Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
Sabang, 7 Juni 2025 – Nuansa kebersamaan dan semangat berbagi menyelimuti Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, saat pelaksanaan kegiatan penyembelihan hewan qurban yang berasal dari Program BSI Maslahat. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat pada Sabtu pagi, 7 Juni 2025.
Penjabat (PJ) Keuchik Gampong Krueng Raya, M. Khalik Zulfahrul Mubaraq, S.STP., M.H, yang diwakili oleh Kasi Pelayanan, Muhamad Yusuf, hadir langsung menyaksikan dan mendukung kegiatan yang menjadi simbol solidaritas sosial tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, dua ekor sapi qurban disembelih dan dagingnya didistribusikan secara merata kepada warga kurang mampu yang berdomisili di wilayah Gampong Krueng Raya. Pelaksanaan teknis qurban ini difasilitasi oleh Koperasi Berkah Sabang Indah (Kaloberasi), yang selama ini menjadi mitra aktif dalam menjalankan program sosial di wilayah Sabang.
> “Idul Adha bukan sekadar ritual keagamaan, tapi momentum untuk memperkuat empati, kepedulian, dan kolaborasi sosial. Melalui program qurban ini, kita hadir lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Muhamad Yusuf saat memberikan keterangan.
Program ini merupakan bagian dari upaya BSI Maslahat untuk menghadirkan kebermanfaatan nyata di tengah masyarakat melalui pemberdayaan dan distribusi bantuan berbasis nilai-nilai syariah. Dukungan yang diberikan tidak hanya mencerminkan komitmen terhadap nilai-nilai religius, tetapi juga memperkuat simpul kebersamaan antara lembaga keuangan syariah, koperasi lokal, dan pemerintah gampong.
Pemerintah Dalam Krueng Raya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini, dan berharap sinergi lintas sektor seperti ini bisa terus tumbuh menjadi bagian dari strategi pembangunan sosial yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan.
> “Kami berharap kegiatan seperti ini bukan menjadi yang terakhir, melainkan awal dari gerakan sosial yang terus berkembang. Di tengah zaman yang menuntut kecepatan, kita tidak boleh melupakan makna berbagi dan menyentuh hati,” tutup Muhamad Yusuf.
Semangat gotong royong, nilai ibadah, dan kepedulian sosial yang terwujud dalam pelaksanaan qurban ini menjadi gambaran nyata bagaimana pembangunan masyarakat dapat dimulai dari rasa saling memiliki dan bersama-sama membangun harapan.
Demikian Laporan Pantauan Mei-Kabiro Sabang-Novi Karno
