IMG-20251019-WA0176

Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh

SABANG, 18 Oktober 2025 — Dalam suasana penuh keakraban dan nuansa kebersamaan, Lembaga Pengawas Lingkungan Hidup Indonesia – Komite Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI–KLHI) Kota Sabang melakukan silaturahmi dan tatap muka langsung dengan WaliKota Sabang, H. Zulkifli H. Adam, di Pendopo Wali Kota Sabang.

 

Kehadiran Ketua LPLHI–KLHI Kota Sabang, Bayu, bersama Rombongan Panglima Laot se-Kota Sabang, Menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara masyarakat, tokoh adat laut, dan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir Sabang.

 

Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, membahas secara mendalam berbagai isu strategis terkait penataan kawasan sempadan pantai dan pengelolaan wilayah pesisir yang adil serta berwawasan lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Ketua LPLHI–KLHI, Bayu,Menyampaikan aspirasi agar Pemerintah Kota Sabang dapat menetapkan aturan yang mengatur kewajiban bagi setiap pelaku usaha di kawasan sempadan pantai untuk menyediakan akses publik selebar dua meter menuju bibir pantai.

 

“Kami hadir bersilaturahmi bukan untuk menuntut, tetapi untuk memberikan masukan yang konstruktif. Kami ingin setiap pelaku usaha di kawasan pantai ikut menjaga akses publik, kebersihan, dan keamanan pengunjung. Pantai adalah ruang bersama yang harus bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat,” ujar Bayu dengan tegas.

 

Lebih lanjut, Bayu juga Menekankan pentingnya pengawasan terhadap kontribusi ekonomi dari pemanfaatan sempadan pantai, terutama dalam kaitannya dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

“Apabila kawasan pesisir digunakan untuk kepentingan usaha, maka perlu ada regulasi dan transparansi agar manfaatnya juga kembali kepada masyarakat melalui PAD. Bila belum tercatat, sebaiknya dikaji ulang dengan prinsip keadilan dan kelestarian,” tambahnya.

 

WaliKota Sabang, H. Zulkifli H. Adam, Menyambut baik silaturahmi tersebut dan menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian LPLHI–KLHI bersama rombongan Panglima Laot terhadap lingkungan Sabang. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sabang sangat mendukung setiap inisiatif positif yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga lingkungan.

 

“Kami sangat menghargai kepedulian LPLHI–KLHI dan Panglima Laot. Pemerintah Kota Sabang terbuka untuk berdialog dan akan terus memperkuat langkah bersama menjaga keindahan serta kelestarian kawasan pantai Sabang,” ujar Wali Kota.

 

Pertemuan tersebut menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah daerah, lembaga lingkungan, dan tokoh adat laut dalam membangun Sabang yang hijau, tertib, dan berkelanjutan.

 

Dengan semangat silaturahmi dan tanggung jawab bersama, LPLHI–KLHI Menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga wajah pesisir Sabang agar tetap menjadi kebanggaan Aceh dan Indonesia.

 

 

#Pers Rilis Kabiro Mei Sabang News Oleh (Eric Karno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *