Kategori: Daerah

  • Abuwa Lanjutkan Kepemimpinan DPA-Partai Aceh, Gelar Rapat Perdana di Banda Aceh

    Abuwa Lanjutkan Kepemimpinan DPA-Partai Aceh, Gelar Rapat Perdana di Banda Aceh

    Banda Aceh, 15 April 2025 — Setelah wafatnya tokoh Partai Aceh, almarhum Abu Razak, estafet kepemimpinan Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh kini resmi diteruskan oleh Abuwa. Menandai langkah awal kepemimpinannya, Abuwa langsung menggelar rapat perdana bersama jajaran pengurus Partai Aceh, Senin lalu (14/4), di Kantor DPW Partai Aceh, Banda Aceh.

    Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus Partai Aceh dari berbagai wilayah di Provinsi Aceh. Momen ini juga turut diwarnai kehadiran sejumlah tokoh penting, termasuk mantan Wali Kota Sabang, Nazaruddin, S.Kom., serta sejumlah pejabat dan pengurus partai yang aktif dalam pemerintahan daerah.

    Salah satu agenda penting dalam rapat tersebut adalah pengenalan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPA-Partai Aceh yang baru, yaitu H. Aiyub bin Abbas. Dikenal sebagai mantan Bupati Pidie Jaya, H. Aiyub diharapkan mampu memberikan energi baru dalam memperkuat struktur organisasi dan arah perjuangan politik Partai Aceh.

    Dalam keterangannya, sumber internal Partai Aceh menyebutkan bahwa rapat perdana ini bukan hanya ajang konsolidasi, tetapi juga menjadi simbol kesinambungan perjuangan politik dan sosial Partai Aceh pasca-ditinggalkan oleh almarhum Abu Razak.

    “Ini bukan hanya tentang mengganti posisi, tapi meneruskan cita-cita dan visi yang telah dirintis para pendahulu. Kami tetap berkomitmen memperjuangkan kepentingan rakyat Aceh,” ujar salah satu pengurus yang hadir dalam rapat tersebut.

    Partai Aceh, sebagai partai lokal yang lahir dari semangat perdamaian pasca perjanjian MoU Helsinki antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik Indonesia, menegaskan akan terus aktif berperan dalam dinamika politik Aceh ke depan.

    Laporan dari Banda Aceh – Kabiro MEI Kota Sabang, Novi Karno.

  • Pemerintah Aceh Paparkan Capaian Strategis Lewat LKPJ 2024

    Pemerintah Aceh Paparkan Capaian Strategis Lewat LKPJ 2024

    Banda Aceh – Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya dalam membangun daerah melalui penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2024 yang disampaikan dalam Sidang Paripurna DPR Aceh, Selasa, 15 April 2025.

    LKPJ Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2024 disampaikan langsung oleh Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) dalam Sidang Paripurna DPRA yang dipimpin oleh Ketua DPRA Zulfadli dan dihadiri jajaran Forkopimda serta unsur pimpinan SKPA.

    Dalam pidatonya, Gubernur menegaskan bahwa LKPJ ini merupakan bentuk pertanggungjawaban moral dan konstitusional pemerintah kepada rakyat Aceh melalui DPRA, sekaligus gambaran atas pelaksanaan pemerintahan selama satu tahun anggaran.

    Mualem menyampaikan, berbagai capaian positif yang diraih selama 2024 adalah hasil kerja bersama yang solid antara pemerintah, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat.
    Capaian itu terlihat dari realisasi pendapatan daerah yang mencapai Rp11,45 triliun atau 101,70 persen dari target, serta realisasi belanja sebesar Rp11,34 triliun atau 97,18 persen.

    Kinerja fiskal juga ditopang oleh peningkatan penerimaan zakat, infak, dan sedekah yang mencapai Rp95,53 miliar, jauh melampaui target.

    Sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif. Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 14,23 persen menjadi 12,64 persen, stunting turun dari 29,4 persen menjadi 27 persen, dan pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 5,02 persen. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Aceh juga naik menjadi Rp65,36 triliun, memperkuat struktur ekonomi daerah. Investasi menjadi motor penggerak utama.

    “Selama tahun 2024, total nilai investasi dari PMDN dan PMA mencapai Rp9,47 triliun,” kata Mualem.

    Pemerintah juga sukses menggelar 43 event promosi wisata, yang mendatangkan lebih dari 11 juta kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.

    Selain itu Pemerintah Aceh turut memperkuat layanan sosial dengan membangun 988 unit rumah layak huni, 186 rumah ibadah, serta menyalurkan beasiswa bagi 51.903 siswa yatim dan piatu senilai lebih dari Rp124 miliar.

    “Di bidang kesehatan, premi Jaminan Kesehatan Aceh untuk 1,56 juta jiwa ditanggung penuh oleh pemerintah, dengan total pembiayaan mencapai Rp749 miliar lebih,” sebut Mualem.

    Pembangunan juga menyasar sektor pertanian, perikanan, pendidikan dayah, ketenagakerjaan, energi, dan perlindungan sosial. Upaya itu ikut mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Aceh ke angka 75,36, naik dari tahun sebelumnya, dan kini masuk dalam kategori tinggi.

    Dalam forum paripurna itu, Gubernur juga menyampaikan berbagai penghargaan nasional yang diraih Aceh sepanjang 2024, mulai dari bidang lingkungan, pendidikan, pangan, hingga pembangunan kepemudaan.

    “Semua capaian ini adalah hasil kerja kolektif, kerja ikhlas, dan sinergi dari berbagai pihak. Kami terus berkomitmen menjalankan roda pemerintahan secara transparan dan akuntabel demi Aceh yang lebih baik,” ujar Mualem menutup penyampaian LKPJ.

  • Gadis Umur 15 Tahun Di Temukan Di Pinggir Jalan Oleh Warga/Masyarakat Setempat Setelah Di Nyatakan Hilang Beberapa Waktu Lalu

    Gadis Umur 15 Tahun Di Temukan Di Pinggir Jalan Oleh Warga/Masyarakat Setempat Setelah Di Nyatakan Hilang Beberapa Waktu Lalu

    Sabang|| Senang dan Terharu, Kebahagiaan Menyelimuti Keluarga Besar Adek Kita Zahratul Azkia
    Kabar bahagia datang pada Hari Selasa, 15 April 2025. Rasa senang dan haru menyelimuti keluarga besar adek kita tercinta, Zahratul Azkia, yang akrab disapa Dek Mona. Setelah sempat dinyatakan hilang, Dek Mona akhirnya ditemukan oleh warga setempat dalam keadaan selamat.

    Syukur dan doa tak henti-hentinya dipanjatkan oleh keluarga dan orang-orang terdekat. Kehangatan dan cinta keluarga menjadi bukti betapa berharganya kehadiran seorang anak dalam kehidupan kita semua.MEI Juga Memantau Di Beberapa Grup/Whatsap Dan Sempak Komunikasi Langsung Ke Keluarga Sigadis Menanyakan Keberadaan Sigadis Tersebut Untuk Langsung Cek Di Rumah Salah Satu Warga Setempat Wilayah Keumala Dalam Wilayah Kab.Pidie,

    Dengan Tangisan Sendat Oleh Kakak Sigadis Itu Langsung Suruh Cek Oleh Abang Sigadis Yang Nama Zahratul Azkia(Mona) Duduk Di Bangku Sekolah SMP Negeri 1 Geumpang Kab.Pidie.

    Sementara Besamaan Keluarga Besar Gadis Tersebut Mengatakan/Mengucapkan Terimakasih Sedalam Dalamnya Kepada Semua Pihak Yang Telah Memberikan Informasi Baik Media Online, Organisasi,Lembaga Dan Masyarakat Yang Sempak Viral Di Beberapa Lewat medsos dan grup Grup.Demikian Laporan Sigadis Hilang Setelah Membeli Belanjaan Ibunya-Kabiro Kota Sabang (Novi Karno)

  • Gadis 15 Tahun yang Hilang Ditemukan Selamat di Pidie, Keluarga Ucapkan Syukur dan Terima Kasih

    Gadis 15 Tahun yang Hilang Ditemukan Selamat di Pidie, Keluarga Ucapkan Syukur dan Terima Kasih

    Pidie, 15 April 2025 — Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Pidie. Seorang gadis remaja berusia 15 tahun, Zahratul Azkia, yang akrab disapa Dek Mona, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh warga setelah sebelumnya dilaporkan hilang.

    Dek Mona, siswi SMP Negeri 1 Geumpang, sempat dinyatakan hilang setelah keluar rumah untuk membeli keperluan sang ibu. Setelah beberapa waktu tidak diketahui keberadaannya, warga setempat menemukan dirinya di pinggir jalan di wilayah Keumala, Kabupaten Pidie.

    Kebahagiaan dan keharuan menyelimuti keluarga besar Dek Mona. Tangis haru pecah saat kakaknya menerima kabar penemuan tersebut, dan langsung meminta pihak keluarga untuk mengecek keberadaan sang adik di salah satu rumah warga.

    Media Mata Elang Indonesia (MEI) turut memantau informasi dari berbagai grup WhatsApp serta menjalin komunikasi langsung dengan pihak keluarga untuk memastikan kebenaran kabar tersebut. Tim MEI mengonfirmasi bahwa kondisi Dek Mona dalam keadaan baik dan sudah kembali bersama keluarganya.

    Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat, media online, organisasi, lembaga, dan semua pihak yang telah membantu menyebarkan informasi dan memberikan dukungan selama proses pencarian.

    “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua yang telah membantu kami, baik melalui media sosial, grup percakapan, maupun secara langsung. Kami bersyukur adik kami kembali dalam keadaan selamat,” ungkap salah satu anggota keluarga.

    Kisah ini menjadi pengingat betapa pentingnya solidaritas sosial dan kekuatan informasi di era digital dalam membantu satu sama lain, khususnya dalam situasi darurat.

    Laporan dari Pidie – Kabiro MEI Kota Sabang, Novi Karno.

  • Plt Sekda Aceh : Sinkronisasi RPJM Kabupaten, Provinsi dan Nasional Penting untuk Wujudkan Visi Misi Pemerintah

    Plt Sekda Aceh : Sinkronisasi RPJM Kabupaten, Provinsi dan Nasional Penting untuk Wujudkan Visi Misi Pemerintah

    BANDA ACEH– Plt Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, mengatakan, sinkronisasi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi dan pusat begitu penting agar bisa mewujudkan visi misi kepala daerah maupun presiden selama lima tahun ke depan. Ia mengatakan, tanpa adanya sinkronisasi program kerja yang dijalankan tidak dapat memberi dampak yang signifikan untuk pembangunan daerah dan masyarakat.

    “Tanpa sinkronisasi kita akan bekerja sendiri sendiri tanpa arah yang jelas, begitu banyak kegiatan yang akan kita laksanakan tapi hasilnya akan tidak baik,” kata Nasir saat membuka acara Sinkronisasi Perencanaan Pusat dan Daerah serta pertemuan ekploratif pengembangan knowledge management center, di Aula Kantor Bappeda Aceh, Selasa, (15/4/2025).

    Lebih lanjut, Nasir menekankan agar penyusunan RPJM Aceh harus mampu memuat dan menerjemahkan visi misi Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah. RPJM akan menjadi panduan dalam melaksanakan program kerja Pemerintah Aceh lima tahun ke depan.

    Nasir mengatakan, adapun visi misi Pemerintah Aceh lima tahun ke depan diantaranya adalah menurunkan angka kemiskinan, mewujudkan swasembada pangan dan membenahi infrastruktur.

    “Data BPS menunjukkan Aceh masih jadi salah satu daerah termiskin, perlu kerja keras semua, semua harus satu padu membuat perencanaan yang bisa memastikan kemakmuran rakyat,” kata Nasir.

    Nasir juga mengingatkan kepada para aparatur Bappeda  dan SKPD provinsi maupun semua kabupaten/kota agar program kerja yang dilaksanakan benar benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

    “Jangan lagi buat kegiatan full cost namun tak punya efek positif jangka panjang,” tegas Nasir.

    Sementara itu, Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas, Maliki, mengharapkan penyusunan RPJM Aceh dapat berkontribusi dalam memenuhi 3 indikator utama target nasional, yaitu pertumbuhan ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan pengembangan sumber daya manusia.

    “Dengan anggaran yang cukup, Aceh bisa memberi daya ungkit yang baik sehingga berkontribusi mewujudkan sasaran nasional tersebut,” kata Maliki.

    Lebih lanjut, Maliki menjelaskan, RPJM 2025-2029 akan menentukan kondisi Indonesia di tahun 2045, akankah berhasil menjadi negara maju ataupun tidak.

    Acara tersebut diikuti seluruh Kepala SKPA dan Kepala Bappeda Kabupaten/Kota se Aceh. Hadir juga berbagai unsur, mulai dari akademisi hingga organisasi masyarakat. []

  • BNNK Sabang Sambut Hangat Kehadiran Media MEI Pasca Lebaran

    BNNK Sabang Sambut Hangat Kehadiran Media MEI Pasca Lebaran

    Sabang, 15 April 2025 — Suasana pasca Lebaran di Kota Sabang diwarnai dengan pertemuan hangat antara Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Sabang dan perwakilan media dari Mata Elang Indonesia (MEI) Pulau Weh. Pertemuan berlangsung di kantor BNNK Sabang dan menjadi momen penting dalam mempererat sinergi antara media dan lembaga pemberantasan narkotika.

    Kepala Biro MEI Kota Sabang, Novi Karno, bertatap muka langsung dengan jajaran BNNK Sabang, termasuk Kasubbag Umum BNNK Sabang, Zulpan, S.I.P., serta Kepala BNNK Sabang, Ibu Dahlia Sungkar, S.E. yang baru beberapa bulan menjabat menggantikan kepala sebelumnya.

    Dalam suasana yang akrab, pihak BNNK Sabang memaparkan berbagai program strategis yang tengah dijalankan, termasuk upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan partisipasi masyarakat hingga tingkat desa (gampong). Salah satu program unggulan yang tengah dirancang adalah sinergi antar-gampong untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi tentang bahaya narkoba.

    Pihak MEI Sabang juga menyampaikan dukungannya terhadap program-program BNNK dengan menawarkan kerja sama dalam bentuk pemberitaan edukatif serta promosi melalui media online. Tak hanya itu, MEI juga membuka ruang kolaborasi dalam bentuk iklan layanan masyarakat, publikasi kegiatan, serta dukungan promosi digital lainnya guna meningkatkan jangkauan sosialisasi BNNK ke masyarakat luas.

    “Kami sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan media, terutama dalam menyampaikan pesan-pesan penting mengenai bahaya narkoba kepada masyarakat. Peran media sangat strategis dalam mendukung program kami, apalagi jika bisa menjangkau hingga ke pelosok gampong,” ujar Ibu Dahlia Sungkar di sela-sela kegiatan yang juga disiarkan secara virtual melalui platform Zoom.

    Pertemuan ini menandai awal kolaborasi yang lebih erat antara BNNK Sabang dan media lokal, dalam hal ini MEI, demi mewujudkan Sabang yang bebas dari narkoba dan semakin sadar akan pentingnya hidup sehat tanpa zat terlarang.

    Laporan langsung dari Kantor BNNK Sabang – Kabiro MEI Kota Sabang, Novi Karno.

  • Pemdes Tanjung Beringin Bangun Jembatan Gunakan Dana Desa Tahun 2025

    Pemdes Tanjung Beringin Bangun Jembatan Gunakan Dana Desa Tahun 2025

    Banyuasin – Pemerintah Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin telah merampungkan sejumlah pembangunan infrastruktur penunjang berbagai sektor. Salah satunya adalah pembangunan jembatan pertanian yang selama ini menjadi akses utama para petani melakukan aktivitas di lahan pertanian mereka.

    Jembatan yang dibangun menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 tersebut selama ini merupakan akses utama penghubung antara pemukiman masyarakat dengan area Pertanian.

    Kepala Desa Imran Hadi, mengatakan pembangunan jembatan ini yang berada di RT 10 RW 03 untuk menjadi impian para petani selama bertahun-tahun.

    Sebab sebelum dibangun, jembatan sebelumnya menggunakan batang pohon pinang oleh warga setempat diganti dengan cor beton untuk memudahkan akses sepeda motor agar bisa melintasi sungai guna untuk meningkatkan hasil produksi lahan pertanian.

    Kades Tanjung Beringin Imran Hadi Menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Tanjung Beringin agar saling menjaga adanya pembangunan jembatan ini supaya berjalan dengan baik.

    “Tujuan utamanya, saya Ingin masyarakat desanya maju, baik pembangunan dan juga meningkatkan ekonomi masyarakat Tanjung Beringin, pungkasnya. (Erwan)

  • Drama Bida’ah buatan Malaysia untungkan Wahabi Indonesia

    Drama Bida’ah buatan Malaysia untungkan Wahabi Indonesia

    Sebuah drama televisi asal Malaysia berjudul “Bidaah” tengah menjadi sorotan publik. Alih-alih mendidik masyarakat mengenai konsep bid’ah secara ilmiah dan seimbang, drama ini justru dianggap menguntungkan kelompok Wahabi, khususnya di Indonesia, yang selama ini dikenal gemar memvonis sesat kepada siapa pun yang tidak sepaham dengan mereka.

    Meski mengusung judul “Bidaah”, isi cerita drama ini justru dipenuhi isu nikah paksa, nafsu birahi, kekerasan, dan manipulasi agama, dengan penggambaran karakter-karakter bersorban dan berjubah ala sufi sebagai pelaku penyimpangan. Ironisnya, simbol-simbol warisan Islam yang sakral seperti jubah, sorban, dan laqab “Walid” justru dijadikan bahan olok-olok, sehingga memberi kesan bahwa pengamal tasawuf atau ulama tarekat adalah pelaku kebid’ahan.

    Menurut Tgk. Umar Rafsanjani, tokoh agama dan pembina Laskar Aswaja Aceh, drama ini sangat berbahaya karena tidak hanya menyebarkan pemahaman bid’ah yang salah, tapi juga menyudutkan ulama-ulama pewaris Nabi yang sebenarnya menjaga kemurnian ajaran Islam. “Ini bukan hanya salah dari sisi isi, tapi sudah masuk ke pembunuhan karakter. Ulama tarekat, simbol Islam, dan pakaian sunnah dijadikan alat untuk menakut-nakuti umat,” tegasnya.

    Tgk. Umar juga menegaskan bahwa semua umat Islam tentu membenci dan tidak kompromi terhadap kemaksiatan, apalagi jika ada oknum-oknum yang memperalat agama demi nafsu dan keserakahannya. Namun, kesalahan oknum jangan digeneralisasi dan diarahkan kepada seluruh ulama dengan simbol dan atributnya. “Kalau ada oknum ulama menyimpang, maka salahkan dia sebagai individu, bukan lalu menodai seluruh simbol dan gelar yang digunakan para ulama selama ini,” ujarnya.

    Ia mengusulkan, jika memang ingin tetap membuat drama semacam itu, harus ada keseimbangan naratif. Misalnya, jika ada tokoh Walid Muhammad Faizal yang digambarkan jahat, maka harus ada Walid Muhammad Faizul yang berperan sebagai ulama sejati, alim, zuhud, dan mengikuti syariat. Kedua tokoh itu harus setara dan menjadi rival yang seimbang, bukan sekadar guru dan murid. “Jangan sampai laqab Walid, yang selama ini mulia dan digunakan oleh banyak ulama dan tokoh masyarakat, malah rusak dan jadi bahan olokan. Sekarang ketika orang dengar kata walid, yang muncul di benak adalah wajah Walid jahat dari drama itu. Kan kasihan bagi para tokoh yang kesehariannya dipanggil walid,” ungkapnya prihatin.

    Kelompok Wahabi pun disebut mendapatkan keuntungan besar dari situasi ini. Drama “Bidaah” justru memperkuat narasi sesat mereka, seolah-olah semua yang terkait dengan tasawuf, tarekat, dan simbol keislaman tradisional adalah sesat dan menyimpang. Padahal, pemahaman bid’ah versi Wahabi itu sangat menyimpang dari manhaj ulama salaf dan mazhab yang muktabar. Mereka tidak membedakan antara bid’ah dengan hukum syariat, atau antara bid’ah dan maksiat.

    Masyarakat diimbau untuk lebih selektif dalam mengkonsumsi tontonan bernuansa agama dan tidak menjadikan tokoh fiksi dari dunia hiburan sebagai rujukan utama. Rujukan umat seharusnya kembali kepada para ulama pewaris Nabi, bukan kepada artis dan bintang film yang kehidupan pribadinya sendiri rata rata tidak bisa dijadikan teladan.

  • Gadis Muda Tinggalkan Rumah Setelah Di Suruh Beli Belanjaan Ibunya

    Gadis Muda Tinggalkan Rumah Setelah Di Suruh Beli Belanjaan Ibunya

    Mohon Bantuan Seluruh Masyarakat, Lembaga, Yayasan, dan Komunitas Yang Ada di Aceh

    Telah hilang seorang gadis sejak tanggal 13 April 2025 saat keluar untuk membeli keperluan ibunya dan hingga saat ini belum ditemukan.

    Identitas Gadis Tersebut :

    Nama: Zahra

    Umur: 15 Tahun

    Sekolah: SMP Negeri 1 Geumpang, Kab. Pidie

    Alamat: Pulo Loh, Geumpang (Pidie)

    Ciri-ciri Terakhir Gadis Tersebut : Memakai Pakai/Busana Warna Hitam,Rok Celana Abu Abu,Kulit Sawo Matang

    Sementara Keluarga telah MelaporKan ke Kantor Polsek setempat, namun Keluarga masih sangat berharap bantuan masyarakat jika melihat atau menemukan keberadaan anak Gadis Tersebut.

    Jika ada informasi,Bisa segera hubungi:
    WA/Telepon: 0821-9519-7177 (Keluarga langsung)

    Mari kita bantu sebarkan informasi ini agar Zahra segera ditemukan dan kembali ke keluarganya dengan selamat.Dan Kita Berharap Juga Bantuan Semua Pihak Baik Para Tim Perangkat Yang Ada Di Propinsi Aceh.Demikian Sekilas Berita Hilangnya Seorang Gadis Di Umur 15 Tahun Yang Masih Duduk Bangku Sekolah-MEI-Kabiro Kota Sabang-Novi Karno

  • Plt Sekda Aceh Gelar Rapat dengan BPKP Bahas Langkah Hibah RS Regional ke Pemkab Aceh Tengah

    Plt Sekda Aceh Gelar Rapat dengan BPKP Bahas Langkah Hibah RS Regional ke Pemkab Aceh Tengah

    BANDA ACEH– Plt Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, menggelar rapat koordinasi bersama Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) wilayah Aceh Supriyadi dan sejumlah Kepala SKPA terkait guna membahas langkah yang perlu ditempuh untuk penyerahan aset Rumah Sakit Regional untuk Pemkab Aceh Tengah, di Ruang Rapat Sekda Aceh, Senin, (14/4/2025).

    Dalam rapat tersebut semua pihak sepakat untuk mempercepat proses penyerahan aset tersebut. Dalam dua hari ke depan Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan akan menyiapkan dokumen yang memuat semua item pembangunan RS. Begitupun dengan Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) akan segera menyiapkan administrasi dokumen berita acara serah terima dan mengurus rekomendasi DPRA.

    “Hari Minggu tim Pemerintah Aceh dan BPKP akan turun ke lokasi RS Regional di Aceh Tengah untuk menginventarisir dan mengecek semua item aset baik dari segi kondisi maupun ketersediaan barang,” kata Nasir.

    Lebih lanjut, Nasir meminta Dinas Perkim dan Dinas Kesehatan Aceh untuk menindaklanjuti segala rekomendasi dari BPKP yang diberikan setelah tinjauan ke lapangan nanti. Pemerintah Aceh akan menyempurnakan fasilitas di rumah sakit tersebut agar beroperasi dengan baik saat sudah diterima Pemkab Aceh Tengah.

    Selain fasilitas bangunan, Pemerintah Aceh juga akan membantu alokasi anggaran untuk pengadaan alat kesehatan di rumah sakit tersebut.

    Nasir mengatakan, RS regional di Aceh Tengah itu akan menjadi rumah sakit dengan standar tipe A dan akan diprioritaskan untuk melayani masyarakat Aceh yang berada di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues dan Aceh Tenggara.

    Selanjutnya, kata Nasir, pihaknya juga akan terus mempercepat penyelesaian 4 RS regional lainnya guna menunjang fasilitas kesehatan yang berkualitas untuk seluruh masyarakat Aceh. Keempat RS regional yang masih dalam tahap pembangunan itu berada di Bireuen, Langsa, Aceh Barat dan Aceh Selatan.

    Adapun para Kepala SKPA yang ikut dalam rapat tersebut, diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Aceh Munawar, Kepala BPKA Reza Saputra, Kepala Dinas Perkim Aceh T Aznal Zahri dan Kepala Inspektorat Aceh Jamaluddin. []

  • Film Aceh-Ottoman Wajib Bertaraf Hollywood, GEKRAFS: Ini Saatnya Sejarah Bicara ke Dunia!

    Film Aceh-Ottoman Wajib Bertaraf Hollywood, GEKRAFS: Ini Saatnya Sejarah Bicara ke Dunia!

    Banda Aceh — Sejarah besar tak hanya milik masa lalu, tetapi juga masa depan. Begitu kata Mahfudz Y Loethan, Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Aceh, saat menyikapi rencana produksi film kolaborasi antara Indonesia dan Turki yang akan mengangkat kisah monumental hubungan Kesultanan Aceh dengan Kekaisaran Ottoman.

    Menurut Mahfudz, film ini tidak boleh diperlakukan sebagai proyek biasa. Ia menegaskan, kisah hubungan Aceh dan Ottoman adalah bagian penting dari sejarah Indonesia, yang pantas diperkenalkan kepada dunia dengan kualitas produksi terbaik , setara dengan film-film Hollywood.

    “Kita tidak bicara tentang sejarah biasa. Kita bicara tentang peradaban besar yang pernah berdiri sejajar dengan kekuatan dunia. Film ini bukan sekadar film. Ini adalah upaya untuk memperkenalkan kembali Aceh sebagai bagian penting dari sejarah Indonesia yang lebih besar,” tegas Mahfudz.

    Baginya, film adalah medium paling efektif untuk menyampaikan warisan sejarah ke generasi masa depan sekaligus memperluas pengakuan dunia terhadap posisi Aceh dan Indonesia dalam catatan sejarah global.

    “Film ini harus diproduksi dengan standar tertinggi, setara film-film internasional. Jika ingin dunia tahu siapa kita, maka karyanya juga harus berkelas dunia. Aceh adalah bagian dari Indonesia, dan kisah besar Aceh adalah kisah besar bangsa ini,” ujarnya.

    Selain hubungan Aceh-Ottoman, Mahfudz juga mendorong agar kisah sejarah lain dari Aceh bisa difilmkan. Ia menyebutkan salah satunya adalah kisah Laksamana Keumalahayati,. panglima perempuan pertama di dunia, yang menjadi simbol kekuatan Aceh dan kebanggaan Indonesia.

    “Keumalahayati adalah simbol ketangguhan Aceh dan Indonesia. Kisahnya layak diangkat ke layar lebar dan dikenalkan ke seluruh dunia. Kita punya banyak cerita luar biasa yang harus hidup dalam bentuk karya sinema,” tegasnya.

    Mahfudz menutup pernyataannya dengan menegaskan pentingnya persiapan matang untuk produksi film semacam ini, mulai dari riset sejarah, naskah, visualisasi, hingga distribusi global.

    “Aceh adalah bagian dari Indonesia yang harus dibanggakan dunia. Film ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan sejarah Indonesia yang besar ke panggung dunia. Dan itu tidak boleh setengah-setengah,” tutup Mahfudz. []

  • Wujudkan Swasembada Pangan, Wakil Bupati Banyuasin Serahkan Alsintan Untuk Brigade Pangan

    Wujudkan Swasembada Pangan, Wakil Bupati Banyuasin Serahkan Alsintan Untuk Brigade Pangan

    Pangkalan Balai – Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali menerima bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa mesin pertanian banyuasin diberikan oleh Kementerian Pertanian sejumlah 44 unit Rotavator yang akan dibagikan pada kesempatan ini kemudian 150 unit Pompa Air dan 18 unit Tr. dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada Brigade Pangan Kabupaten Banyuasin yang berlangsung di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0430 Banyuasin Selasa (14/4/2025).

    Penyerahan Alshintan tersebut dilangsung secara Ceremonial oleh Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, SP bersama-sama dengan Dandim 0430 Letkol Inf Roni Sugiarto, didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah Banyuasin (KPD) kepada para Brigade Pangan Banyuasin, yang mana nantinya akan dimanfaatkan para petani untuk menunjang hasil produksi sektor pertanian agar dapat mendorong swasembada pangan yang ada di Bumi Sedulang Setudung.

    “Pemberdayaan petani melalui penyuluhan, akses terhadap bibit unggul, dan bantuan keuangan untuk meningkatkan kapasitas produksi sangat dibutuhkan. Peningkatan infrastruktur seperti jalan, fasilitas pengolahan hasil pertanian, dan pasar juga mendukung kelancaran distribusi pangan. Pemerintah Indonesia dalam hal ini Presiden melalui Kementerian Pertanian telah menerbitkan berbagai kebijakan yang mendukung swasembada pangan, salah satunya dengan memberikan bantuan seperti Alsintan ini,” Ujar Wakil Bupati Banyuasin dalam Arahannya.

    Swasembada pangan kata Dia, menjadi salah satu tujuan utama untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan serta untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup, mengurangi kemiskinan, serta memperkuat ekonomi domestik, terutama di Bumi Sedulang Setudung ini.

    Dengan demikian Wabup Netta menambahkan lahan pertanian tidak lagi mengalami kesulitan kekurangan alat dan mesin pertanian terutama saat olah lahan, sehingga mampu meningkatkan produksi padi di Kabupaten Banyuasin bisa naik peringkat dari peringkat 4 menjadi peringkat 3 bahkan ke peringkat 2 Dan tidak menutup kemungkinan Banyuasin menjadi Peringkat Pertama sebagai Kabupaten Penghasil Padi di Indonesia.

    “Saya harapkan kepada Brigade Pangan yang memperoleh Bantuan Alat dan mesin pertanian agar dapat memanfaatan Bantuan yang diberikan kepada brigade pangan, Manfaatkanlah bantuan yang telah distribusikan sesuai penggunaannya, dan taati peraturan yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari, yang pasti harus tetap bersemangat dalam membangkitkan sektor pertanian di Banyuasin,” harapnya.

    Hal senada disampaikan oleh Dandim 0430 Banyuasin, dirinya berharap agar bantuan Alshintan ini dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Banyuasin, serta mendukung program ketahanan pangan sekaligus mempercepat kedaulatan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah.

    “Mohon dirawat dan dijaga dan dimanfaatkan alatnya sebaik mungkin sehingga dapat menunjang dan membantu masyarakat dalam peningkatan sektor pertanian di Banyuasin,” harapnya.

    Sementara itu, dalam laporannya Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura Banyuasin, Sarip SP menjelaskan Kegiatan Optimalisasi lahan rawa Tahun 2024 Seluas 11.700 Ha yang tersebar di 13 Kecamatan dan 32 DesaKeputusan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Nomor: 227/Kpts/RC.010/1/11/2024 Tanggal 22 November 2024, Tentang Petunjuk Teknis Penumbuhkembangan Brigade Pangan.

    “Yang mana dapat Mendorong dan meningkatkan partisipasi generasi muda untuk terjun di sektor pertanian khusunya dalam berusahatani melalui Brigade Pangan, sekaligus mendukung percepatan pengolahan lahan (Oplah) dalam meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dan Produksi padi melalui bantuan sarana produksi dan alsintan,” ujarnya.

    “Kepengurusan Brigade pangan terdiri dari Manajer, Sekretaris, Bendahara, Divisi-divisi (4 divisi) dan anggota. Merupakan pemuda dan pemudi di tingkat desa yang adaptif terhadap teknologi digital serta mempunyai kepedulian dan bersedia berkontribusi aktif dalam ikut serta mewujudkan swasembada pangan,” tutupnya.(Erwan)

  • Plt Sekda Pimpin Rapat Persiapan MCSP KPK: Ini Kerja Kolektif, Bukan Sekadar Kepatuhan

    Plt Sekda Pimpin Rapat Persiapan MCSP KPK: Ini Kerja Kolektif, Bukan Sekadar Kepatuhan

    BANDA ACEH — Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, memimpin rapat Persiapan Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) – KPK Tahun 2025 pada Pemerintah Aceh yang digelar di Kantor Gubernur Aceh, Senin, 14 April 2025.

    Rapat ini turut diikuti oleh Inspektur Aceh Jamaluddin, koordinator MCSP, serta dihadiri seluruh kepala dinas dan kepala biro di lingkungan Pemerintah Aceh.

    Dalam arahannya, M. Nasir menekankan bahwa MCSP merupakan penyempurnaan dari sistem sebelumnya, yaitu Monitoring Center for Prevention (MCP), yang dikembangkan KPK untuk memperkuat pencegahan korupsi di level pemerintah daerah.

    “MCSP ini bukan hanya soal kepatuhan administratif. Ini adalah upaya kolektif untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujar M. Nasir.

    Ia menjelaskan, MCSP dirancang untuk memperkuat empat aspek utama: monitoring pelaksanaan program dan kebijakan pemerintah daerah, controlling potensi kerawanan korupsi, surveillance terhadap aktivitas berisiko dengan pendekatan lokal, serta prevention melalui perbaikan sistem tata kelola.

    “Setiap indikator dalam program ini disusun berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi daerah. Maka komitmen kita dalam menjalankannya harus utuh,” kata Nasir.

    Ia juga mengapresiasi peningkatan pelaksanaan program pencegahan korupsi ini di Aceh dari tahun ke tahun, seraya berharap implementasi MCSP 2025 dapat memberikan hasil yang lebih maksimal.

    “Keberhasilan ini tidak akan tercapai jika hanya berjalan sendiri-sendiri. Ini kerja kolektif, dan hanya bisa berhasil bila seluruh pejabat Pemerintah Aceh menjalankannya dengan penuh tanggung jawab,” tutup M. Nasir. []

  • Terobosan Pemkot Prabumulih terhadap Alfamart dan Indomaret

    Terobosan Pemkot Prabumulih terhadap Alfamart dan Indomaret

    Prabumulih – Pemerintah Kota Prabumulih melalui Walikota H Arlan didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) resmi menandatangani kesepakatan dengan Alfamart dan Indomaret cabang Prabumulih, Sabtu, 13 April 2025.

    Kesepakatan itu terkait pembayaran retribusi parkir di dua toko retail cabang Kota Prabumulih.
    Dua tahun kedepan konsumen berbelanja di toko Alfamart dan Indomaret tidak lagi dikenakan tarif parkir alias gratis. Hal itu disampaikan Widodo, selaku kepala cabang Indomaret Prabumulih dan Rendra Yuda, Brand Corporate Communication (BCC) Alfamart di hadapan Walikota H Arlan.
    Penandatanganan kesepakatan itu digelar dikediaman pribadi Cak Arlan Jalan Lingkar Kelurahan Sukaraja, Kota Prabumulih.

    “Hari ini kami dari Indomaret dan juga Alfamart, berkolaborasi dengan pak Walikota Prabumulih H Arlan, sepakat melakukan kerjasama retribusi parkir, agar kenyamanan konsumen lebih baik lagi” jelas Widodo kepada wartawan.
    Senada, Rendra Yuda BCC Alfamart sangat mengapresiasi program pemerintahan Arlan-Franky da

    (Adipatih)

  • DPRD Pesawaran Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2024

    DPRD Pesawaran Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2024

    Pesawaran-ediamataelangindonesia.com-14 April 2025 — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pesawaran Tahun Anggaran 2024. Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD pada Senin, (14/4/2025) ini dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, Forkopimda, serta 33 anggota DPRD.

    Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Ahmad Rico Julian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian LKPJ Tahun 2024 oleh Bupati pada Rapat Paripurna yang diselenggarakan pada 24 Maret 2025 lalu. Kegiatan hari ini merupakan bagian dari proses evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah selama tahun anggaran 2024. Evaluasi ini sekaligus menjadi landasan untuk penyusunan kebijakan dan program pembangunan di tahun-tahun mendatang.

    “DPRD telah mempelajari LKPJ bersama pimpinan perangkat daerah. Namun demikian, masih terdapat beberapa catatan dan rekomendasi yang perlu menjadi perhatian untuk penyempurnaan,” ujar Rico Julian

    Rekomendasi disampaikan oleh masing-masing komisi DPRD, yang mencakup berbagai bidang, antara lain Komisi I (pemerintahan), Komisi II (perekonomian), Komisi III (pembangunan), dan Komisi IV (kesejahteraan rakyat). Seluruh rekomendasi ditujukan kepada perangkat daerah terkait sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan kinerja.

    Menanggapi rekomendasi tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan apresiasi atas masukan strategis dari DPRD. Catatan dan rekomendasi ini merupakan bentuk perhatian dan kontribusi DPRD terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam pelaksanaan urusan desentralisasi, tugas pembantuan, dan tugas umum pemerintahan.

    Bupati juga menegaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Pesawaran Tahun 2024 adalah “Mempercepat Pemulihan Ekonomi Berkualitas dan Kehidupan Masyarakat untuk Mewujudkan Masyarakat Pesawaran Lebih Maju, Sejahtera, dan Produktif.” Prioritas pembangunan meliputi peningkatan kualitas SDM, pemerataan infrastruktur, iklim investasi yang kondusif, tata kelola pemerintahan yang efektif, serta penguatan pembangunan berbasis desa dan potensi lokal.

    Bupati menuturkan, bahwa berbagai program yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2024 menunjukkan capaian positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah penghargaan yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran dari berbagai pihak. Meski demikian, masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program yang perlu terus dibenahi.

    “Permasalahan pembangunan ke depan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan komitmen bersama dan keterlibatan aktif semua pihak untuk mewujudkan pembangunan yang partisipatif,” jelas Bupati.(rizon)

  • Gelombang ucapan selamat warnai kemenangan walikota dan wakil walikota terpilih 2025-2030 kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang Terpilih.

    Gelombang ucapan selamat warnai kemenangan walikota dan wakil walikota terpilih 2025-2030 kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang Terpilih.

    Sabang – Gelombang ucapan selamat terus berdatangan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang terpilih periode 2025–2030, Bapak Zulkifli H. Adam dan Bapak Radji Junus. Sejak pengumuman Di TPS 2 Kampung Cot Klah Dengan hasil pemilihan PSU (Pemilihan Suara Ulang) Keputusan MK Mahkamah Konstitusi Yang Terbanyak Pasangan/Kandidat 02 Dengan Jumlah Suara 307 Suara,masyarakat dari berbagai lapisan, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, partai politik, hingga aparatur desa menyampaikan dukungan serta harapan terhadap kepemimpinan baru ini (14/04/25)

    Suasana penuh optimisme tampak di seluruh penjuru kota Sabang. Ucapan selamat terpampang di baliho, media sosial, hingga pertemuan-pertemuan warga di tingkat gampong. Banyak pihak berharap kepemimpinan Zulkifli H. Adam dan Radji Junus mampu membawa perubahan nyata dan kemajuan berkelanjutan bagi Kota Sabang.

    Beberapa kepala desa bahkan menyampaikan harapan agar sinergi antara pemerintah kota dan desa dapat ditingkatkan, demi kelancaran roda pemerintahan serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sabang.

    “Semoga amanah dan mampu membawa Sabang menjadi lebih maju dan sejahtera. Kami dari gampong siap mendukung program-program pemerintah ke depan,” ujar Masyarakat/Warga Kecamatan Sukajaya,Sukamakmue,Sukakarya.

    Pihak partai pengusung maupun rival politik turut memberikan selamat dan menyatakan kesiapan untuk mengawal pembangunan secara konstruktif demi kepentingan bersama.

    Kepemimpinan periode 2025–2030 ini diharapkan menjadi awal baru yang kuat dalam mewujudkan Sabang sebagai kota maritim, pariwisata, dan ekonomi yang unggul di kancah nasional maupun internasional.Demikian Laporan Kabiro Sabang-Novi Karno

  • Pewarta adalah Jendela Dunia

    Pewarta adalah Jendela Dunia

    Oleh : Drs. Isa Alima, Ketua ASWIN Aceh

    Di bumi Serambi Mekkah, kita hidup berdampingan dengan adat, syariat, dan semangat perjuangan. Namun, apa jadinya ketika suara kebenaran dibungkam, dan yang jujur justru disingkirkan?

    Pewarta hadir bukan untuk mencela, tapi menyuarakan yang nyata. Mereka bukan provokator, tapi penjaga nurani Rakyat. Bila ada air mata rakyat yang tumpah, pewartalah yang menjadikannya berita, agar dunia tahu bahwa keadilan belum merata.

    Sungguh memilukan, masih ada yang mencaci dan bahkan menganiaya pewarta. Mengapa? Apakah karena mereka menulis kenyataan? Ataukah karena mereka tak mau diam melihat kebusukan?

    Di Gampong, saat lampu padam, kita cari lentera. Tapi saat pewarta menyalakan lentera kebenaran, justru ada yang ingin memadamkannya. Ini bukan sekadar ironi ini tamparan bagi kita semua.

    Jangan benci pewarta karena kejujurannya. Jangan musuhi mereka karena keberaniannya.
    Mereka tidak punya senjata, hanya pena dan suara hati. Tapi justru dari situlah lahir perubahan.

    Pewarta berdiri di atas keyakinan berita harus fakta, bukan rekayasa. dan selama masih ada ketimpangan, kami akan terus bersuara. walau langit runtuh, kebenaran harus tetap ditegakkan.

  • Ir. T.A. Khalid, MM, Di Kukuhkan Nahodai Wareeh Keluarga Ulee Balang (KUB) Aceh 

    Ir. T.A. Khalid, MM, Di Kukuhkan Nahodai Wareeh Keluarga Ulee Balang (KUB) Aceh 

    BANDA ACEH I 13/4/2025, Di Hotel Diana Banda Aceh, Wareeh Keluarga Ulee Balang (KUB) Aceh Berhalal bi Halal dan Mengukuhkan Pengurus KUB untuk Masa Bakti 2025 – 2030.

     

    Pengurus Yang Dikukuhkan terdiri dari : T.A. Khalid (Ketua Umum), Teuku Gunawan (Ketua), Teuku Muhammad Syukri (Sekretaris), Cut Huzaimah (Bendahara), dan dilengkapi dengan beberapa Departemen.

     

    Pengukuhan dilakukan oleh Teuku Hermawan (Dewan Penasehat), dan Didampingi oleh Teuku Iskandar dan Teuku Muhammad Jamil (Dewan Pembina).

     

    Dalam kegiatan itu juga TM. Zulfikar (Mewakili Pengurus Lama), menyampaikan kesan dan pesannya. Kesannya, Membangun komunikasi dan menjalin ukhwah merupakah hal penting untuk keberlanjutan sebuah organisasi. Pesannya, teruslah berkiprah dan membina persahabatan dan persaudaraan, sehingga KUB ke depan semakin jaya, tutup Ampol Zulfikar.

     

    Sementara Ketua Umum KUB yang baru, T.A. Khalid menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan dan amanah ini, semoga bisa kita laksanakan dengan baik dengan mengharapkan ridha Allah Swt.

     

    Lanjutnya, Mari kita bersatu padu untuk “menjaga marwah (dilahirkan dari keluarga Ulee Balang sebagai takdirNya ini).” Sebuah kelompok bangsa akan mulia dan terhormat, jika kelompok bangsa itu telah terlebih dahulu memuliakan dirinya. Jadi, jangan bermimpi kita akan kuat dan mulia, jika tak kompak. Maka kekompakan itu modal untuk sebuah kemajuan, ucap TA Khalid dalam sambutannya.

     

    Kemudian, TA Khalid, mengatakan dan berharap, semoga ke depan pengurus ini dapat menyusun program kerja yang menyentuh kepentingan dan kebutuhan ummat, khususnya kaum wareeh. Maka kepada kaum wareeh yang sedang “bernasib”, diharapkan dapat membantu saudaranya yang sedang kesusahan.

     

    Diakhir sambutan TA, Khalid, memberikan harapan dan menginginkan agar KUB ini bisa hadir di setiap kabupaten, agar kita semua kembali menemukan saudara kita yang sudah lama bertemu, tutup Pak Ketua.

     

    Sementara itu, Teuku Hermawan sebagai Dewan Penasehat, mengingatkan kita semua agar sumberdaya insan Aceh ini salah satu struktur sosialnya adalah kaum ulee balang dapat bermanfaat bagi sesamanya, mengakhiri sambutannya.

    Diakhir acara dilaksanakan Tausiyah Halal bi Halal yang disampaikan oleh Ustaz Teuku Azhar Ibrahim, Lc, dengan menekankan pentingnya ukhwah dan kerjasama yang baik untuk memajukan sebuah organisasi dan warga masyarakat. Mau maju? Perkuatkanlah persatuan sesama warga, pesan Ustaz.

     

    Kegiatan ini diakhir dengan doa, makan dan foto bersama serta mengunjungi ke beberapa makam para sultan dan sultanah di sekitar kota Banda Aceh.

  • Mak nyos,Baso Pentol Goreng Aceh Barat kini Hadir di Sabang

    Mak nyos,Baso Pentol Goreng Aceh Barat kini Hadir di Sabang

    Pulau Weh ||Di Akhir Pekan Ini Kita Coba Menjumpai Salah Satu Penjual/Jajakan Kulliner Di Salah satu Pusat Kota Sabang Atau Di Pantai Pas Di Pinggir Jalan Menuju Sabang Fair,Banyak Para Pengunjung Menikmati Suasana Sore Di Hari Minggu Setelah Liburan Panjang Dan Lebaran Idul Fitri 1446 H.Suasana Liburan Panjang Besok Akan Banyak Aktivitas Baik Kantoran Di Dalam Pemerintahan,sekolah,BUMD,Para Pengusahan Bidang Property Sabang dan Lainnya,di Sela Itu MEI Sabang Juga Ingin Bertanya Mengenai Pentol Goreng Pengusahan UMKM Sabang Abang Muhammad Atau di panggil ABANG Pentol, Alhamdulillah Abang Muhammad Sudah Berjualan Sekitar 2 Tahun Lebih Sebagai Pengusaha Kecil,Dan Sekarang Jualan Bersama Istri Berkelut Penjaja Kulliner Pentol Goreng Sabang-Minggu 13/04/2025

    Abang Pentol Goreng Juga Mengatakan “Kami Jualan Pentol Mirip Bakso Banyak Kalangan Yang Menyukai Makanan Mulai Dari Anak anak,orang Dewasa bah Kan Sampai Para Pejabat Daerah Juga Merasakan Kulliner Pentol Mirip Bakso Ini”Ujar Abang Muhammad Atau Di Panggil Abang Pentol.

    di Sisi Lain Sempak Kita Bertanya Kepada warga Yang Di Pinggir Jalan Petolan Ini Seperti Kita Makan Bakso,Tapi Ini Beda Yang Lainnya,Emang Racikannya Memakai Telur Langsung di Goreng,Pentol Bakso Goreng Selalu di Minati Oleh Para Masyarakat Sabang Baik Yang Pendatang Ke Kota Wisata Sabang Untuk Merasakan Pentol Bakso Goreng Yang Di Racikan Oleh Suami Istri Yang Sudah Lama Tinggal Di Kota Sabang Ujar Seorang Warga Sabang Sudah Banyak Kulliner Yang Di Rasakan

    Nah Buat Masyarakat Di Luar Sabang Boleh Untuk Di Coba Pentol Goreng yang Mirip Sperti Bakso,Pentolan Goreng Ini Juga Ada Di Aceh Barat atau Di Daerah Lain Yang Belum pernah Kita Coba Makanan Sperti Ini.

    “Banyak Para Penjaja Atau Para UMKM Memohon Kepada Semua pihak baik Pemerintah Setempat Bisa Menghidupkan Pengusaha Kecil Dan Perekonomian rakyat Sabang Sendiri,Dengan Sperti Ini Akan Hidup Pertumbuhan perekonomian rakyat Di Pulau Weh Ujung Barat Indonesianya”

    MEI Sabang berkeliling Beberapa Tempat Pertumbuhan Ekonomi Menengah sangat Bagus Untuk Menghidupi Keluarga Di Rumah,Semoga Pemerintah Daerah Dapat Membangun dan Kerjasama Semua Pihak Di Dalam UMKM Para Pengusahan Kuliner Khususnya Sabang Sendiri Supaya Banyak Wisatawan Lokal/Mancanegara Yang Datang Ke Pulau Weh Baratnya Indonesia.Demikian Laporan Seputaran Jaja Makanan Di Akhir Pekan-Kabiro (Novi Karno)

  • Wartawan,Penjaga Nurani Publik di Tengah Bisingnya Dunia

    Wartawan,Penjaga Nurani Publik di Tengah Bisingnya Dunia

    Oleh: Teuku Saifuddin Alba, untuk media online MataElang.com

    Di balik setiap berita yang kita baca, ada sosok yang tak kenal waktu, berlari mengejar fakta, dan berdiri di antara kebenaran dan kepalsuan. Dialah wartawan penjaga nurani publik yang sering terlupakan jasanya.

    Profesi wartawan bukan sekadar menulis atau melaporkan kejadian. Mereka adalah mata dan telinga masyarakat, yang dengan keberanian dan integritas, menyuarakan yang benar dan membongkar yang salah. Dalam derasnya arus informasi yang kadang penuh manipulasi, wartawan hadir membawa obor penerang agar publik tak tersesat dalam gelapnya kebohongan.

    Namun, ironisnya, banyak dari kita lebih cepat mencaci daripada menghargai. Kita lupa bahwa di balik setiap liputan, ada risiko, tekanan, dan kadang ancaman. Wartawan tak hanya bekerja dengan pena, tapi juga dengan nyawa.

    Sudah saatnya kita memberi apresiasi yang layak. Hargai kerja-kerja jurnalistik. Jangan hanya menilai dari judul, tapi pahami perjuangan di baliknya. Sebab tanpa wartawan, suara kebenaran akan kehilangan pengerasnya, dan keadilan hanya menjadi bisikan sunyi.

    Wartawan adalah garda terdepan demokrasi. Maka, hormatilah mereka sebagaimana kita ingin dihormati saat memperjuangkan kebenaran dalam hidup kita sendiri.