IMG-20250519-WA0108

Ternate – Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, memimpin langsung Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi absensi digital berbasis teknologi Palm Vein, di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara, Senin (19/5/2025).

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Upacara ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kedisiplinan dan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam amanatnya, Gubernur Sherly menegaskan bahwa ASN adalah ujung tombak pelayanan publik dan digaji dari uang rakyat. Oleh karena itu, setiap ASN dituntut untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Hari Kesadaran Nasional bukan hanya seremoni, tetapi momen reflektif bagi kita semua. ASN harus bekerja berdasarkan nilai dasar yang telah ditetapkan oleh negara: berintegritas, akuntabel, dan berdedikasi,” ujar Sherly dengan tegas.

Gubernur juga menyoroti efektivitas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), di mana sepertiga dari anggaran dialokasikan untuk belanja pegawai. Ia meminta agar anggaran tersebut dibarengi dengan kinerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Dari 89 hari saya menjabat, saya melihat ada OPD yang memiliki perencanaan yang baik dan terarah, namun tidak sedikit pula yang belum jelas arah kerjanya. Ini harus segera diperbaiki agar program-program yang dijalankan tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Setelah upacara, Gubernur Sherly Laos didampingi Wakil Gubernur Sarbin Sehe secara resmi meluncurkan sistem absensi digital Palm Vein. Aplikasi ini menggunakan teknologi pemindaian telapak tangan yang dinilai lebih aman, akurat, dan sulit dipalsukan dibandingkan sistem konvensional seperti sidik jari.

“Peluncuran Palm Vein ini adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam menegakkan disiplin ASN. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan akurasi, tetapi juga mendukung transparansi administrasi kepegawaian,” kata Sherly saat memperagakan uji coba sistem tersebut.

Acara peluncuran turut dihadiri sejumlah pejabat strategis, di antaranya Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta pejabat dari biro kepemimpinan dan organisasi.

Dalam bagian akhir sambutannya, Gubernur juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang ia sebut dalam keadaan stabil. Ia memastikan bahwa pembayaran gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan dilakukan segera, dengan catatan seluruh dokumen administrasi telah dilengkapi.

“Cash flow kita sehat. Sepanjang dokumen yang dibutuhkan lengkap, maka pembayaran gaji dan TPP akan segera direalisasikan,” tutup Sherly Laos.

Melalui upacara dan peluncuran sistem digital ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap dapat menanamkan budaya kerja yang disiplin, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *