IMG-20231206-WA0165

 

Mataelangindonesia.com – Palembang Sumsel, Dalam rangka pelaksanaan sosialisasi untuk peningkatan partisipasi masyarakat pada Pemilu Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Selatan mengadakan kegiatan sosialisasi tatap muka bersama ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumatera Selatan (Sumsel) dan wartawan yang dilaksanakan di Caramel Coffe Jalan Puncak Sekuning Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang, Rabu (6/12/2023).

Narasumber dalam kegiatan diskusi yaitu Komisioner KPU Sumsel Divisi Sosdikli Parmas dan SDM Rudiyanto Pangaribuan SE, Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Handoko MPd dan Ketua PW IWO Sumsel Efran, dengan mengusung tema “Peran media dalam penyebaran informasi Pemilu dan Kepemiluan” yang dihadiri Ketua PWI Kabupaten Banyuasin Asnaini Khamsin SE.

Komusioner KPU Sumsel Rudiyanto Pangaribuan mengatakan bahwa kegiatan hari ini merupakan salah satu agenda atau program dari Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat (Sosdikli Parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Hari ini kita melakukan sosialisasi dengan insan pers di Caramel Coffe. Merupakan program khusus divisi Parmas sedangkan untuk divisi SDM, (11 Desember 2023- 25 Januari 2024) mendatang kami akan melaksanakan penerimaan KPPS secara serentak di seluruh Indonesia dengan jumlah TPS 25.985 TPS yang ada di Sumsel,” katanya

Ia mengungkapkan bahwa jika 1 TPS berjumlah 7 orang, maka jumlah seluruh anggota KPPS sebanyak 181.895 orang yang akan dilantik pada 25 Januari 2023 mendatang dengan masa kerja 1 bulan sampai pada saat pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024.

“Syarat untuk menjadi anggota KPPS berdasarkan keputusan KPU RI diantaranya Usia 17 sampai 55 Tahun, berijazah SMU sederajat, dan sehat jasmani maupun rohani yang dibuktikan dengan surat kesehatan dari puskesmas terdekat dan minimal 2 orang dari 7 anggota KPPS tersebut mempunyai HP android,” ungkapnya Rudiyanto

Lanjut Rudiyanto menyampaikan bahwa KPU sudah melaksanakan kampanye damai di Jakarta yang dihadiri Pasangan Calon (Paslon) Presiden RI, perwakilan Partai Politik (Parpol) dan stakeholder yang ada.

“Oleh karena itu hari ini melalui sosialisasi kita meminta dukungan dari teman-teman dan tokoh-tokoh jurnalis di Sumsel untuk ikut mensukseskan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2024 mendatang secara langsung bebas, umum, rahasia dan adil,” pintanya

Lebih lanjut dia terangkan bahwa wartawan merupakan garda terdepan dalam sebuah perubahan peradaban sebuah bangsa.

“Kita berharap kepada teman-teman wartawan yang tergabung dalam IWO Sumsel, dengan langkah yang ringan dan tangan terbuka kiranya siap membantu kami (KPU Provinsi Sumsel) dalam mensukseskan Pemilu dan Pilpres 2024 mendatang,” harap Rudiyanto.

Sementara Ketua IWO Sumsel Efran mengatakan bahwa wartawan itu merupakan berpetugas menyampaikan pesan bukan menjadi wartawan untuk dipesan.

“Melalui kegiatan hari ini menjadi momentum media untuk terlibat terhadap kesuksesan terhadap penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2024,” ujarnya.

Ia sampaikan bahwa Dewan Pers sudah mengeluarkan surat edaran, melarang seluruh wartawan di Indonesia, terlibat dalam politik praktis diantaranya tidak boleh mencalonkan diri menjadi tim sukses.

“Kepada kawan-kawan wartawan agar menjaga netralitas dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres. Oleh karena itu kepada kawan-kawan yang sudah terlanjur terlibat dengan mencalonkan diri untuk segera melakukan cuti atau mengundurkan diri,” imbaunya Efran.

Terakhir dia tambahkan untuk mensukseskan Pemilu dan Pilpres 2024 mendatang, maka semua pihak agar berupaya mencegah beredarnya berita-berita hoaks atau kebohongan.

“Kita berharap kedepan kepada teman-teman wartawan, jadilah wartawan yang memang profesional, independen dan netral,” tutupnya Efran. (Adi Simba)

Editor : Aslam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *