EMPAT LAWANG Sumsel: medimataelang nindonesiacom– Pemerintah Kabupaten Empat Lawang terus mendorong transformasi digital pemerintahan dengan menyiapkan sumber daya manusia aparatur yang unggul di bidang teknologi informasi.
Melalui program seleksi dan pengembangan talenta PNS bidang Teknologi Informasi, Pemkab Empat Lawang menargetkan terwujudnya tata kelola pemerintahan digital yang modern, efektif, dan mandiri.
Langkah tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Empat Lawang Nomor 800/108/SE/DISKOMINFO/2026 tentang Seleksi dan Pengembangan Talenta PNS Bidang Teknologi Informasi serta Pembentukan Tim Pengembang Sistem Digital Internal Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Empat Lawang untuk memperkuat posisi daerah dalam penerapan IT Government, yakni pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai fondasi peningkatan kualitas pelayanan publik, efektivitas birokrasi, dan pengelolaan data pemerintahan.
Melalui kebijakan ini, Pemkab Empat Lawang tidak hanya berfokus pada penggunaan aplikasi digital, tetapi juga menyiapkan ASN yang mampu memahami kebutuhan organisasi, merancang sistem, mengembangkan aplikasi, mengelola basis data, serta menjaga keamanan dan keberlanjutan sistem digital pemerintahan.
Program ini membuka kesempatan bagi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang yang memiliki minat terhadap teknologi informasi, kemampuan dasar komputer, kemauan belajar, serta komitmen untuk meningkatkan kompetensi.
Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh kesempatan mengikuti program pengembangan kompetensi secara bertahap, mulai dari materi dasar pemrograman, algoritma, basis data, pengembangan aplikasi, hingga integrasi sistem dan penerapan teknologi dalam pemerintahan digital.
Pembelajaran juga diarahkan pada praktik nyata melalui pendekatan project-based learning.
Dengan demikian, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman mengembangkan solusi digital yang menjawab kebutuhan perangkat daerah.
Pemkab Empat Lawang ingin menjadikan program ini sebagai ruang bagi ASN untuk terus belajar, meningkatkan keahlian, dan memperluas peluang pengembangan karier melalui kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pemerintahan modern.
ASN yang memiliki kemampuan di bidang teknologi informasi akan dipersiapkan untuk berkontribusi dalam pengembangan sistem digital internal pemerintah, sesuai dengan kompetensi, hasil evaluasi, dan kebutuhan organisasi.
Program ini sekaligus mendorong terbentuknya budaya kerja yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
Ke depan, kemampuan ASN dalam menguasai teknologi diharapkan menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat pelayanan publik dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, berbasis kompetensi, dan mempertimbangkan potensi peserta.
Berdasarkan petunjuk teknis, target awal program adalah menjaring sekitar 10–15 peserta untuk selanjutnya dikembangkan menjadi tim inti sebanyak 5–7 orang berdasarkan hasil penilaian dan perkembangan kompetensi.
Tahapan seleksi mencakup seleksi administrasi, tes literasi digital dan logika, tes praktik, analisis sistem, serta wawancara atau asesmen.
Peserta juga dinilai berdasarkan motivasi, komitmen, integritas, kemampuan belajar, dan kesiapan bekerja dalam tim.
Bidang kompetensi yang dibutuhkan meliputi pemrograman, basis data, jaringan, analisis data, desain antarmuka, pengembangan situs web dan aplikasi, komputasi awan, keamanan informasi, serta integrasi sistem.
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian bersama BKPSDM serta unsur terkait akan mengoordinasikan pelaksanaan program sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui pengembangan talenta internal, Pemkab Empat Lawang ingin membangun fondasi pemerintahan digital yang tidak hanya bergantung pada penyedia teknologi dari luar, tetapi juga memiliki kapasitas internal untuk memahami, mengem