Mataelangindonesia.com – Palembang Sumsel, Mengenai beredarnya vidio viral Rumah Mewah diduga bernilai Milyaran Rupiah pemilik kapolsek Ulu Musi, Polres Empat Lawang, Polda Sumsel. Iptu Hariyono beredar di grup WhatsApp hingga pemberitaan.
Rumah dengan luas kurang lebih 1000 meter persegi tersebut diperkirakan bernilai Milyaran Rupiah.
Menanggapi hal itu Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi MM mengatakan, Ahad 30 Juli 2023, bahwa hasil pembangunan rumah berasal dari usaha, gajinya sebagai anggota Polri maupun Istrinya sedang jadi anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang.
“Dari klarifikasi yang kita dapatkan dari Kapolsek Ulu Musi, bahwa dananya bersumber dari usaha keluarga, dia (Kapolsek Ulu Musi) dan istrinya hingga gaji mereka berdua,” jelasnya.
Hasil klarifikasi Kapolsek Ulu Musi menjelaskan sumber dana membangun rumah tersebut diperoleh dari Hasil, toko Emas Cendrawasih warisan dari mertua di pasar Pendopo yang dikelola istri dari tahun 2004 s/ d sekarang.
Kemudian mesin padi terletak didesa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo dari tahun 2013 s/d sekarang, hasil ternak Sapi yang saya mulai dari tahun 2010 sampai sekarang yang terletak dimesin Padi dan dijalan Poros.
Kemudian hasil angkutan truk dari tahun 2005 sampai sekarang, hasil jual beli tanah kaplingan di Kelurahan Pagar Tengah, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, hasil kebun Kopi di Talang Padang Lebar dari tahun 2005 s/d 2022 seluas 5 Hektar.
Kemudian hasil kebon Sawit dijalan Poros seluas 10 hektar, gaji istri sebagai anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang dari tahun 2014 sampai sekarang, gaji sebagai anggota Polri dari tahun1993 sampai sekarang.
Kemudian hasil ternak Ikan didesa Batu Cawang, desa Gunung Meraksa dan Kelurahan Pagar Tengah dan hasil penjualan Pakan Ikan ke petani ikan di Kecamatan Pendopo dan sekitarnya.
Untuk itu, Kombes Pol Supriadi menghimbau agar masyarakat jangan cepat percaya dengan, pemberitaan tanpa konfirmasi ke pihak kepolisian maupun pihak yang mereka beritakan.
Sehingga bila berita itu ada konfirmasi, tidak akan menimbulkan tanda tanya ataupun hal-hal yang tidak di inginkan. Ujarnya. (Hadi ST)
Editor : Aslam
