IMG-20250510-WA0133

Jakarta, mediamataelangindonesia.com –
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Dito Ariotedjo dan Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menggelar pertemuan strategis di Jakarta, Kamis (8/5/2025). Pertemuan ini difokuskan pada upaya pengembangan olahraga, wisata olahraga (sports tourism), serta pemberdayaan pemuda di kawasan Indonesia Timur, khususnya di Maluku Utara.

Menurut sumber terpercaya yang diidentifikasi oleh media ini, Menpora Dito menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur olahraga dan pembinaan generasi muda melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami bersama Gubernur Sherly Laos membahas langkah konkret untuk memperkuat potensi olahraga dan kepemudaan di Indonesia Timur. Termasuk dukungan terhadap pengembangan sports tourism dan pemanfaatan CSR untuk pembangunan,” ujar Dito.

Ia menambahkan, Kementerian Pemuda dan Olahraga juga menggandeng United Nations Development Programme (UNDP) untuk memperkuat posisi Maluku Utara sebagai pusat pengembangan olahraga dan digitalisasi di timur Indonesia.

Gubernur Sherly Laos turut menyampaikan visi strategisnya untuk menjadikan Maluku Utara sebagai rumah lahirnya atlet unggul dan talenta muda yang berdaya saing.

“Kami berkomitmen menciptakan ekosistem yang mendukung prestasi, kreativitas, dan pemberdayaan generasi muda di Maluku Utara. Ini bagian dari upaya membangun masa depan yang inklusif dan kompetitif,” kata Sherly.

Program pengembangan yang dirancang mencakup pembinaan cabang olahraga seperti sepak bola, basket, tinju, renang, dan dayung. Selain itu, Sherly juga menjajaki kerja sama dengan Mustika Ratu untuk menyelenggarakan ajang Putri Indonesia Maluku Utara 2026 sebagai sarana pemberdayaan perempuan muda.

Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas penguatan pelatihan vokasi di sektor spa, hospitality, teknologi digital, hingga kecerdasan buatan (AI). Gubernur Sherly menyampaikan rencana pembentukan komunitas DigiTalent Malut sebagai wadah inovasi pemuda dalam menghadapi era transformasi digital.

“Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra internasional seperti UNDP, kami yakin anak-anak muda Maluku Utara bisa menembus panggung nasional dan global,” tutup Sherly.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *