IMG-20261018-WA0009

Sabang | Mediamataelangindonesia.com | Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengajak masyarakat untuk lebih memanfaatkan produk dan jasa pelaku UMKM lokal, mulai dari fesyen ecoprint hingga jasa menjahit dan membordir. Menurutnya, dukungan terhadap usaha lokal menjadi salah satu langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sabang saat membuka Lomba Fashion Show Casual Ecoprint IPEMI Piala Ibu Wali Kota Sabang Tahun 2026 di Aula Pulau Weh, Lantai IV, Kantor Wali Kota Sabang, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) ke-6 yang turut dirangkai dengan bazar UMKM. Sebanyak 20 pelaku UMKM berpartisipasi dalam bazar tersebut, sementara lomba fashion show diikuti 36 peserta dari kalangan umum dan perwakilan instansi.

Kegiatan yang diinisiasi IPEMI PD Kota Sabang ini turut dihadiri Ketua IPEMI PW Aceh Tati Meutia Asmara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sabang, Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sabang Nuri Farisal, serta Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Sabang Erwani Meutia.

Acara diawali dengan penampilan khusus fashion show Wali Kota Sabang bersama istri, dilanjutkan dengan penampilan dewan juri dan perwakilan IPEMI, serta fashion show IPEMI Muda by Sacafodri.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sabang menyampaikan ucapan selamat atas Milad IPEMI ke-6 sekaligus mengapresiasi kontribusi para anggota IPEMI dalam mengembangkan usaha dan potensi ekonomi masyarakat. Ia berharap perkembangan ecoprint di Kota Sabang dapat menjadi peluang baru bagi pelaku UMKM untuk terus tumbuh dan meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kami yakin dengan kehadiran ecoprint yang begitu aktif di Sabang, UMKM yang ada di Sabang akan semakin meningkat dan berkembang. Harapan kami, ibu-ibu harus optimis dalam menjalankan kegiatan ini,” ujarnya.

Menurutnya, produk ecoprint memiliki potensi untuk semakin diminati masyarakat, khususnya sebagai bahan pakaian untuk berbagai kegiatan. Karena itu, ia mengingatkan para pelaku usaha agar memperhatikan kualitas desain dan hasil jahitan sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasaran.

Wali Kota Sabang juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan jasa dan keterampilan pelaku usaha lokal, termasuk penjahit dan pembordir yang ada di Sabang. Ia menilai, kemampuan pelaku UMKM setempat perlu terus dipromosikan agar semakin dikenal masyarakat luas.

“Apabila ada orang Sabang yang bisa menjahit dengan bagus, kenapa kita harus menjahit di luar Sabang? Manfaatkan UMKM, ibu-ibu yang bisa membordir dan menjahit yang ada di Sabang,” katanya.

Zulkifli mencontohkan pengalaman istrinya yang menggunakan jasa penjahit di Sabang untuk membuat pakaian. Menurutnya, hasil jahitan pelaku usaha lokal memiliki kualitas yang baik sehingga patut diperkenalkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Selain kualitas produk, Wali Kota Sabang menekankan pentingnya keramahan dan pelayanan dalam menjalankan usaha. Berdasarkan pengalamannya, ia menyebut kenyamanan pelanggan harus menjadi perhatian utama agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Yang saya pikirkan, bagaimana supaya orang senang. Kalau orang sudah senang, kita sudah untung,” ungkapnya.

Zulkifli juga mengingatkan para pelaku UMKM agar senantiasa memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, menjaga sikap, serta membangun kepercayaan melalui keramahan dan kualitas layanan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kreativitas pelaku UMKM, khususnya di bidang ecoprint dan fesyen, semakin berkembang. Selain menjadi ajang unjuk kreativitas, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperluas promosi produk lokal serta memperkuat peran UMKM dalam mendukung perekonomian masyarakat Kota Sabang.

Usai rangkaian fashion show, Wali Kota Sabang bersama Ketua Dekranasda Kota Sabang Nuri Farisal dan Ketua BKMT Kota Sabang Erwani Meutia turut berinteraksi dengan para pelaku usaha dan berbelanja di bazar UMKM. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap promosi dan pemasaran produk lokal.

-Mj Eric Karno | Mei Sabang News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *