Mataelangindonesia.com – Brebes, Stunting adalah keadaan dimana seorang anak yang mengalami keterlambatan masa pertumbuhan dibanding dengan anak usia normal. Adanya keterlambatan pertumbuhan pada anak menunjukkan anak mengalami gizi buruk dalam waktu yang lama. Adapun faktor yang bisa mempengaruhi kondisi stunting diantaranya yaitu penyakit infeksi, pemberian ASI eksklusif, inisiasi menyusui dini, dan pernikahan dini yang harus menjadi perhatian banyak masyarakat dan pemerintah. Pernikahan dini dan tingkat pendidikan yang rendah ini menambah daftar masalah penyebab stunting.
Dari banyaknya faktor penyebab stunting, salah satunya adalah pernikahan dini, maka dari itu KKN-T Universitas Alma Ata Yogyakarta mengadakan acara “Sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini Sebagai Upaya Pencegahan Stunting”. Sasaran pada acara sosialisasi ini adalah para remaja desa Padasugih. Dengan adanya sosialisasi ini, di harapkan bisa menambah wawasan dan pengetahuan untuk para remaja desa Padugih terkait penyebab stunting dari pernikahan dini, faktor dari pernikahan dini, bahaya pernikahan dini dari segi agama, pendidikan dan kesehatan, upaya pencegahan pernikahan dini serta dampak pernikahan dini dari segi kesehatan, rumah tangga, pendidikan, keluarga masing-masing, serta ekonomi dan sosial.
Sosialisasi ini diselenggarakan pada Sabtu, 26 Agustus 2023 pukul 19.00 wib di aula balai desa Padasugih. Banyak remaja yang datang untuk mengikuti sosialisasi. Saat di mulai sesi pemateri, para remaja mendengarkan dengan seksama apa yang di sampaikan oleh pemateri. Dan saat sesi tanya jawab, para remaja mencoba untuk bertanya tentang hal yang belum di pahami tentang pernikahan dini untuk mencegah adanya stunting.
Acara ini di sambut baik oleh warga desa terutama para perangkat desa. Banyak remaja yang tidak melanjutkan ke jenjang perkuliahan dan memilih untuk bekerja atau menikah, mereka masih mencoba mencari jati diri masing-masing. Diperlukan adanya pengarahan kepada para remaja untuk menyadarkan mereka. Dengan adanya acara ini, diharapkan banyak remaja akan menyadari akan dampak negatif yang ditimbulkan karena pernikahan dini.
Salah satu peserta sosialisasi, Riski Putra Pratama mengatakan,”Acara ini sangat bagus karena di era sekarang banyak anak muda yang masih butuh pengarahan dalam hidup karena mereka masih berproses untuk mencari jati diri masing-masing. Dari sosialisasi tersebut diharapkan para remaja tahu jika mereka melakukan pernikahan dini maka dampak apa saja yang akan terjadi mulai baik dari psikis maupun fisik.”tutup Riski. ( Bambang S )
Editor : Aslam
