Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh

SABANG | Kamis, 14 Agustus 2025 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sabang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan anak usia dini dengan menggelar Gerakan Gemar Membaca Buku yang diikuti oleh seluruh Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) se-Kota Sabang. Acara berlangsung meriah di Aula DWP Kota Sabang dengan menghadirkan ratusan peserta didik, guru pendamping, serta orang tua murid.

Mengusung tema “Merdeka Membaca, Cerdas Berkarya Bersama DWP Kota Sabang”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pondasi awal dalam menanamkan budaya literasi di kalangan generasi muda sejak usia dini.

Membaca, Pondasi Ilmu Pengetahuan

Dalam sambutannya, Ketua DWP Kota Sabang menyampaikan bahwa literasi tidak hanya sekadar kemampuan membaca, melainkan pintu menuju penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangan diri anak.

“Membaca adalah kunci untuk membuka wawasan dan memperluas cakrawala. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kebiasaan gemar membaca sejak dini agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi cerdas, kreatif, dan siap berkarya untuk Sabang dan Indonesia,” ungkapnya.

Ia menegaskan, DWP Kota Sabang berkomitmen untuk terus mendorong sinergi dengan lembaga pendidikan, orang tua, dan pemerintah daerah dalam memperkuat gerakan literasi di semua lini.

Antusiasme Anak dan Guru

Kegiatan berlangsung penuh warna dan keceriaan. Anak-anak TK/RA tampil dengan pakaian seragam khas masing-masing sekolah, dihiasi dengan atribut merah putih yang menambah semangat nasionalisme di bulan kemerdekaan. Mereka mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias, mulai dari sesi membaca bersama, mendengarkan dongeng, hingga aktivitas literasi interaktif yang dipandu panitia.

Para guru pendamping pun menyambut baik kegiatan ini. Mereka menilai, kebiasaan membaca harus terus dipupuk di lingkungan sekolah maupun rumah. Dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam memperkuat budaya literasi.

Gerakan Literasi Berkelanjutan

DWP Kota Sabang Menekankan bahwa gerakan ini bukan hanya seremonial semata, melainkan harus menjadi gerakan berkelanjutan. Harapannya, setiap anak terbiasa meluangkan waktu untuk membaca, baik di sekolah, di rumah, maupun di perpustakaan.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta, guru, dan pengurus DWP Kota Sabang. Potret kebersamaan itu menjadi simbol tekad bersama dalam mendukung gerakan literasi sebagai investasi jangka panjang bagi generasi penerus bangsa.

Membangun Generasi Cerdas Sabang

Dengan terlaksananya Gerakan Gemar Membaca Buku ini, DWP Kota Sabang berharap literasi dapat tumbuh menjadi budaya di setiap keluarga dan sekolah. Membaca bukan lagi sekadar kegiatan, tetapi menjadi kebutuhan sehari-hari yang membentuk karakter anak bangsa yang cerdas, kritis, dan berdaya saing.

Demikian Laporan Pantauan Media Mata Elang Indonesia Com Wilayah Sabang (Eric Karno)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *