Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
SABANG, 16 Agustus 2025 – Balai Pelaksana Jalan Nasional Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum melaksanakan aksi pembersihan besar-besaran saluran air, gorong-gorong, dan drainase di sepanjang jalan nasional yang menghubungkan Cot Batre hingga ikon wisata Kilometer Nol Indonesia di Kota Sabang.
Kegiatan yang berlangsung sejak awal Agustus ini dilakukan dengan melibatkan puluhan pekerja lapangan. Seluruh pengerjaan dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat berat, demi menghindari kerusakan struktur saluran serta tetap menjaga keamanan lingkungan sekitar. Sampah dan tumpukan material yang menghambat aliran air diangkat lalu dipindahkan ke lokasi pembuangan yang aman.
Pelaksana lapangan, SURYADI,Menjelaskan bahwa metode manual dipilih agar hasil pembersihan lebih maksimal dan tidak menimbulkan dampak negatif. “Kalau memakai alat berat, justru dikhawatirkan saluran bisa rusak. Karena itu semua kita kerjakan manual, rapi, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Jalur ini juga merupakan akses utama wisatawan menuju Kilometer Nol, jadi kebersihan dan kerapian jalan harus terjaga,” katanya.
Selain mengangkut sampah dan sedimentasi di saluran, petugas juga memangkas rumput serta membersihkan area pinggir jalan nasional. Langkah ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin yang bertujuan mencegah genangan air saat musim hujan sekaligus memperindah wajah kota.
Staf Dinas PUPR Aceh, NAZARUDDIN, Menambahkan bahwa program ini lahir dari hasil koordinasi antara Kementerian PUPR, Pemerintah Aceh, dan Pemerintah Kota Sabang. “Tujuan utama pembersihan ini bukan hanya memastikan fungsi drainase tetap baik, tetapi juga mendukung citra Sabang sebagai destinasi wisata unggulan. Dengan jalur yang rapi, saluran lancar, dan lingkungan yang bersih, wisatawan akan merasa nyaman menikmati perjalanan ke berbagai objek wisata, khususnya Kilometer Nol,” terangnya.
Rute pembersihan dimulai dari Pelabuhan Balohan, melewati Cot Batre, hingga Kilometer Nol melalui jalur wisata utama. Beberapa titik strategis seperti Simpang Garuda, Pasiran, Cot Damar, hingga kawasan Keunekai dan Beurawang juga mendapat prioritas pembersihan.
Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh keseriusan menjaga keindahan Sabang. Selain sebagai kota wisata bahari, Sabang juga dikenal dengan kebersihan dan kerapian jalannya. Dengan dukungan masyarakat, Sabang diyakini mampu mempertahankan citra sebagai gerbang wisata nasional sekaligus tujuan favorit wisatawan domestik dan mancanegara.
Demikian Laporan Pantauan Media Mata Elang Indonesia Com Wilayah Sabang Oleh Kabiro (Eric Karno)


