Sabang Authorities Close Anoi Itam Road Amid Landslide Risk

Mediamataelangindonesia.com — Wilayah Pulau Weh, Sabang | 24 Oktober 2025

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sabang mengambil langkah cepat dan tegas dengan menutup sementara akses jalan Anoi Itam yang menghubungkan kawasan Ie Meulee menuju Balohan, menyusul ditemukannya sejumlah retakan dan longsoran cukup parah di beberapa titik yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Langkah darurat ini dilakukan pada Kamis (23/10/2025) sebagai bentuk antisipasi dan mitigasi risiko agar tidak terjadi kecelakaan maupun korban jiwa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas Dishub telah memasang water barrier oranye serta pita pengaman di area rawan longsor. Penutupan total sementara ini diberlakukan hingga kondisi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, Husaini, ST, Menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat sementara dan sepenuhnya untuk melindungi keselamatan publik.

> “Kami mohon pengertian serta kerja sama masyarakat. Penutupan ini tidak bersifat permanen, melainkan langkah preventif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami juga mengimbau agar tidak ada pihak yang memindahkan pembatas jalan yang sudah kami pasang,” tegas Husaini.

Lebih lanjut, Husaini menjelaskan bahwa penanganan teknis dan perbaikan jalan bukan merupakan kewenangan Pemerintah Kota Sabang, melainkan masih berada di bawah tanggung jawab Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). Hingga saat ini, jalan tersebut belum diserahkan secara resmi kepada Pemko Sabang, sehingga pemeliharaan dan perbaikan akan dilakukan oleh pihak BPKS sesuai kewenangannya.

“Kami dari Dishub Kota Sabang terus berkoordinasi dengan pihak BPKS untuk memastikan keamanan area terdampak. Pemantauan rutin juga dilakukan agar masyarakat tidak melintasi kawasan berisiko tinggi,” tambahnya.

Pemerintah Kota Sabang melalui Dishub menegaskan komitmennya untuk bertindak cepat, transparan, dan responsif dalam memberikan informasi kepada masyarakat.
Koordinasi lintas instansi, termasuk dengan BPKS, terus digiatkan agar akses transportasi dapat segera pulih dan kembali aman bagi masyarakat Pulau Weh.

Laporan Khusus: Eric Karno – Dari Dinas Perhubungan Kota Sabang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *