Mataelangindonesia.com – Tumulyo Mura Sumsel, Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke 79 Tahun di Ds.Ngadirejo, Kec Tugumulyo Kabupaten Musirawas semakin meriah di banding tahun lalu di bawah pimpinan Bp. Edi Suhendro dengan diadakannya berbagai Lomba dari tingkat anak anak , hingga dewasa diantaranya makan kerupuk, giring bola dengan terong, sepak bola wanita, sepak bola pria pakai daster, balap lompat karung, giring nampan pakai tepung banyak lagi lainnya yang digelar di depan kantor desa kebetulan lapangan sepak bola milik desa Ngadirejo Minggu, 18 Agustus 2024.
Dibuka secara langsung oleh Ketua panitia mas Nofan panggilan akrabnya dan dihadiri Kepala Desa, Ketua BPD serta para sesepuh desa kegiatan tersebut menyuguhkan hiburan yang sangat seru bagi masyarakat, tampak warga yang berbondong-bondong meramaikan lokasi acara memadati lapangan bahkan memadati Jalan Desa Ngadirejo berbagai merek motor dan mobil dari para peserta dan penonton.
Dalam bimbingan dan arahannya, Kepala Desa Ngadirejo yang akrab disapa Mas Edi menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan berbagai lomba dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan RI Ke 79 Tahun. Ia juga terkesan dengan antusias masyarakat yang menyaksikan lomba tersebut.
“Perlombaan paling unik di tahun ini yaitu lompat karung anak anak dalam keadaan jongkok dibungkus karung pakai helm untuk berpacu lompat sampai finish dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke 79 yang Insya Allah akan diselenggarakan di setiap tahunnya karena ini merupakan salah satu budaya dan ciri khas kita serta berguna untuk menjaga kearifan lokal. Selain itu diharapkan bisa menjadi ajang edukasi anak muda tentang budaya masyarakat”, ujarnya.
Seiring perkembangan zaman, menurut Mas Edi lomba tradisional masyarakat wajib selalu dijaga jangan sampai hilang ditelan zaman yang semakin modern karena pengaruh media maya merupakan salah satu identitas dan ikon daerah yang mempunyai ciri Jatayu ( kampung Jawa di tanah Melayu ) yang sudah ada sejak jaman kolones th 1937 penjajahan Belanda hingga saat ini sudah bebas Merdeka.
“Maka dari itu, mari kita bersama-sama lestarikan adat budaya yang ada saat ini, jangan sampai tergerus moderenisasi, jaga kearifan lokal yang yang ada di daerah kita. Kepada peserta tetap semangat dan junjung tinggi sportifitas, menang kalah hal biasa, ikut berpartisipasi itu yang luar biasa”, ungkapnya.
Kepala BPD Desa Ngadirejo sering dipanggil akrab mbak Mila selaku ikut dalam penyelenggara lomba menyampaikan bahwa antusias peserta untuk mengikuti lomba ini begitu luar biasa dengan jumlah peserta tidak diduga berduyun duyun dari 4 dusun yang ada di desa Ngadirejo dimana setiap peserta menang kalah bagi peserta anak anak dapat hadiah semuah kecuali peserta orang dewasa sesuai pemegang juara 1, 2 dan 3 telah dimulai sejak pukul 14.00 WIB hingga selesai.
“Alhamdulillah kegiatan lomba berjalan dengan lancar, kami sampaikan terimakasih kepada seluruh panitia dan masyarakat atas dukungannya. Untuk ke depannya Insya Allah ,” Lomba akan kita gelar lebih terencana di tahun 2025″, ungkapnya.
Adapun Para Juara dan penonton merasa gembira pada umum nya masyarakat berharap hal ini berkelanjutan tahun demi tahun agar cinta akan sejarah kebangsaannya. ( Budi )
Editor : Aslam
