
Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
SABANG, 20 Agustus 2025 – Pemerintah Kota Sabang bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh secara resmi melaksanakan penarikan dan serah terima kembali mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat – Universitas Mandiri Daerah (KPM-UMD) VI yang telah mengabdi selama 45 hari di berbagai titik di Pulau Weh, Kota Sabang. Acara berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Sabang, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Sabang, Kepala Dinas Pendidikan, serta para Camat dari Sukajaya, Sukakarya, dan Sukamakmue.
Pengabdian di 45 Hari, Menyentuh Berbagai Lapisan Masyarakat
Selama lebih dari satu bulan, para mahasiswa UIN Ar-Raniry tidak hanya hadir sebagai akademisi, tetapi juga bagian dari masyarakat Sabang. Mereka melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pendampingan pendidikan di sekolah dan TPA, dakwah dan kajian keagamaan di masjid dan meunasah, pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan, sosialisasi kesehatan lingkungan, hingga program sosial kemasyarakatan di gampong-gampong.
Program ini tersebar di beberapa titik strategis Pulau Weh, sehingga dampaknya dapat dirasakan lebih luas. Tidak hanya menyasar generasi muda, tetapi juga menyentuh kalangan orang tua, tokoh masyarakat, hingga kelompok ibu-ibu PKK.
Apresiasi Pemerintah Kota Sabang
Sekda Kota Sabang,ANDRI NOURMAN,dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi mahasiswa selama berada di Sabang.
“Kami sangat bangga dengan adik-adik mahasiswa UIN Ar-Raniry yang telah melaksanakan pengabdian di Kota Sabang. Selama 45 hari, mereka telah menjadi bagian dari masyarakat, membantu pemerintah dalam menggerakkan program sosial, pendidikan, dan keagamaan. Kehadiran mereka bukan hanya menambah wawasan masyarakat, tetapi juga mempererat ikatan emosional antara dunia kampus dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Para Camat yang turut hadir juga memberikan penghargaan dan menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KPM-UMD VI membawa energi positif di setiap gampong yang ditempati.
Kesempatan Belajar dan Mengabdi

Bagi mahasiswa, pengalaman KPM-UMD VI menjadi ruang belajar nyata di luar kelas. Banyak di antara mereka mengaku mendapatkan pengalaman berharga yang tidak hanya memperkaya ilmu, tetapi juga menumbuhkan rasa kepedulian sosial, empati, dan semangat kebersamaan.
Perwakilan UIN Ar-Raniry menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sabang yang telah memberikan dukungan penuh sehingga program berjalan lancar. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut pada periode berikutnya, sebagai wujud nyata kerjasama antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah.
Penutupan Penuh Keakraban
Kegiatan penarikan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para mahasiswa menyampaikan kesan serta testimoni tentang indahnya pengalaman mengabdi di Pulau Weh. Sementara pihak Pemko Sabang menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi demi memperkuat pembangunan berbasis masyarakat.
Dengan selesainya 45 hari pengabdian di Sabang, mahasiswa UIN Ar-Raniry resmi ditarik kembali ke kampus. Mereka membawa pulang pengalaman berharga, yang diharapkan dapat memperkaya kompetensi akademik sekaligus memperkuat jiwa pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.
Demikian Laporan Media Mata Elang Indonesia Wilayah Sabang Oleh Kabiro (Eric Karno)
