik

Dr. Fifi Fitriyah Masduki, Ketua Tim Pengabdi dari ITB menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan kemampuan laboratorium lokal dalam mendeteksi penyakit secara mandiri.

> “Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa deteksi dini penyakit tular vektor tidak lagi menjadi hambatan bagi Kota Sabang. Kami mendorong kemandirian laboratorium agar hasil diagnosis dapat diperoleh dengan24 Juni 2025 cepat dan akurat,” ujar Dr. Fifi.

Kolaborasi Strategis Multi-Pihak

Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara ITB, BRIN, Exeins Health Initiative (EHI), SD Bioscience, serta Pemerintah Kota Sabang melalui UPTD Labkesda. Tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis, kegiatan ini juga mencakup:

Pendampingan dan monitoring berkelanjutan terhadap implementasi teknologi di lapangan.

Pelaporan hasil dan diseminasi publik, termasuk publikasi di media massa dan pembuatan dokumenter edukatif.

Pendanaan penuh program ini berasal dari Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Layanan Kepakaran ITB.

Menjawab Tantangan Wilayah Terluar

Sabang sebagai kota kepulauan di ujung barat Indonesia menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur kesehatan. Melalui pendekatan ilmiah, teknologi terkini, dan kemitraan lintas sektor, kegiatan ini diharapkan menjadi model percontohan bagi daerah 3T lainnya dalam penguatan sistem layanan kesehatan dan surveilans zoonosis.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas lokal, tetapi juga membuka peluang riset dan pengembangan inovasi teknologi diagnostik berbasis lokal secara berkelanjutan.

Narahubung Media:

Dr. rer. nat. Fifi Fitriyah Masduki (FMIPA ITB)
Email: fifimasduki@itb.ac.id

Dr. Edi Suharto (UPTD Labkesda Kota Sabang)

Frilasita Yudhaputri (Exeins Health Initiative)
Email: f.yudhaputri@exeins.org

Dr. Leily Trianty (Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman, BRIN)
Email: trianty.leily@gmail.com

Demikian Laporan Media Mata Elang Indonesia Com Wilayah Sabang Di Lapangan (Kabiro) Eric Karno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *