
Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
SABANG – Komandan Kodim 0112 Sabang memberikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Sabang di tengah maraknya aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di Jakarta dan sekitarnya.
Hal itu disampaikan Dandim 0112 Sabang, Letkol KAV EDI PURWANTO,dalam wawancara bersama awak media Mata Elang Sabang News pada sela-sela kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak nasional yang berlangsung di dua lokasi, yaitu halaman Pujasera Gampong Kuta Timu dan Gampong Cot Ba’u, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang,Sabtu (30/8/2025).
Dandim 0112 Sabang, Letkol KAV EDI PURWANTO, Menegaskan, meski situasi nasional tengah diramaikan oleh berbagai aksi unjuk rasa, masyarakat Sabang harus tetap menjaga kondusifitas serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Sabang untuk tetap menahan diri, selalu waspada, dan tidak terpengaruh oleh dinamika yang berkembang di luar daerah kita. Sabang harus tetap aman, damai, dan tenteram. Mari kita jaga daerah ini sebagai rumah kita bersama,” tegasnya.
Selain itu, Dandim 0112 Sabang,Letkol KAV EDI PURWANTO,juga Menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga korban seorang pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal akibat insiden melibatkan kendaraan taktis di tengah aksi demonstrasi. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tetap mengedepankan sikap damai dan menghindari tindakan yang merugikan banyak pihak.
Gerakan Pangan Murah, Bukti Sinergi Pemerintah dan Aparat untuk Rakyat
Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Kota Sabang merupakan bagian dari program nasional dalam rangka memperingati HUT ke-80 Polri dengan tema “Polri untuk Masyarakat”.
Acara ini diinisiasi melalui sinergi Pemerintah Kota Sabang, TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, serta Perum Bulog. Tujuannya adalah membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dan terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di pasar.
Di pasar murah tersebut, warga bisa membeli beras SPHP, minyak goreng, gula, dan sejumlah bahan pokok lainnya dengan harga di bawah pasaran. Antusiasme masyarakat begitu tinggi, terbukti dari banyaknya warga yang rela mengantri sejak pagi untuk mendapatkan bahan pangan bersubsidi ini.

“Gerakan pangan murah ini adalah bukti nyata kepedulian pemerintah dan aparat terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat Sabang semakin terbantu, terlebih menghadapi akhir tahun 2025 yang biasanya ditandai dengan kenaikan harga pangan,” ujar Dandim.
Harapan untuk Sabang yang Aman dan Sejahtera
Melalui kegiatan ini, Dandim 0112 Sabang,Letkol KAV EDI PURWANTO,Menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga ketersediaan pangan sekaligus menciptakan suasana yang aman dan damai.
“Pangan murah harus berjalan beriringan dengan keamanan wilayah. Tanpa rasa aman, pembangunan dan kesejahteraan tidak akan tercapai. Karena itu, mari kita jaga Sabang agar tetap menjadi daerah yang damai, kondusif, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” pungkasnya.
Gerakan Pangan Murah di Sabang menjadi momentum nyata bahwa stabilitas ekonomi dan keamanan sosial harus berjalan seimbang. Kehadiran pemerintah dan aparat di tengah masyarakat bukan hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga memastikan kebutuhan pokok rakyat tetap terpenuhi.
Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, masyarakat Sabang diharapkan mampu menghadapi dinamika nasional dengan penuh ketenangan, sembari menjaga kekompakan dalam membangun kota yang damai dan sejahtera.
#Demikian Laporan Media Mata Elang Sabang News Oleh Kabiro (Eric Karno)
