Menari dalam Irama Budaya, Menjulang Prestasi untuk Aceh dan Generasi Muda
Mediamataelangindonesiacom-Sabang, Sabtu 17 Mei 2025 — Sebuah prestasi gemilang berhasil diraih oleh SD Negeri 20 Sabang dalam ajang Lomba Tari Kreasi Baru Aceh se-Kota Sabang 2025, yang digelar pada Jum’at, 16/17 Mei 2025, di Aula SMK 1 Negeri Sabang. Sekolah ini keluar sebagai Juara 1, mengungguli puluhan peserta lainnya dari berbagai SD di Kota Sabang dalam kompetisi seni tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sabang.
Lomba ini merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Pendidikan Nasional sekaligus upaya strategis pemerintah daerah dalam menghidupkan kembali semangat cinta budaya di kalangan pelajar, khususnya seni tari tradisional dan kreasi baru khas Aceh.
Dalam penampilannya, tim tari SDN 20 Sabang mempersembahkan sebuah tarian kreasi yang,sebuah interpretasi modern dari tarian tradisional Aceh yang menggambarkan semangat, keberanian, dan harmoni masyarakat Aceh dalam kehidupan sehari-hari. Tarian ini memadukan gerak tari yang dinamis, alunan musik khas Aceh, serta narasi budaya yang kuat.
Dengan balutan kostum berwarna cerah yang mencerminkan kekayaan budaya daerah, para penari tampil penuh semangat, percaya diri, dan harmonis. Setiap gerakan mengandung pesan dan makna, disajikan dengan teknik yang matang dan ekspresi yang menyentuh, seolah membawa penonton menyelami kedalaman budaya Aceh.
Selanjutnya Guru Seni SD Negeri 20 Sabang, dalam Keterangan seusai menerima trofi juara, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini.
> “Kemenangan ini bukan sekadar soal lomba. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendidik anak-anak untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya sendiri. Kami bangga anak-anak mampu membuktikan bahwa seni adalah bagian penting dari pendidikan karakter,” ujarnya.
Beliau juga mengapresiasi kerja keras para guru pembina, pelatih tari, serta dukungan orang tua yang turut berperan aktif dalam proses persiapan. Latihan dilakukan secara intensif selama lebih dari satu bulan, bahkan hingga sore hari di luar jam belajar reguler. Kerja keras tersebut kini terbayar dengan hasil yang membanggakan.
Dewan juri dalam lomba ini terdiri dari para seniman, budayawan, dan akademisi seni tari dari Aceh. Dalam penilaiannya, aspek yang menjadi fokus meliputi kreativitas, teknik gerakan, kekompakan, pemilihan musik, kostum, serta pesan budaya yang disampaikan. Tarian SDN 20 Sabang mendapatkan skor tertinggi dari seluruh aspek tersebut.
Kegiatan Lomba Tari Kreasi Baru ini diikuti oleh lebih dari 20 sekolah dasar se-Kota Sabang dan menjadi ajang yang sangat kompetitif. Masing-masing peserta menampilkan kekhasan budaya lokal Aceh dalam interpretasi yang kreatif dan mendidik.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa SD Negeri 20 Sabang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif dan progresif dalam pengembangan potensi seni dan budaya di kalangan siswanya. Hal ini sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak generasi yang berkarakter, kreatif, dan berbudaya.
Ke depannya, pihak sekolah berencana menjadikan ekstrakurikuler tari sebagai program unggulan dalam pembinaan seni budaya di sekolah. Selain itu, akan ada kolaborasi dengan seniman lokal untuk memperkaya materi pembelajaran seni budaya di kelas.
Dengan prestasi ini, SDN 20 Sabang tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga membawa harapan besar bagi keberlanjutan pelestarian budaya Aceh di tengah arus globalisasi.
Selamat kepada SD Negeri 20 Sabang! Teruslah menari untuk budaya, berprestasi untuk Indonesia.
Demikian Laporan Mei Sabang Di Lapangan-Kabiro (MJ Eric Novi Karno)
