Kategori: Daerah

  • Tindak Lanjut Instruksi Gubernur tentang Salat Jamaah, Plt Sekda Buka Rakor Satpol PP WH se-Aceh Guna Rumuskan SOP Penegakan di Lapangan

    Tindak Lanjut Instruksi Gubernur tentang Salat Jamaah, Plt Sekda Buka Rakor Satpol PP WH se-Aceh Guna Rumuskan SOP Penegakan di Lapangan

    BANDA ACEH–Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) menggelar rapat koordinasi yang diikuti seluruh pejabat Satpol PP WH di provinsi dan seluruh Kepala Satpol PP WH kabupaten/kota, di Aula Kantor Satpol PP WH Aceh, pada Senin, (21/4/2025).

    Kepala Satpol PP WH Aceh, Jalaluddin, mengatakan, rakor tersebut bertujuan untuk membahas penyusunan program kegiatan atau standar operasional prosedur (SOP) yang disepakati bersama dalam mengawasi dan menegakkan Qanun Syariat Islam dan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 1 Tahun 2025 tentang tentang Pelaksanaan Salat Fardhu Berjamaah bagi Aparatur dan Masyarakat serta Mengaji di setiap Satuan Pendidikan di Aceh.

    “Kita harapkan nanti rapat ini melahirkan SOP di lapangan guna memudahkan kita dalam pelaksanaan tugas, SOP ini akan kita susun bersama-sama agar bisa diterima masyarakat sehingga Ingub ini bisa berjalan cepat di seluruh Aceh,” kata Jalaluddin.

    Plt. Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP. MPA membuka Rapat Koordinasi Penyusunan Program Kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Qanun Syariat Islam dan Penerapan Ingub Nomor 1 Tahun 2025 dengan Kasatpol PP dan WH Kabupaten/Kota Lantai III di Gedung Rapat Satpol PP dan WH Aceh, Senin, 21/04/2025.

    Plt Sekda Aceh, Muhammad Nasir, saat membuka rakor tersebut mengaharapkan rakor tersebut bisa melahirkan rumusan yang disepakati bersama sehingga antara Satpol PP WH provinsi dan kabupaten/kota tidak ada perbedaan dalam menegakkan Instruksi Gubernur Aceh Nomor 1 Tahun 2025.

    Rakor ini sangat penting agar selaras semuanya, jangan di provinsi bicara penerapan Ingub, sementara di kabupaten/kota belum beraksi,” kata Nasir.

    Nasir berpesan kepada seluruh Kepala Satpol PP WH yang hadir dalam rakor tersebut agar berperilaku baik saat menghadapi masyarakat untuk menegakkan Ingub tersebut. Penegakan harus dimulai dengan langkah persuasif, sosialisasi dengan baik, lalu awasi dan evaluasi.

    Ketua Komisi 7 DPRA Ilmiza Saaduddin Djamal, mengapresiasi langkah cepat Satpol PP WH Aceh yang menggelar rapat koordinasi guna menindaklanjuti penerapan Ingub tentang salat jamaah. Ia mengajak semua pihak untuk mendukung pelaksanaan Ingub tersebut.

    “Yang dicanangkan pak gubernur mari sama sama kita dukung dan kita pastikan bisa berjalan sesuai harapan,” kata Ilmiza.

    Menurut Ilmiza Ingub tersebut merupakan kebijakan yang luar biasa. “Kalau namanya pembangunan fisik, proyek, itu bisa berjalan otomatis, tapi terkait hal ini perlu perhatian serius dari pemangku kebijakan.”

    Ilmiza mengatakan, salat jamaah bagi seluruh lapisan masyarakat penting ditegakkan di Aceh. Dengan salat jamaah, ia yakin Aceh akan mulia dan bermartabat. []

  • Tingkatkan Sinergitas, Kapolres Musi Rawas Hadiri Hari Jadi Ke-82 Kabupaten Musi Rawas

    Tingkatkan Sinergitas, Kapolres Musi Rawas Hadiri Hari Jadi Ke-82 Kabupaten Musi Rawas

    MUSI RAWAS-Kapolres Musi Rawas (Mura), Kapolres Mura, AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, menghadiri upacara peringatan hari jadi Ke-82 Kabupaten Musi Rawas, sekaligus rangkaian acara di Kantor Bupati Mura, Pusat Perkantoran Agropolitan Center Pemkab Mura, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, sekitar pukul 07.30 WIB, Senin (21/4/2025).

    Upacara tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme dan dalam momen penting tersebut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya, Bupati dan Wakil Bupati Mura, Hj Ratna Machmud dan H Suprayitno, Dandim 0406 Lubuk Linggau, Letkol Inf Arie Prasatyo Widyo Broto SE, MM, Ketua DPRD Mura, Firdaus Cik Ola, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Mura, beserta para pejabat dilingkungan Kabupaten Mura.

    Dalam kesempatan itu, Kapolres Mura, AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, mengucapkan selamat hari jadi ke-82, Kabupaten Musi Rawas (Mura), sekaligus kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mura.

    “Saya mengucapkan selamat hari jadi ke-82 Kabupaten Mura. Semoga daerah ini semakin maju, masyarakatnya sejahtera, dan terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” kata Kapolres

    Kapolres menjelaskan, Polres Musi Rawas, akan terus bersinergi dengan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas keamanan.

    “Kami siap mendukung seluruh program pembangunan daerah, demi kemajuan Kabupaten Mura, ke depannya,” jelas AKBP Agung sapaanya

    Sementara itu, Bupati Mura, Hj Ratna Machmud mengatakan selama 82 tahun keberadaan Kabupaten Mura, telah banyak perubahan yang terjadi, melalui berbagai program pembangunan yang dirancang untuk mempercepat perkembangan dan kemajuan di segala bidang.

    “Hal ini kesemuanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita dan tujuan awal pembentukan Kabupaten Mura,” kata Bupati

    Bupati menambahkan, semoga di usia 82 tahun ini bisa dijadikan momentum untuk lebih banyak menorehkan tinta emas, pengabdian.

    “Serta karya terbaik dalam membangun Kabupaten Mura, sesuai dengan visi MANTABKAN MUSI RAWAS, Terus Tumbuh dan Maju Untuk Pembangunan Mura Mantab Berkelanjutan,” tuturnya. @red

  • MEI Sabang: Ngopi Santai Pencinta Seni dan Diskusi Seputaran Keberitaan Aktual di Pulau Weh

    MEI Sabang: Ngopi Santai Pencinta Seni dan Diskusi Seputaran Keberitaan Aktual di Pulau Weh

    Sabang, Minggu 20 April 2025 – Komunitas Seni Music Sabang Talenta Tak Di Ragukan Lagi Jumpa Pers/Media MEI (Mata Elang Indonesia Com) Ngopi Hangat bersama pencinta seni Music dan pegiat informasi Sabang dan Aceh.ini menjadi ajang diskusi terbuka mengenai Pemberitaan yang berkembang di lapangan Saat Ini, dengan mengedepankan sudut pandang yang objektif dan membangun, serta penyampaian fakta yang benar kepada masyarakat luas.

    Fokus utama Obrolan/diskusi meliputi dunia politik, pariwisata, pendidikan,Hukum, ekonomi Pasar,pemerintahan, serta penguatan pola pikir positif terhadap perkembangan informasi dan media. Masyarakat diajak untuk lebih bijak dalam menerima berita dan aktif terlibat dalam membangun narasi yang sehat untuk kemajuan bersama, khususnya di Pulau Weh (Sabang) Dengan Persegi Kepulauan Dalam NKRI-Indonesia.

    MEI Sabang juga menyoroti potensi besar Sabang dalam sektor pariwisata,Sejarah,Budaya, Religi, Pemerintah,Warga Sabang,Pertanian,Perikanan,Karya Seni Sabang Dan Masih Banyak Untuk Memperkenalkan Potensi Rempah Rempah Julukkan Khas Cengkeh, terutama dengan semakin seringnya kedatangan kapal pesiar Yang Jadwal Oleh BPKS Sabang (Badan Pengusahan Kawasan Peradangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas-Sabang) berbagai negara Bersandar Di Balohan/Pelabuhan Kota Sabang Dengan Kunjungan menjadi momentum emas untuk mempromosikan kekayaan budaya lokal, kuliner khas, sejarah 44 Aulia,serta potensi sektor perikanan dan pertanian Wilayah Dengan Jumlah Penduduk Sekitar 25 Ribu Jiwa Lebih.

    Dengan semangat kolaborasi dan informasi yang jujur, Bang Al Nama Panggilan Setiap Tongkrongan Musisi Sabang Mengatakan Kehadiran MEI Sabang berharap Pertemuan ini mampu mendorong kemajuan ekonomi masyarakat dan memperkuat citra positif Sabang di mata Masyarakat Dan dunia.

    DISKUSI Ini Sekitar Jam 11:25 WIB Di Heri Kupi Kota Sabang Dan Sambil Bercerita Tentang Kedatangan Wisatawan lokal,Mancanegara Sampai Perusahan-Perusahan Berdatangan Melalui Kapal Roro,Kapal Cepat Sampai Kapal Pesiar Bersandar Ke Pulau Weh Di Sambut Oleh Warga Setempat Mengajak Keliling Kota Sabang Dan Tempat Tempat lainnya.Al Juga Menyampaikan Kepada MEI Sabang Bisa Membangun Keberitaan Arah Ke Positif Kemajuan Karakter Masyarakat Sabang Untuk Mengembangkan Berbagai Aspek Dunia Promosi Yang Ada Di Pulau Weh Ini,Jangan Berharap Tunggu Bantuan atau Sekedar Menunggu,Harus Ada Inovasi, Inspirasi Kreatif,Ide Ide Cemerlang Sesuatu Gagasan Perkembangan Jaman Modern Saat Ini dan Harus Jalur Promosi Khas Yang Ada Di Sabang Tu Sendiri,Banyak Yang Harus Di Explore Di Pulau Terutama Makanan/Jaja Kulliner Untuk Menghidupi Perekonomian Rakyat Yang Terletak Ujungnya Aceh Pulau Sumatera -Indonesia, “Tanggapan Abang Al Seorang Musisi,Mantan Wartawan Media Lokal,Bekerja Di Kantor BPKS Sabang-Aceh Yang Sudah Lama Tinggal Di Sabang Dan Sekarang Ini”.

    Sekilas Info Diskusi Hangat Dengan Bang Al BPKS Sabang Dengan MEI Sabang Hari Ini

    Novi Karno

    Kabiro MEI Sabang

  • Ayam Penyet Merakyat, Bikin Penasaran..!  Murah dan Enak, Wajib Dicoba Dengan Harga Rp.10 Ribu Sajaaaa

    Ayam Penyet Merakyat, Bikin Penasaran..! Murah dan Enak, Wajib Dicoba Dengan Harga Rp.10 Ribu Sajaaaa

    Jalan Jalan Tanpa Tujuan Ternyata Mata Elang Indonesia Com Sabang Tak Sengaja Mata Memandang Di Salah Satu Jalan Malahayati, Jurong Babul Imam RT.01, Kampung (Gampong) Kuta Barat, Sabang Jam 16:00 WIB ada satu tempat makan yang makin hari makin ramai dikunjungi Nama Usaha Snack Station Depan Taman Segitiga Kota Sabang.

    Tempat ini Juga menyajikan ragam makanan khas Nusantara yang menggugah selera. Dari Ayam Penyet yang jadi andalan, hingga nasi-nasian seperti Nasi Hijau, Kuning dan Nasi Kampung, semua disajikan dengan rasa rumahan dan harga merakyat.

    Tak hanya itu, Snack Station juga menyediakan aneka kue seperti Risol Ayam Suir ,risol Mayo,Risol Mozarella dengan bumbu racikan khas yang dibuat langsung oleh pengusaha lokal menengah Ibu Yanti Eka Putri & Budi Satria Seorang Pegawai Bekerja Di Salah Satu Pemerintahan Kota Sabang,Semua menu diracik dengan Rasa cinta dan rasa yang kuat Kulliner Nusantara Di Beberapa Tempat Yang Ada Di Pulau Weh.

    Sabang-Sabtu,19 April 2025 menjadi momen di mana Snack Station makin dikenal luas oleh Masyarakat Sabang dan wisatawan Lokal yang ingin mencicipi makanan lokal yang murah namun tetap enak Di Mata Pengunjung Tu Sendiri.

    Sementara Itu MEI Sabang Langsung Menghubungi Pegiat Usaha/UMKM Mengatakan Benar Sekali Bahwa Ayam Penyet Merakyat Ini Banyak Peminat Ingin Merasakan Sebagai Menu Utama Makan Siang Dan Malam,Ada Juga Pegiat Usaha Sudah Banyak Di Beberapa Tempat Yang Menjual Ayam Penyet Merakyat,Dan Kami Tidak Mengambil Keuntungan Setiap Penjualan Nasi Ayam Penyet,Karna Melihat Situasi Ekonomi Saat Ini Kurang Sehat Wilayah Kita Sendiri,Dengan Kehadiran Sperti Ini lah Kita Bisa Memberikan Penjaja Kulliner Dengan Harga Standar Tetapi Tidak Mahal Tidak Sperti Tempat-Tempat Yang Sering Di Rasakan Oleh Warga Sabang/Pengunjung Wisatawan Luar Daerah.

    Mudahan Kami Sebagai Pelaku Usaha Juga Meringankan Beban Setiap Warga Mengunjungi Dengan Harga Sangat Spesial Biarpun Ada Keuntungan Setiap Usaha Yang Kami Lakukan Saat Ini”Ujar Seorang Pegiat Usaha Nasi Ayam Penyet Merakyat”Yanti Eka Putri”.

    Pantauan MEI Sabang Dengan Berbagai Keringanan Untuk Pemberitaan Seputaran Kulliner Nusantara dan Khas Daerah Ujung Paling Titik Barat Km Nol Indonesia,Jangan Lupa Datang Ke Sabang Dan Bisa Merasakan Berbagai Masakan Khas Daerah Aceh & Nusantara Yang ada Di Wilayah Tanah Air Tercinta Kita,Ingat Snack Station Harga Merakyat Di Depan Taman Segitiga Kota Sabang Semakin Hidup Memajukan Perkembangan Bidang Usaha/ UMKM Pulau Weh Dan Tak Luput Perhatian Pemerintah Kota Untuk Rakyat Dengan Kesejahteraan dan Kemakmuran Bagi Para Pegiat UMKM Pulau Weh (Sabang)”.

    Kabiro Kota Sabang-Novi Karno

  • *DPW PBA Kabupaten Pidie Terima Mandat Pendataan Rumah Tidak Layak Huni dari DPP PBA Pusat

    *DPW PBA Kabupaten Pidie Terima Mandat Pendataan Rumah Tidak Layak Huni dari DPP PBA Pusat

    Pidie, Rabu (19/4/2025) – Dalam rangka memperkuat aksi sosial kemanusiaan, Ketua DPW Peumulia Bangsa Aceh (PBA) Kabupaten Pidie, Yusrawati, SE, menggelar acara silaturrahmi dengan Ketua DPP PBA Pusat pada Rabu sore (19/4). Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat pengabdian.

    Dalam kesempatan itu, Ketua DPP PBA Pusat secara resmi menyerahkan surat mandat kepada DPW PBA Kabupaten Pidie untuk melakukan pendataan rumah-rumah kaum dhuafa yang sudah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Pidie.

    Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi rumah tidak layak huni milik masyarakat kurang mampu, yang nantinya akan diusulkan untuk mendapat bantuan perbaikan atau pembangunan kembali dari pihak terkait.

    Ketua DPW PBA Kabupaten Pidie, Yusrawati, SE menyatakan kesiapan penuh dalam menjalankan amanah tersebut. “Kami sangat siap untuk menyukseskan program pendataan rumah tidak layak huni ini. Insya Allah kami akan bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat Pidie,” ujarnya.(TSA)

  • Quick Count LKPI PSU Empat Lawang, Joncik – Arifai Unggul di 9 Kecamatan

    Quick Count LKPI PSU Empat Lawang, Joncik – Arifai Unggul di 9 Kecamatan

    EMPAT LAWANG, … – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Empat Lawang nomor urut 02 Joncik Muhammad – Arifai unggul disembilan kecamatan berdasarkan hitung cepat atau quick count yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Politik Indonesia (LKPI), Sabtu (19/4/2025).

    LKPI mencatat dengan data masuk 50,00 persen, Joncik- Arifai unggul di Kecamatan Saling dengan persetase 83,49 persen. Sedangkan paslon nomor urut 01 Budi Antoni Al Jufri- Henny 16,51 persen.

    Kecamatan Muara Pinang, pasangan 02 unggul dengan perolehan 82,16 persen dan 01 sebanyak 17,84 persen. Lalu, Lintang Kanan Joncik- Arifai 62,76 persen dan 01 mendapatkan 37,24 persen.

    Kemudian, di Kecamatan Pendopo, 02 mendapatkan perolehan suara 76,29 persen dan 01 mendapatkan suara 23,71 persen. Kecamatan Talang Padang, 02 unggul 52,08 persen dan 01 sebanyak 47,92 persen.

    Di Kecamatan Sikap Dalam, 02 unggul 62,49 persen dan 01 memperoleh 37,51 persen. Pendopo Barat 02 unggul kembali dengan raihan suara 66,95 persen dan 01 memperoleh 33,51 persen. Kecamatan Ulu Musi paslon 01 unggul 56,29 persen dan 01 memperoleh 43,71 persen. Untuk di Kecamatan Pasemah Air Keruh, 02 memperoleh 57,81 persen dan 01 memperoleh 42,19 persen.

    Terakhir, Kecamatan Tebing Tinggi paslon 01 unggul tipis. Paslon Budi Antoni- Henny unggul 53,85 persen suara dan Joncik Muhammad-Arifai 46,15 persen.

    Meski unggul di sembilan Kecamatan, hasil PSU ini tetap menunggu penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Empat Lawang.

    Pewarta

    SANDI

  • Kentang Goreng Amoy: Cita Rasa Gemoy yang Menggoyang Lidah di Pusat Wisata Pulau Weh

    Kentang Goreng Amoy: Cita Rasa Gemoy yang Menggoyang Lidah di Pusat Wisata Pulau Weh

    Sabtu, 19 April 2025 – Sabang, Aceh

    Di jantung Kota Sabang, ujung barat Nusantara yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan, hadir sebuah sajian kekinian yang sedang mencuri perhatian masyarakat luas—mulai dari warga lokal, wisatawan, hingga pegawai instansi dan BUMN. Namanya: Kentang Goreng Amoy, yang terletak strategis di Gampong Konsi, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

    Dengan balutan rasa renyah dan gurih ala Korea serta taburan bumbu rahasia yang disebut “gemoy”, kentang goreng ini sukses menggoyang lidah para penikmat kuliner. Tidak hanya kentang goreng, Kedai Amoy juga menawarkan beragam jajanan seperti: Miehun Gulung, Bakmie, Baklor, Sostel dan Nugget. Juga masih banyak lagi pilihan camilan khas yang diracik langsung oleh pelaku UMKM lokal.

    Meski hanya berupa kedai sederhana di sebuah lorong tak jauh dari jalan raya utama Kota Sabang, Kedai Amoy menjadi incaran banyak orang setiap harinya. Antrean warga lokal dan pesanan dari perkantoran menjadi pemandangan biasa, terutama saat akhir pekan.

    Tim MEI Sabang, dalam rangka liputan seputar geliat kuliner UMKM setiap Sabtu, menyambangi langsung Kedai Amoy untuk mencicipi cita rasa dan melihat geliat usaha pasca pandemi COVID-19. Aktivitas ini menjadi bagian dari upaya kami mendokumentasikan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Sabang melalui kuliner lokal.

    Menariknya, Kedai Amoy dikelola oleh pasangan suami istri: Angriana Oktaviani (Amoy), seorang ibu rumah tangga, dan Arief Hidayat (Ayi), anggota Satpol PP Kota Sabang. Usai bertugas di Pendopo Wali Kota, Ayi ikut membantu istrinya berjualan demi menunjang ekonomi keluarga. Menurut mereka, nama “Kentang Goreng Amoy” sudah dikenal bahkan sebelum mereka menikah dan kini menjadi identitas kuat di kalangan warga Sabang.

    Kedai ini buka dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB dan hampir selalu habis terjual. Tak heran jika “Kental Goreng Amoy”—begitu warga menyebutnya—telah menjadi bagian dari cerita kuliner khas Kota Wisata Sabang.

    Demikian laporan kuliner Sabtu ini.
    Novi Karno – Kabiro Kota Sabang

  • H. Joncik Muhammad Ziarah ke Makam Pejuang Pemekaran Empat Lawang, Janji Abadikan Nama Zamzami Ahmad

    H. Joncik Muhammad Ziarah ke Makam Pejuang Pemekaran Empat Lawang, Janji Abadikan Nama Zamzami Ahmad

    EMPAT LAWANG – Calon Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad, melakukan ziarah ke makam almarhum Zamzami Ahmad, sosok penting yang dikenal sebagai pejuang pemekaran Kabupaten Empat Lawang, di Kecamaan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang, Jumat (18/4/2025).

    Ziarah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas jasa-jasa besar almarhum terhadap Empat Lawang.

    Bagi H. Joncik sosok Zamzami Ahmad bukanlah orang biasa. Ia adalah tokoh besar yang telah memberikan sumbangsih luar biasa dalam proses panjang dan penuh perjuangan untuk memekarkan Kabupaten Empat Lawang dari Kabupaten Lahat. Perjuangan itu tak hanya dilakukan di tingkat daerah, tetapi juga hingga ke tingkat nasional, dengan penuh semangat dan konsistensi.

    “Zamzami Ahmad bukan hanya tokoh Empat Lawang, beliau adalah tokoh besar Sumatera Selatan. Sosok yang menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Empat Lawang. Berkat perjuangan beliau, Empat Lawang akhirnya bisa berdiri sebagai kabupaten mandiri,” ujar Joncik dalam keterangannya.

    Ia menambahkan, perjuangan Zamzami Ahmad sangat konkret, mulai dari memberikan rekomendasi dan dukungan administratif hingga mengawal proses pemekaran ke tingkat provinsi, DPR RI, hingga Kementerian Dalam Negeri. Menurut Joncik, hal itu adalah bukti nyata bahwa Zamzami adalah pejuang sejati yang layak dihargai, dikenang, dan dihormati.

    “Beliau adalah salah satu fondasi berdirinya Empat Lawang. Kita wajib mengenang dan menghormati jasa-jasa beliau, bukan hanya dengan doa, tetapi juga dengan tindakan nyata,” tambahnya.

    Sebagai bentuk penghormatan, Joncik berjanji akan mengabadikan nama Zamzami Ahmad sebagai nama salah satu jalan di Empat Lawang jika dirinya kembali terpilih menjadi bupati pada periode mendatang.

    “Saya sudah sampaikan kepada keluarga mendiang, khususnya anak beliau, bahwa jika saya diberikan amanah kembali menjadi Bupati Empat Lawang, saya akan memberikan nama salah satu jalan utama dengan nama almarhum Zamzami Ahmad. Ini penting agar masyarakat tak melupakan bahwa pernah ada tokoh besar dari Lintang yang begitu berjasa untuk daerah ini,” tegas Joncik.

    Tak hanya sebagai tokoh perjuangan, Joncik juga menyebut almarhum sebagai panutan, teladan, dan sumber inspirasi bagi dirinya dalam berpolitik. Menurutnya, Zamzami Ahmad adalah politisi andal yang telah malang melintang sejak era Orde Baru hingga Reformasi.

    “Beliau pernah menjabat sebagai wakil ketua DPRD, bahkan sampai menjadi ketua DPRD. Beliau bisa bertahan dan tetap relevan di masa-masa sulit. Keteladanan, semangat, serta kecintaan beliau pada daerah ini sangat luar biasa. Bagi saya, beliau adalah inspirasi besar dalam perjalanan politik saya,” tutup Joncik penuh haru.

    Pewarta

    SANDI

  • Isa Alima Sebut Statement Yang Menimbulkan Kegaduhan Merupakan “Kegagalan Komunikasi”

    Isa Alima Sebut Statement Yang Menimbulkan Kegaduhan Merupakan “Kegagalan Komunikasi”

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah Patriot Bela Nusantara (DPD PBN) Aceh, Drs Isa Alima, mengimbau semua pihak untuk arif dan bijak dalam menyampaikan pernyataan, terutama dalam menyikapi berbagai isu yang sensitif.

    Ia menegaskan bahwa pernyataan yang bersifat emosional atau menimbulkan rasa kekhawatiran di tengah masyarakat dapat dikategorikan sebagai “kegagalan komunikasi.”

    “Statemen yang dapat menimbulkan kegaduhan merupakan sebuah kegagalan komunikasi, apalagi jika disertai nada tuduhan yang tidak berdasar atau menyudutkan seseorang, organisasi, maupun ras tertentu,” ujar Isa Alima.

    Menurutnya, sangat ironis jika pernyataan kontroversial justru keluar dari tokoh masyarakat atau figur publik yang seharusnya memberikan contoh yang baik.

    Ia menekankan bahwa setiap pernyataan hendaknya bersifat membangun, mengedepankan etika, dan tidak menyudutkan siapapun karena setiap individu memiliki hak yang sama di mata hukum dan masyarakat.

    Arif dalam Menyikapi Perbedaan

    Isa Alima juga mengingatkan bahwa segala bentuk aturan tidak pernah melarang individu atau kelompok dari daerah manapun untuk berpartisipasi dalam kontestasi, baik di ranah politik maupun bidang lainnya.

    Menurutnya, pandangan yang sempit dan terkontaminasi oleh kepentingan kedaerahan harus dihindari, karena dapat mengaburkan tujuan yang lebih luas.

    “Berpikirlah secara luas ketika mengeluarkan pendapat. Belum tentu orang yang mengeluarkan pernyataan lebih baik daripada orang yang menjadi sasaran pernyataan tersebut. Kesempurnaan hanya milik Allah. Kita semua menjadi besar juga karena dukungan dari orang lain di sekitar kita,” ujarnya. Kamis,17/4/2025

    Isa Alima, yang juga merupakan mantan Ketua Komisi C DPRK Pidie, mengingatkan bahwa tutur kata seseorang mencerminkan tingkat kebijaksanaan dan pengetahuannya. Ia menegaskan bahwa setiap individu tidak perlu takut terhadap siapapun, baik dalam pemerintahan maupun organisasi, selama memiliki kompetensi yang mumpuni.

    Seruan untuk Percepat Pembangunan Aceh

    Dalam mempercepat pertumbuhan pembangunan Aceh kedepan agar menciptakan kedamaian bagi para investor maka,
    pernyataan atau ujaran yang bersifat provokatif hanya akan memecah belah masyarakat dan menimbulkan konflik yang tidak perlu.

    “Maka dari itu, hal semacam ini tidak pantas dan tidak wajar terlontar dari siapa pun, terlebih dari anggota atau tokoh yang terhormat,” tegasnya.

    Isa Alima mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh dan pemimpin, untuk berkomunikasi dengan bijaksana demi menciptakan suasana kondusif, terutama menjelang kedatangan para investor untuk menanamkan kan modalnya di Aceh.

    “Ingat, suara atau ujaran yang Anda keluarkan menjadi cerminan diri Anda sendiri. Oleh karena itu, berpikirlah matang sebelum berbicara,” tutupnya.

  • Paripurna DPRD Banyuasin Diskors, Diduga Ada Penolakan LKPJ Bupati Banyuasin.

    Paripurna DPRD Banyuasin Diskors, Diduga Ada Penolakan LKPJ Bupati Banyuasin.

    Banyuasin – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin yang digelar untuk membahas keputusan DPRD tentang rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuasin Tahun 2024 terpaksa diskors pada Kamis (17/4) sore.

    Paripurna yang berlangsung di gedung Paripurna DPRD Banyuasin ini masih belum dilanjutkan hingga petang, dengan waktu kelanjutan yang belum dapat dipastikan.

    Rapat dimulai dengan lancar pada pagi hari, dan semula dijadwalkan untuk dilanjutkan pada pukul 13.30 WIB.

    Namun, Bupati Banyuasin, Askolani, beserta tamu undangan baru tiba di gedung Paripurna sekitar pukul 16.00 WIB.

    Wakil Ketua II DPRD Banyuasin, Irian Setiawan, pun mengumumkan bahwa rapat paripurna tidak bisa dilanjutkan, karena tim perumus masih dalam proses pembahasan. Akibatnya, paripurna ditunda tanpa ada kejelasan waktu.

    Beberapa sumber menyebutkan bahwa penundaan tersebut kemungkinan terkait dengan adanya penolakan dari anggota DPRD terhadap LKPJ Bupati Banyuasin 2024.

    Isu yang berkembang mengarah pada masalah hutang yang ditinggalkan oleh pejabat Bupati sebelumnya, serta beberapa persoalan lainnya yang memicu ketidakpuasan di kalangan anggota dewan.

    Sumber anonim menjelaskan bahwa masalah utang tersebut berasal dari masa kepemimpinan Penjabat (PJ) Bupati sebelumnya.

    Namun, hingga saat ini, penyebab pasti diskorsnya paripurna masih belum terungkap secara resmi.

    Erwin Ibrahim, Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin, membantah adanya penolakan terhadap LKPJ Bupati Banyuasin 2024.

    Ia mengklarifikasi bahwa diskorsnya paripurna terjadi karena adanya beberapa hal yang perlu didiskusikan lebih lanjut oleh tim perumus.

    “Tidak ada penolakan, hanya ada pembahasan yang perlu diselesaikan,” ujar Erwin.

    Sementara itu, Arpani, Wakil Ketua I DPRD Banyuasin, mengonfirmasi bahwa paripurna memang dihentikan sementara. “Paripurna di-skors, karena tim perumus masih rapat pembahasan hingga selesai,” katanya.(Erwan)

  • Pemerintah Aceh Lakukan Pertemuan Tindak Lanjut dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah RI

    Pemerintah Aceh Lakukan Pertemuan Tindak Lanjut dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah RI

    JAKARTA – Pemerintah Aceh melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir melakukan pertemuan dengan Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Republik Indonesia (RI) untuk membahas tindak lanjut terkait usulan pembangunan infrastruktur di Aceh.

    Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari diskusi sebelumnya antara Gubernur Aceh dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU).

    “Pada prtemuan kali ini, Pemerintah Aceh telah menyusun sejumlah usulan prioritas terkait pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan di Aceh,” ujar M. Nasir didampingi Kepala BPKA, Reza Saputra, Kadis PUPR Aceh, Mawardi, Kadis Pengairan Aceh, Ade Surya dan Staf Khusus Menteri Ekraf, Rian Firmansyah di Kemenko Marves, Kamis, 17 April 2025.

    Menurut Sekda, setelah dilakukan diskusi dan arahan dalam pertemuan sebelumnya, usulan tersebut kini akan disampaikan kembali ke Kementerian PU, serta Kemenko Infrastruktur agar prosesnya berjalan selaras dan lebih cepat mendapatkan perhatian dari para pimpinan terkait, termasuk Menko dan Menteri PU.

    “Semua bahan-bahan yang dibutuhkan telah kami siapkan, dan harapannya proses ini bisa mempercepat realisasi proyek-proyek pembangunan untuk Aceh, sehingga tahun ini dan tahun depan kita sudah bisa merasakan hasil dari pertemuan-pertemuan ini,” ujarnya.pertemuan yang turut juga menandakan komitmen Pemerintah Aceh dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Keberlanjutan dan sinergi antara Kemenko Infrastruktur dan Kementerian PU diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek pembangunan yang mendesak di wilayah Aceh.

    Sementara, Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nasib Faizal mengatakan, pihaknya telah menerima dokumen dari Pemerintah Aceh. “Dan sesuai arahan Menko, kita akan memprioritaskan realisasi penbangunan secepatnya di Aceh,” ujarnya.

  • MEI Tak Henti Edukasi dan Informasi kepada Masyarakat Kota Sabang & Pembangunan Desa Secara Merata Kepentingan Warga Kampung Tersebut.

    MEI Tak Henti Edukasi dan Informasi kepada Masyarakat Kota Sabang & Pembangunan Desa Secara Merata Kepentingan Warga Kampung Tersebut.

    Sabang, 17 April 2025 — Media Mata Elang Indonesia (MEI) terus berkomitmen untuk memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat melalui kegiatan silaturahmi dari kampung ke kampung (gampong) di seputaran Kota Sabang. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah kunjungan langsung ke kantor-kantor keuchik (lurah) untuk bertatap muka dengan perangkat desa, khususnya di wilayah Kuta Barat, Sabang.

    Kehadiran MEI disambut positif oleh perangkat desa yang melihat pentingnya sinergi antara media dan pemerintahan gampong dalam menyampaikan informasi kegiatan desa secara luas dan transparan kepada masyarakat.

    Melalui pendekatan ini, MEI berharap dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung penyebaran informasi serta meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan, Sejahtera Dan Kemakmuran Desa.

    Alhamdullilah Kedatangan Pers/Wartawan Media Mata Elang Indonesia Wilayah Sabang Di Sambut Dengan Bagus Bagian/Kabag Kepemerintahan/Bendahara Kantor Keuchik Kuta Barat Kota Sabang Bertatap Muka Dengan Suwita Atmaja Dan Budi Satria Di Ruang Kerja Kantor Keuchik Kuta Barat Siang Tadi Jam 14:30 WIB.

    Sementara Itu MEI Juga Memberikan Dukungan Kepada Pihak Kantor Keuchik (Lurah) Bisa Bekerjasama Melalui Media Mata Elang Indonesia (Sabang) Dalam Komunikasi & Informasi Ke Publik Dengan Program Sperti Posyandu,PKK Gampong,Penerima Bantuan,Kebersihan Lingkungan dan Lainnya Terutama Kegiatan Kepala Desa Untuk Mendengarkan Keluhan Masyarakat Kuta Barat Baik Keamanan Dan Ketertiban Gampong Wilayah Kuta Barat Kota Sabang.

    Disisi lain MEI Sabang Tidak Banyak Obrolan Bersama Staf Kepemerintahan Kantor Keuchik Kuta Barat Sabang, Menyatakan Siap Dukungan Dengan Program-Program Unggulan Yang Tercatat Di Dalam Kepemerintahan Kantor Keuchik (Lurah) Kuta Barat Sabang.

    Novi Karno

  • SMAN 6 Kota Lubuk Linggau sepi Bak Hutan Rimba

    SMAN 6 Kota Lubuk Linggau sepi Bak Hutan Rimba

    Lubuk-linggau-mataelang indonesia-com
    Saat awak media investigasi dan konfirmasi kesekolah SMA N 6 tidak ada salah satu pun kegitan belajar megajar disekolah tersebut prihal awak media menayakan kegiatan data dana bos yang ada disekolah itu.

    Sejak wacana kebijakan bapak presiden prabowo subianto bersih bersih dijajaran pemerintahan atau pun kabinet yang dipimpin presiden prabowo.
    Awak media berkunjung kesekolah tidak ada yang bisa dijumpai disekolah tersebut.
    Bahkan pintuh gerbang sekolah tertutup rapat,”seperti ruang sekolah begitu megah tak ada satupun kegiatan belajar mengajar disekolah itu,”ucap awak media seperti hutan rimba yang sunyi tak berpenghuni .

    Untuk sementara uraian kegitan inilah yang mau dikonfirmasikan oleh awak media kepada kepalak sekolah negeri SMA N 6.secara zona wilayah lubuk linggau selatan satu atau lebih tepatnya jalan air temam keluar temam.
    Sangat disayangkan tidak dijumpai nya kegiatan belajar megajar disekolah tersebut tungkas awak media.

    Dalam waktu dekat awak media akan berkordinasi konfirmasi prihal susah nya kami sebagai awak media mengakses kegiatan atau pun dana bos diwaktu kepalak sekolah menjabat sebagai kepsek!!! cukup sampai disini saja kita akan audiens kepada kepala dinas pendidikan provinsi sumatera selatan dalam hal ini bapak H.Teddy Meilwansyah selaku kepalak dinas pendidikan provinsi sumatera selatan.
    Menurut keterengan dari ibu rumah tanga yang berada persis didepan sekolah,”pak kalau kemarin masuk murid murid sekolah negeri enam ini pak,”ucap ibu destri sembari menayakan juga kepada anaknya riko,”ao pak kemarin masuk uji anak ibu destri.

    Awak media pun berjalan kesamping sudut jalan simpang tiga menemui bapak tukang pak tarsan,iyo asak kemarin masuk anak sekolah SMA ini pak ujar pak tarsan.
    Jadi inilah gambaran potret dunia pendidikan SMA N 6 kota lubuk linggau kenapa tidak ada kegiatan belajar mengajar disekolah tersebut sunyi senyap seperti tingal dihutan rimbah ucap awak media hinga berita ini tayang(har)

  • Monumental Sejarah Stasiun KA Cikajang Garut

    Monumental Sejarah Stasiun KA Cikajang Garut

    Stasiun KA Cikajang di bangun jauh sebelum Indonesia merdeka yang perencanaannya mulai tahun 1926 dan mulai dibangunnya tahun 1930, namun sayang dinonaktifkan sejak tahun 1982.

    Kini… jalur KA Garut – Cikajang oleh pemerintah provinsi Jabar dan daerah Kab Garut akan di Re-Aktivasi.

    Menurut saya adalah langkah cerdas dan hebat dari pemerintah. Bukan saja alasan efektivitas dan efesiensi alat transportasi seperti distribusi hasil pertanian, produk lokal dan bahkan akan mampu meningkatkan destinasi wisata lokal, regional bahkan internasional. Namun nilai prestise sejarah pun akan kembali terangkat, sebab Stasiun KA Cikajang merupakan stasiun KA pada posisi daerah tertinggi se Asia Tenggara yakni terletak pada ketinggian 1.246 mdpl.

    Bahkan menurut Guru Besar Prodi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Bandung, Prof. Kunto Santoso, mengatakan bahwa pembangunan jalur kereta api dari Garut ke Cikajang dinilai sangat menguntungkan karena akan menghidupkan ekonomi di daerah sekitarnya, mengangkut hasil perkebunan, dan juga menghidupkan sektor pariwisata.

    Kepada segenap warga Garut mari sambut dengan suka cita keputusan pemerintah yang cerdas dan hebat ini.

    Salam rahayu,

    *Kang Oos Supyadin SE MM*, _pemerhati kebijakan publik sekaligus pemerhati kesejarahan & budaya dan pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut (DAKG)

    Sanjay

  • Walikota Cimahi Sambangi Sekretariat GaMPIL Bentuk Wujud nyata mencari Solusi Masalah Sampah

    Walikota Cimahi Sambangi Sekretariat GaMPIL Bentuk Wujud nyata mencari Solusi Masalah Sampah

    Cimahi || Walikota Cimahi Ngatiyana melakukan kunjungan terkait masalah sampah ke sekretariat Komunitas GaMPiL salah satu komunitas yang peduli terhadap sampah sebagai langkah awal keseriusan pemerintah dalam mengatasi masalah sampah.

    Menurut Ngatiyana permasalahan sampah memang menjadi masalah pelik bukan hanya Cimahi saja tetapi menjadi masalah nasional yang perlu di bereskan dan segera di lakukan tindakan yang nyata dan tentunya di butuhkan sinergitas dan kolaborasi antara semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat.(17/04/2025)

    Saya sangat bersyukur masih banyak masyarakat yang sangat peduli pada permasalahan sampah dan tentunya bisa membantu pemerintah untuk mengatasi masalah sampah salah satunya komunitas GaMPiL ( Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan )

    Wawan sebagai pembina GaMPiL menyampaikan rasa bangga dan tidak menyangka akan kedatangan walikota ini suatu kehormatan bahwa komunitasnya yang selama ini di binanya mendapatkan apresiasi dari walikota dan dalam kesempatan ini pihaknya ingin memberikan sesuatu yang bisa bermanfaat untuk kota Cimahi .

    Ditempat yang sama Sanjay Ketua GaMPiL menyampaikan suatu kebanggaan yang sangat luar biasa bahwa apa yang di lakukan selama ini sudah mendapatkan perhatian dari orang nomor satu Cimahi.
    Ini sebagai langkah awal untuk memberikan suport kepada rekan rekan untuk lebih terpacu agar apa yang di rencanakan cepat terealisasi.

    Sanjay juga menyatakan bahwa GaMPiL mempunyai ide Edukasi wisata pengelolaan sampah yaitu penghijauan budidaya daur ulang serta ingin merubah paradigma yang tadinya kumpul angkut buang sekarang menjadi kumpul pilah olah dan yang tadinya sampah menjijikan sekarang menjajikan karena kalau di kelola dengan baik akan menghasilkan nilai ekonomis yang sangat besar.

    Sanjay berharap ada dukungan dari pihak pemerintah ataupun swasta untuk mewujudkan harapan membantu pemerintah untuk mengatasi masalah sampah ini mengingat kekurangan sarana dan prasarana saat ini

    Walikota juga berkenan untuk melihat lokasi yang akan di gunakan untuk edukasi wisata pengelolaan sampah yang terletak di cileuweung Cipageran kota cimahi.

    Riani

  • Asrul Madra Angkat Bicara: PUPR Halmahera Selatan, Tidak Ada Kepedulian Dalam Menyediakan Air Bersih Di Desa Dowora

    Asrul Madra Angkat Bicara: PUPR Halmahera Selatan, Tidak Ada Kepedulian Dalam Menyediakan Air Bersih Di Desa Dowora

    Malut. Newsline. Id, Ternate – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) seharusnya pemperhatikan 249 Desa yang belum menikmati air bersih dan harus melakukan kepedulian pengiriman prasarana dan sarana air bersih terutama yang dibutuhkan bagi Masyarakat Desa Dowora kec. gane barat selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Kamis, 17/4/2025
    .
    Asrul Madra Mahasiswa Desa Dowora kec. gane barat selatan, angkat bicara terkait kebijakan Kementerian PUPR Halmahera Selatan (HALSEL) yang tidak ada kepedulian untuk pengelolaan sumber daya air, termasuk pembangunan bendungan dan irigasi, untuk memastikan ketersediaan air baku bagi kebutuhan air bersih untuk masyarakat Desa yang belum menikmati air bersih yang lebih khususnya Desa Dowora yang sampai sekarang belum ada dan kebutuhan pertanian.

    Kementerian PUPR aktif dalam pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional dan SPAM yang lebih kecil, yang bertujuan untuk meningkatkan akses air bersih perpipaan bagi masyarakat. Program-program seperti National Urban Water Supply Project (NUWSP) juga berperan dalam meningkatkan kualitas dan cakupan layanan air minum, terutama di wilayah perdesaan.” Ujarnya

    Seharusnya Kementerian PUPR berupaya mendistribusikan air bersih terutama di tempat-tempat perdesaan yang belum ada air bersih.

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Asrul Madra Mahasiswa Desa Dowora mengatakan yang paling penting adalah ketersediaan sarana dan prasarana air bersih serta sanitasi untuk keperluan sehari-hari bagi para masyrakat desa Dowora.” Kata Asrul dalam melihat kondisi Desa Dowora

    Undang-undang dan peraturan terkait dengan air bersih dalam konteks Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan sumber daya air hingga penyediaan air minum. Beberapa undang-undang dan peraturan kunci meliputi

    Lebih lanjut, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum, dan Peraturan Menteri PUPR yang terkait dengan penyelenggaraan sistem penyediaan air minum dan aspek lain seperti perizinan.” Pungkasnya

  • DPW PBA Aceh Utara Kukuhkan Tim Pendataan Rumah Tidak Layak Huni

    DPW PBA Aceh Utara Kukuhkan Tim Pendataan Rumah Tidak Layak Huni

    Aceh Utara – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Peumulia Bangsa Atjeh (PBA) Kabupaten Aceh Utara menggelar acara Pengukuhan dan Peresmian Tim Pendataan Rumah Tidak Layak Huni yang akan bertugas di seluruh desa/gampong dalam wilayah Aceh Utara.

    Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, menandai dimulainya langkah serius organisasi PBA dalam mendukung program pro-rakyat, khususnya menyangkut kesejahteraan dan kelayakan hunian bagi masyarakat kurang mampu.

    Sebelum prosesi pengukuhan dilakukan, seluruh anggota tim terlebih dahulu dibekali arahan dan pembekalan langsung oleh Ketua DPP PBA Provinsi Aceh Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Diniah, S.Pd, yang turut didampingi oleh Wakil Ketua IV DPP PBA, Ibu Nursiah Lapang.

    Dalam arahannya, Ibu Diniah yang akrab disapa Ibu Dini,menekankan pentingnya menjaga amanah dan tanggung jawab yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa para anggota tim pendataan harus bekerja dengan integritas tinggi dan tidak memanfaatkan tugas mulia ini untuk kepentingan pribadi.

    Kami tegaskan, tidak boleh ada pungutan apa pun kepada masyarakat. Jika ditemukan ada anggota tim yang melakukan pemungutan liar, masyarakat diminta segera melaporkannya ke pihak berwajib. Ini sudah merupakan instruksi tegas dari Ketua Umum PBA Pusat. Pelaku akan diproses sesuai hukum, termasuk dengan pasal pemerasan,” ujar Ibu Dini dengan tegas.

    Ia juga menambahkan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari langkah besar untuk memastikan program-program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat bisa tepat sasaran, adil, dan menyeluruh.

    Dewan Pimpinan Pusat PBA Provinsi Aceh juga menyampaikan bahwa seluruh pengurus PBA di kabupaten/kota se-Aceh telah dan akan terus diberikan surat mandat resmi agar pelaksanaan program berjalan tertib dan dapat meminimalisir berbagai bentuk penyimpangan di lapangan.

    Pengukuhan ini diharapkan menjadi awal baru bagi terwujudnya keadilan sosial dan kesejahteraan di tengah masyarakat Aceh Utara melalui sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan program pemerintah yang berpihak kepada rakyat kecil.(TSA)

  • Wakil Gubernur Aceh Bertemu Direktur Islamic Development Bank: Perkuat Komitmen Pembangunan Ekonomi dan SDM

    Wakil Gubernur Aceh Bertemu Direktur Islamic Development Bank: Perkuat Komitmen Pembangunan Ekonomi dan SDM

    JAKARTA– Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, melakukan pertemuan dengan Direktur Islamic Development Bank (IsDB), Amer Bukvic, Kamis, 17 April 2025. Pertemuan yang berlangsung di Meeting Room Vacant, Gedung Office lantai 35, Jakarta Pusat ini membahas penguatan kerja sama pembangunan antara Pemerintah Aceh dan IsDB, khususnya di sektor ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia.

    Dalam pertemuan tersebut, Fadlullah menyampaikan sejumlah prioritas pembangunan Pemerintah Aceh, seperti peningkatan kualitas SDM melalui program beasiswa ke negara-negara anggota OKI, pembangunan infrastruktur ekonomi seperti pelabuhan ekspor-impor, serta pengembangan kawasan industri halal dan wisata religi.

    “Kami menekankan pentingnya membangun Aceh yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga unggul dalam kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, kami sangat berharap dukungan dari IsDB untuk program-program pendidikan dan infrastruktur,” ujar Fadlullah.

    Fadhlullah juga memaparkan rencana pemerintah Aceh untuk mendirikan Aceh Tamadun Center, yang diharapkan menjadi pusat peradaban Islam di Asia Tenggara serta menjadi sentra manasik haji dan edukasi kebudayaan Islam.

    Menanggapi hal tersebut, Direktur IsDB, Amer Bukvic, menyampaikan apresiasi atas visi pembangunan Aceh yang inklusif dan berorientasi jangka panjang.

    “Kami melihat Aceh sebagai mitra strategis. Komitmen kami adalah mendukung pembangunan berkelanjutan, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, UMKM, dan tata kelola kelembagaan,” kata Bukvic.

    Bukvic uga menyinggung kesuksesan program Kafala Orphans di Aceh sebagai bentuk kedekatan IsDB dengan masyarakat Aceh.

    “Program Kafala Orphans di Aceh adalah salah satu yang paling berhasil dalam sejarah IsDB. Selama 17 tahun, program ini telah menyentuh kehidupan lebih dari 17.000 anak yatim. Ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan kami dengan Aceh,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Bukvic juga membuka peluang penyelenggaraan strategic retreat di Banda Aceh bersama Kementerian Keuangan RI guna merumuskan peta jalan kerja sama pasca-2025. IsDB juga berkomitmen menjembatani Aceh dengan lembaga-lembaga keuangan Islam lainnya dalam ekosistem global yang mereka koordinasikan.

    Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan antara Aceh dan IsDB, sejalan dengan tekad Pemerintah Aceh untuk menjadikan provinsi ini sebagai pusat peradaban Islam dan kekuatan ekonomi regional di masa depan.

    Fadlullah hadir bersama Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syadirin, Wali Kota Subulussalam, H.M. Rasyid Bancin.

  • Marlina Muzakir Tanam Murbei, Dorong Kebangkitan Sutera Aceh

    Marlina Muzakir Tanam Murbei, Dorong Kebangkitan Sutera Aceh

    Aceh Besar – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Marlina Muzakir, memimpin penanaman perdana tanaman murbei di Gampong Siem, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Kamis (17/4). Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali industri sutera Aceh sebagai sumber pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

    Penanaman simbolis dilakukan di lahan milik Dayah Terpadu Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kalee yang terletak bersebelahan. Lahan tersebut kini dimanfaatkan oleh kelompok UMKM Jalur Sutera Aceh yang diketuai Maimun.

    Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan itu, termasuk istri Wakil Gubernur Aceh, Mukarramah Fadhlullah, serta jajaran pengurus PKK dan Dekranasda Aceh. Kegiatan itu juga melibatkan berbagai pihak yang menjadi mitra pendukung dalam pengembangan industri sutera lokal.

    “Saya percaya kelompok UMKM ini bisa menjadi salah satu pilar penting dalam membangkitkan industri sutera di Aceh,” ujar Marlina.

    Menurutnya, sutera merupakan kekayaan budaya sekaligus potensi ekonomi yang perlu dikelola secara serius dan berkelanjutan.

    Marlina juga menyampaikan apresiasi kepada para penggiat UMKM Jalur Sutera Aceh atas kerja keras mereka mengembangkan sektor ini. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan memperjuangkan penguatan UMKM di Aceh, terutama yang berbasis pada warisan budaya lokal.

    Usai penanaman, Marlina melanjutkan agenda dengan berziarah ke makam ulama Aceh, Abu Hasan Krueng Kalee, yang berada di dalam komplek Dayah Darul Ihsan. Di sana, ia larut dalam doa bersama pimpinan dayah, Muhammad Faisal, serta para santri.
    Kegiatan kemudian berlanjut ke pusat kerajinan tenun “Rumah Tenun Mutiara Songket” di Gampong Krueng Kalee.

    Marlina tampak kagum melihat hasil karya para pengrajin—mayoritas perempuan—yang secara konsisten memproduksi tenun songket Aceh dengan motif-motif khas dan modern.
    “Selain menjaga tradisi, mereka juga menghidupi keluarga dari hasil tenun ini. Ini luar biasa,” katanya.

    Marlina berharap keberadaan UMKM ini mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya Aceh.

    Geuchik Gampong Krueng Kalee, Akhiar, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Marlina. Ia berharap kehadiran istri Gubernur Aceh tersebut membuka peluang dan memperluas akses bagi pengembangan UMKM di wilayahnya.

    Akhiar juga mengungkapkan rencana sinergi antara dua desa: UMKM Jalur Sutera di Gampong Siem akan fokus pada penyediaan bahan baku berupa ulat sutera, sementara pengrajin tenun di Krueng Kalee akan mengolahnya menjadi kain tenun khas Aceh. []

  • Hadiri Haul ke-4 Abu Usman Pedeung, Mualem Siap Bantu Pembangunan Masjid Seribu Tiang

    Hadiri Haul ke-4 Abu Usman Pedeung, Mualem Siap Bantu Pembangunan Masjid Seribu Tiang

    MEULABOH– Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menghadiri peringatan Haul ke-4 Ulama kharismatik Aceh Abu H. Muhammad Usman Nurul Fauzi atau Abu Usman Pedeung, di komplek Dayah Darul Aman Mesjid 1000 Tiang, Gampong Peulanteu, Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat, Kamis, (17/4/2025).

    Kedatangan Gubernur disambut Abu Raja, Pimpinan Dayah Darul Aman yang juga putra almarhum Abu Usman. Gubernur bersama masyarakat yang hadir memanjatkan salawat, zikir dan doa untuk almarhum.

    Dalam kesempatan itu, di hadapan masyarakat setempat, Mualem mengenang Abu Usman Peudeung sebagai sosok ulama yang berperan penting dalam memberikan pendidikan Islam untuk masyarakat luas.

    Mualem juga menegaskan, di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Aceh siap membantu mewujudkan salah satu cita-cita almarhum yaitu menyelesaikan pembangunan masjid seribu tiang yang berada di dalam komplek Dayah Darul Aman.

    “InsyaAllah cita-cita beliau kita wujudkan, mungkin di anggaran perubahan atau anggaran tahun 2026 akan kita alokasikan dan agar pembangunan masjid seribu tiang bisa terwujud,” kata Mualem.

    Selain melalui anggaran pemerintah, Mualem juga akan mengajak para pengusaha yang ada di Aceh maupun di luar agar ikut membantu pembangunan masjid tersebut.

    Lebih lanjut, Mualem juga berharap melalui Dayah Darul Aman dapat melahirkan ulama-ulama yang dapat memperkuat syariat Islam dan akidah dalam masyarakat Aceh.

    “Dayah ini harus selalu hidup, agar melahirkan kader yang baik di bumi Aceh di masa depan,” kata Mualem.

    Sementara itu, Pimpinan Dayah Darul Aman Abu Ahmad Fauzi atau akrab disapa Abu Raja, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Aceh pada acara Haul ke-4 Abu Usman Pedeung. Ia mengatakan, kehadiran gubernur dan masyarakat bukan hanya untuk memanjatkan doa, namun juga memperkuat tali silaturahmi.

    “Ini bagian dari silaturahmi, barang siapa yang ingin panjang umur dsn mudah rejeki maka bangunlah silaturahmi,” kata Abu Raja.

    Abu Raja juga mengingatkan semua pihak untuk menjaga kerukunan antar sesama dan menghindari pecah belah. “Kita harus rukun seperti seibu seayah, karena hal ini lah yang bisa membuat Aceh maju.”

    Kehadiran gubernur Aceh di Dayah Darul Aman didampingi Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Zahrol Fajri dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat. Hadir juga putra almarhum Abus Usman yang lain, yaitu Abu Won dan Abu Man. []