WhatsApp Image 2025-07-08 at 16.49.08

Pidie Jaya, 8 Juli 2025 – Menyambut baik program strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME, secara langsung memimpin survei lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pidie Jaya. Didampingi oleh PPK Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Reno Bayuaji Kusprayogo, ST. MT, serta segenap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, peninjauan ini dilaksanakan pada Selasa (8/7/2025) sebagai langkah krusial memulai perencanaan fisik.

Bupati Sibral Malasyi menegaskan komitmennya untuk tidak menyia-nyiakan peluang pembangunan bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini. “Untuk Kabupaten Pidie Jaya yang akan dibangun sekolah rakyat. Harapan kita bersama semoga pembangunan sekolah rakyat ini bisa terealisasi dan berhasil di Pidie Jaya serta bisa dirasakan manfaatnya,” ujar Bupati penuh harap. Kehadirannya langsung di lokasi menekankan pentingnya proyek ini bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah.

*Lokasi Strategis dan Fasilitas Komprehensif*
Penetapan lokasi telah disepakati dengan pertimbangan strategis dan representatif guna mendukung kegiatan belajar mengajar optimal:
1. *Sekolah Rakyat Perintis:* Akan memanfaatkan Komplek SMP Negeri 2 Trienggadeng sebagai lokasi awal pengembangan konsep.
2. *Sekolah Rakyat Utama:* Pembangunan fisik gedung dan fasilitas penunjang akan dilaksanakan di Gampong Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya telah menyiapkan lahan seluas *6,6 hektar* di Gampong Blang Dalam untuk mewadahi kompleks pendidikan ini. Rencana pembangunannya tidak hanya mencakup gedung sekolah biasa, tetapi dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang meliputi:
* Ruang Kelas Belajar Modern
* Berbagai Fasilitas Penunjang Pendidikan (perpustakaan, laboratorium, ruang keterampilan)
* Lapangan Olahraga Multifungsi
* *Asrama Siswa/i* (Fasilitas Kunci untuk menjangkau siswa dari daerah terpencil)
* *Tempat Tinggal bagi Tenaga Pendidik* (Memastikan ketersediaan dan kenyamanan guru)

*Misi Pendidikan Inklusif dan Pengurangan Beban Masyarakat*
Keberadaan Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi terobosan pendidikan alternatif yang bersifat inklusif, mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat Pidie Jaya, terutama anak-anak dari keluarga kurang mampu. Konsep *berasrama* menjadi elemen krusial dalam strategi ini. Dengan menyediakan tempat tinggal dan kebutuhan dasar selama masa sekolah, beban ekonomi orang tua – seperti biaya transportasi harian, akomodasi di kota, atau biaya hidup tambahan – diharapkan dapat berkurang secara signifikan. Hal ini membuka akses pendidikan berkualitas yang lebih luas bagi anak-anak yang sebelumnya terkendala oleh faktor jarak dan ekonomi.

*Dukungan Penuh Jajaran Pemerintah*
Survei lokasi yang dipimpin langsung oleh Bupati ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi daerah dan perwakilan pusat, menunjukkan keseriusan dan koordinasi lintas sektor untuk merealisasikan proyek vital ini. Turut mendampingi Bupati:
* Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya
* Kepala Dinas Sosial
* Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
* Inspektur
* Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten
* Kepala Dinas Pendidikan
* Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda
* Tim dari Kementerian PUPR Pusat (Prasarana Strategis)

Pelaksanaan survei ini menandai fase awal yang kritis. Dengan perencanaan matang yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan fasilitas komprehensif termasuk asrama, Sekolah Rakyat Pidie Jaya diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi menjadi pusat transformasi pendidikan yang nyata, meratakan kesempatan belajar, dan meringankan beban masyarakat dalam mengejar masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan. Sumber: Prokopim Pidie Jaya Editor : CM Cek Mad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *