Pidie Jaya mediamataelangindonesia.com , 3 Juni 2026 – Kabar baik bagi 3.700 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jawa. Setelah melalui serangkaian proses administrasi yang matang, Pemkab Pidie Jaya memastikan pencairan gaji ke-13 akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Dr. Munawar Ibrahim, S.p.M.P.H, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2026). Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah langkah strategis untuk meringankan beban ekonomi ASN yang tengah menghadapi dua situasi krusial sekaligus.
Dua Tujuan Utama: Bencana Banjir dan Tahun Ajaran Baru
Dr. Munawar menjelaskan, pencairan gaji ke-13 tahun ini memiliki urgensi lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pertama, banyak wilayah di Pidie Jaya baru saja pulih dari dampak bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan. Bencana tersebut menyebabkan meningkatnya kebutuhan rumah tangga, mulai dari perbaikan rumah, pembelian perlengkapan dapur, hingga biaya kebersihan pascabanjir.
“Gaji ke-13 ini kami percepat agar ASN bisa memenuhi kebutuhan darurat pascabencana. Kami melihat langsung banyak keluarga yang membutuhkan dana tambahan untuk memulihkan kondisi rumah dan kesehatan keluarga,” ujar Munawar.
Kedua, pencairan dilakukan menjelang tahun ajaran baru yang tinggal beberapa pekan lagi. Dengan adanya dana tambahan ini, para orang tua ASN diharapkan dapat lebih leluasa memenuhi kebutuhan pendidikan anak, mulai dari pembelian seragam, buku, alat tulis, hingga biaya pendaftaran dan kegiatan awal semester.
Tahapan Final, BPKK Siap Transfer
Sekda Munawar Ibrahim menegaskan bahwa seluruh tahapan administrasi, regulasi, dan petunjuk teknis pembayaran gaji ke-13 telah rampung sesuai aturan yang berlaku. Saat ini, Badan Pengelola Keuangan Kabupaten (BPKK) Pidie Jaya sedang menyelesaikan proses akhir verifikasi data rekening ASN.
“Kami targetkan dalam hitungan hari, dana akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing ASN. Tidak ada lagi kendala berarti,” tegasnya.
Langkah percepatan ini, lanjut Munawar, adalah wujud komitmen nyata Pemkab Pidie Jaya dalam menjaga kesejahteraan aparatur. Di tengah tekanan ekonomi pascabencana dan inflasi kebutuhan pokok, kehadiran gaji ke-13 menjadi oksigen segar bagi ribuan keluarga ASN.
Dampak Berganda untuk Ekonomi Lokal
Tidak hanya menguntungkan ASN secara personal, Sekda juga berharap kebijakan ini dapat memicu perputaran ekonomi daerah. Dengan bertambahnya daya beli sekitar 3.700 ASN, sektor perdagangan, jasa, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Pidie Jaya diprediksi ikut bergerak.
“Para pedagang di pasar, toko perlengkapan sekolah, dan penyedia jasa lainnya akan merasakan dampak positif. Ini bagian dari upaya kami mendorong pemulihan ekonomi masyarakat secara keseluruhan,” imbuhnya.
Pesan Bijak dari Sekda
Di akhir pernyataannya, Dr. Munawar Ibrahim berpesan kepada seluruh ASN agar menggunakan gaji ke-13 secara bijak untuk kebutuhan prioritas.
“Utamakan untuk pendidikan anak dan kebutuhan keluarga yang paling mendesak. Jangan sampai dana ini habis untuk konsumsi yang tidak perlu. Mari kita bersama-sama menjaga tujuan pemerintah, yaitu meningkatkan kesejahteraan ASN sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Pidie Jaya,” pesannya.
Dengan pencairan yang tinggal menunggu hari, ribuan ASN di Pidie Jaya kini bisa sedikit bernapas lega. Antrean di bank dan toko perlengkapan sekolah diperkirakan akan segera ramai dalam waktu dekat.
(Cek Mad)
Sumber: Prokopim Pidie Jaya

