- Tak Boleh Ada Anak yang Tertinggal” — Dinas Pendidikan Sula Tegaskan Komitmen Pemerataan Pendidikan Saat Monitoring UAS SD
Sanana, Kepulauan Sula, – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, melaksanakan kegiatan monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) tingkat Sekolah Dasar (SD) di berbagai lokasi, Senin (19/5/2025). Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses ujian berjalan dengan lancar serta menjamin keikutsertaan seluruh peserta didik tanpa terkecuali.
“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Sula, Marini Nur Ali, turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan pengawasan sekaligus berdialog dengan guru dan kepala sekolah. Ia menegaskan pentingnya kehadiran semua siswa dalam pelaksanaan UAS, sebagai bentuk hak atas pendidikan yang merata.
“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun siswa yang tertinggal dari proses ujian. Semua anak harus diberi kesempatan yang sama untuk menyelesaikan jenjang pendidikannya dengan baik,” ujar Marini kepada wartawan.
Menurutnya, UAS merupakan bagian penting dalam siklus pembelajaran, dan seluruh siswa—termasuk yang sedang sakit atau menghadapi kendala lain—wajib difasilitasi agar tetap bisa mengikuti ujian, baik secara susulan maupun alternatif lain sesuai kebijakan sekolah.
“Sekolah wajib bertanggung jawab agar setiap anak didik, dalam kondisi apa pun, tetap memperoleh akses terhadap hak belajarnya, termasuk menyelesaikan ujian akhir. Ini bentuk keberpihakan kita terhadap pemerataan pendidikan,” tegasnya.
Tahun ini, pelaksanaan UAS di Kepulauan Sula mengangkat tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema tersebut menjadi refleksi dari komitmen daerah dalam mendorong inklusivitas dan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Marini juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula berkomitmen memberikan pendidikan yang berkualitas dan setara, baik bagi siswa di pusat kota maupun di wilayah-wilayah terpencil. Ia berharap monitoring ini menjadi bagian dari upaya kolektif untuk meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.
“Semua anak di Kepulauan Sula, baik di jenjang SD maupun SMP, berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan bermutu, tanpa melihat latar belakang atau lokasi tempat tinggalnya,” pungkas Marini.
Dengan adanya kegiatan monitoring ini, Disdik Kepulauan Sula berharap seluruh sekolah dapat menjaga integritas, transparansi, dan kelancaran selama pelaksanaan UAS, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan orang tua demi masa depan pendidikan yang lebih baik. Red
