Meureudu,mataelangindonesia.com, 23 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya mengukuhkan 81 Kepala Gampong (Keuchik) terpilih hasil Pemilihan Serentak Tahun 2025 dalam sebuah gelombang perdana pelantikan yang khidmat. Acara yang digelar di Aula Cot Trieng I Lantai III Kantor Bupati Pidie Jaya pada Kamis (23/10/2025) ini, menandai dimulainya periode kepemimpinan baru di tingkat akar rumput dengan segudang harapan dan tantangan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., ME., didampingi Wakil Bupati, Hasan Basri, ST.MM. Upacara ini berlangsung sukses dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan instansi vertikal dan forkopimda setempat, seperti Ketua DPRK, Kapolres, Dandim 0102/Pidie–Pidie Jaya, Kajari, serta Ketua Pengadilan Negeri dan Mahkamah Syariah Meureudu. Turut hadir Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPK), para camat, dan undangan lainnya, menandakan pentingnya momentum ini.

Keseluruhan Keuchik yang dilantik ini berasal dari 8 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Pengesahan mereka berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Pidie Jaya Nomor 429 Tahun 2025 tentang Pengesahan Keuchik Hasil Pemilihan Serentak Tahun 2025.

Dalam sambutannya yang berisi motivasi dan arahan strategis, Bupati Sibral Malasyi mengucapkan selamat dan sukses kepada 81 Keuchik terpilih. Ia menekankan bahwa amanah yang telah diberikan oleh masyarakat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan integritas yang tinggi.

“Karena memimpin gampong bukan hanya soal menjalankan administrasi, tetapi membangun kepercayaan masyarakat, menjaga persatuan, dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” tegas Bupati Sibral, menggarisbawahi esensi dari kepemimpinan di tingkat gampong.

Bupati juga menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah sekadar seremoni belaka, melainkan wujud nyata dari proses demokrasi yang hidup di tingkat gampong. Posisi Keuchik, menurutnya, adalah ujung tombak pemerintahan daerah yang paling dekat dan langsung bersentuhan dengan masyarakat. “Oleh karena itu, arah pembangunan dan kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh kepemimpinan dan kinerja para Keuchik,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Sibral Malasyi memberikan beberapa penekanan tugas dan arahan konkret kepada para Keuchik baru:

1. Memimpin dengan Jurdil dan Adil: Keuchik dituntut untuk menjalankan pemerintahan gampong dengan penuh kejujuran, keadilan, dan integritas (jurdil).
2. Membangun Sinergi: Pentingnya bersinergi dan berkolaborasi dengan Tuha Peuet serta seluruh perangkat gampong untuk membangun pemerintahan yang solid.
3. Pengelolaan yang Transparan dan Bijaksana: Sumber daya alam dan yang paling krusial, dana desa, harus dikelola secara bijaksana, akuntabel, dan transparan untuk memaksimalkan manfaat bagi masyarakat.
4. Mendorong Partisipasi Aktif Masyarakat: Masyarakat harus didorong untuk terlibat aktif, mulai dari tahap perencanaan pembangunan hingga pengawasan pelaksanaannya.

“Saudara adalah panutan di tengah masyarakat. Setiap kebijakan yang diambil harus mencerminkan kepentingan rakyat, menjunjung tinggi hukum yang berlaku, serta tidak melupakan nilai-nilai adat dan budaya Aceh yang luhur,” pesan Bupati Sibral dengan tegas.

Di akhir sambutannya, Bupati menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya untuk mendukung pembangunan di semua gampong. Ia berharap momentum pelantikan ini dapat menjadi awal yang baik untuk mempercepat laju pembangunan, memperkuat kapasitas dan ekonomi masyarakat, serta pada akhirnya mewujudkan cita-cita gampong yang mandiri dan sejahtera. Doa pun dipanjatkan, “Semoga para Keuchik yang dilantik hari ini diberi kekuatan, bimbingan, dan keberkahan oleh Allah SWT dalam memimpin gampong masing-masing.”

Prosesi pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama, untuk memohon keberkahan dan kemajuan bagi seluruh gampong di Kabupaten Pidie Jaya. Dengan dilantiknya 81 Keuchik ini, diharapkan tercipta pemerintahan gampong yang bersih, efektif, dan berpihak pada rakyat, yang pada akhirnya akan mendongkrak kesejahteraan masyarakat Pidie Jaya dari tingkat paling dasar.(CM Cek Mad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *