IMG-20260702-WA0024

Pidie Jaya-mediamataelangindonesia.com – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti halaman Mapolres Pidie Jaya, Rabu (1/7/2026) pagi. Ratusan personel Polri, ASN, serta tamu undangan dari unsur Forkopimda berkumpul dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolres Pidie Jaya, AKBP H. Ahmad Faisal Pasaribu.

Mengenakan seragam upacara putih lengkap, Kapolres membacakan amanat resmi Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan kepada seluruh insan Bhayangkara di seluruh penjuru Nusantara. Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikusi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tema peringatan tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’ , adalah sangat tepat. Ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini adalah dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara,” ujar Kapolres mengutip amanat Presiden dengan suara lantang di hadapan peserta upacara.

Presiden juga menekankan bahwa di usia yang ke-80, Polri dituntut untuk semakin profesional, modern, dan terpercaya. Masyarakat tidak hanya membutuhkan penegak hukum yang tegas, tetapi juga pelindung yang humanis dan hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat.


Rangkaian Acara Meriah, Kapolres Unjuk Kemampuan Mengemudi Ekstrem

Setelah upacara pokok usai, rangkaian peringatan berlanjut dengan suasana yang lebih interaktif dan menarik. Kapolres yang didampingi Wakil Bupati Pidie Jaya serta unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) membagikan sejumlah penghargaan dan hadiah bergengsi.

Beberapa kategori penghargaan yang diberikan antara lain:

· Mapolsek terbersih, sebagai bentuk apresiasi terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan pelayanan publik.
· Personel Polisi Tertua dan Termuda, yang menjadi simbol kaderisasi serta dedikasi lintas generasi dalam Korps Bhayangkara.
· Hadiah olahraga untuk personel berprestasi di bidang olahraga internal.

Namun, yang paling menyita perhatian adalah aksi peragaan kemampuan dan keterampilan personel Polri. Sejumlah atraksi spektakuler ditampilkan, mulai dari peragaan penyelamatan korban begal yang digarap secara dramatis, penangkapan pelaku kejahatan jalanan, hingga ketangkasan personel Satlantas dalam mengendalikan kendaraan dinas di berbagai situasi.

Puncak sorakan penonton pecah ketika Kapolres AKBP H. Ahmad Faisal Pasaribu turun langsung ke arena dan menunjukkan keahliannya dalam menyetir mobil Satlantas dengan manuver cepat dan presisi. Aksi ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk keteladanan bahwa pemimpin harus mampu dan siap turun ke lapangan bersama anak buahnya.

Defile Pasukan Tunjukkan Soliditas dan Disiplin Polri

Tak kalah mengesankan, seluruh peserta upacara menyaksikan defile pasukan yang melintas dengan gagah di hadapan mimbar upacara. Dengan langkah tegap dan kompak, iring-iringan personel dari berbagai satuan fungsi memperlihatkan kesiapan tempur, disiplin tinggi, serta soliditas jajaran Polres Pidie Jaya dalam menjalankan tugas pokok menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Defile ini menjadi simbol bahwa Polri tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan moral dalam menghadapi tantangan ke depan.

Syukuran dan Pemotongan Tumpeng: Simbol Kebersamaan

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan syukuran Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Kapolres didampingi Wakil Bupati melakukan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri selama delapan dekade.

Tumpeng yang telah dipotong kemudian diberikan secara simbolis kepada Wakil Bupati Pidie Jaya, sebagai bentuk sinergi dan kemitraan erat antara kepolisian dengan pemerintah daerah. Hal ini juga menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tugas Polri, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Momentum Refleksi dan Penguatan Komitmen

Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Polri, khususnya jajaran Polres Pidie Jaya, untuk terus merefleksikan peran dan tanggung jawabnya. AKBP H. Ahmad Faisal Pasaribu dalam sambutan akhirnya menegaskan bahwa usia yang matang harus diiringi dengan kematangan dalam bertindak, melayani, dan melindungi.

“Semangat Korps Bhayangkara adalah menjaga stabilitas keamanan nasional dan mendukung pembangunan Indonesia. Dengan tema ‘Polri untuk Masyarakat’, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Pidie Jaya berlangsung aman, tertib, dan penuh makna, mencerminkan semangat kebersamaan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera.

Pewarta : CM Cek Mad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *