Dorong Reformasi Birokrasi, Akademisi Unipas Apresiasi Langkah Bupati Morotai
Morotai, mediamataelangindonesia – Akademisi Unipas Dukung Langkah Bupati Morotai Tunjuk Plt Pimpinan OPD Berdasarkan Profesionalisme
Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasifik (Unipas) Morotai, Alwadud Lule, menyampaikan dukungan terhadap langkah Bupati Pulau Morotai dalam menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, penunjukan tersebut harus mengedepankan kapasitas, integritas, dan loyalitas terhadap visi-misi kepala daerah.
“Penempatan Plt OPD jangan hanya mengisi kekosongan jabatan, tapi harus didasarkan pada kompetensi yang mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif, bersih, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” ujar Alwadud, Rabu (23/4/2025).
“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Ia menekankan bahwa peran pimpinan OPD sangat penting dalam mempercepat pelaksanaan program strategis Bupati Rusli Sibua dan Wakil Bupati Rio Cristian Pawane. Mereka dituntut bukan hanya memahami aspek teknis birokrasi, tapi juga mampu menerjemahkan visi besar kepala daerah dalam bentuk kerja nyata dan berdampak langsung.
Alwadud mengapresiasi langkah Bupati dan Wakil Bupati yang dinilainya mulai meninggalkan pola lama penunjukan jabatan berdasarkan loyalitas sempit atau kedekatan politik. Ia menilai arah kebijakan kini lebih menekankan pada profesionalisme dan kinerja.
“Bupati dan Wakil Bupati sudah mengambil sikap yang tepat dengan menunjuk birokrat yang profesional, bukan sosok pencitraan, bukan yang manipulatif, dan bukan pula bagian dari budaya ‘asal bapak senang’,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa praktik birokrasi yang manipulatif hanya akan menghasilkan laporan indah di atas kertas, tapi kosong dalam realisasi. Kondisi ini, menurutnya, justru bisa menciptakan ilusi keberhasilan dan menjerumuskan kepala daerah ke zona nyaman yang menyesatkan.
“Bupati tidak boleh dikelilingi oleh orang-orang yang hanya pandai menyenangkan pimpinan. Pimpinan OPD harus berani menyampaikan kondisi sebenarnya dan mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan,” tegasnya.
Alwadud juga menekankan pentingnya evaluasi kinerja secara berkala. Ia menyarankan agar jabatan pimpinan OPD bersifat dinamis, tergantung pada pencapaian target kinerja. Evaluasi berbasis data dan melibatkan unsur independen seperti akademisi dan masyarakat sipil, menurutnya, sangat dibutuhkan.
Sebagai institusi pendidikan tinggi, Unipas Morotai menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Dukungan dapat diberikan dalam bentuk penguatan kapasitas birokrasi, kajian akademik, hingga penyusunan kebijakan berbasis data.
“Harapan kami, Morotai ke depan bisa menjadi daerah yang tidak hanya berkembang secara fisik, tapi juga kuat secara kelembagaan dan berintegritas secara moral. Semua itu bertumpu pada kualitas pimpinan OPD sebagai penggerak utama mesin pemerintahan,” pungkas Alwadud.
