IMG-20260706-WA0884

MEUREUDU mediamataelngindonesia.com – Di tengah hiruk-pikuk persiapan menyambut tahun ajaran baru, secercah harapan hadir bagi delapan anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Pidie Jaya. Di saat para orang tua berjuang memenuhi kebutuhan pendidikan anak yang harus bersaing dengan berbagai kebutuhan pokok, Aipda Jonni Rahmad, Kasium Polsek Panteraja Polres Pidie Jaya, bersama dr. Andrea Saputra, Sp.B, dan Relawan Bedah Chandra Winata menggelar aksi bakti sosial berupa sunat gratis di ruang Poli Bedah RSUD Pidie Jaya, Senin (6/7).

Kegiatan ini menjadi angin segar bagi keluarga yang terbebani biaya khitan di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. Bagi mereka, program ini bukan sekadar layanan kesehatan, melainkan bentuk kepedulian yang meringankan beban dan menghadirkan kebahagiaan di tengah keterbatasan.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kemanusiaan

Aipda Jonni Rahmad menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat yang ingin menghadirkan manfaat nyata bagi warga. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang mampu menyentuh kehidupan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Andrea Saputra, Sp.B, menyampaikan bahwa khitan merupakan tindakan medis yang penting bagi kesehatan anak. Kolaborasi antara tenaga kesehatan, aparat kepolisian, dan relawan diharapkan dapat memperluas akses pelayanan kesehatan bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Seluruh proses khitan dilaksanakan sesuai prosedur medis dengan mengutamakan keamanan dan kenyamanan anak-anak.

Kepedulian yang Berkelanjutan

Aksi sosial ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh Aipda Jonni Rahmad. Sebelumnya, pada Maret 2025, ia bersama Klinik Tiga Permata Paru menggelar sunat massal bagi anak yatim dan fakir miskin di tiga kecamatan, yakni Panteraja, Trienggadeng, dan Bandar Baru. Program tersebut bahkan dilakukan dengan sistem door to door untuk menjangkau anak-anak yang membutuhkan hingga ke pelosok kecamatan.

Harapan di Tengah Keterbatasan

Wajah-wajah penuh harap para orang tua dan anak-anak yang mengikuti khitan menjadi gambaran bahwa kepedulian sekecil apa pun dapat membawa kebahagiaan yang besar. Saat banyak keluarga sedang berjuang menyambut tahun ajaran baru dengan segala keterbatasan, uluran tangan dari aparat kepolisian, tenaga kesehatan, dan relawan menghadirkan harapan baru.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat kepolisian, tenaga medis, dan relawan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Bukan hanya membantu mengurangi beban biaya, tetapi juga menumbuhkan keyakinan bahwa semangat gotong royong dan kemanusiaan akan selalu menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai kesulitan.

Pewarta :CM Cek Mad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *