Photo Collage Maker_2025_06_02_07_36_00

Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
Kuta Barat, 02 Juni 2025 —
Dalam semangat membangun solidaritas sosial dan menumbuhkan rasa empati terhadap sesama, Penjabat (Pj) Keuchik Gampong Kuta Barat, Eddy Syahputra, S.E, memimpin langsung kegiatan penyaluran bantuan kepada anak-anak yatim yang ada di lingkungan Gampong Kuta Barat, pada Senin, 2 Juni 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah gampong terhadap anak-anak yatim, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu dan sangat membutuhkan dukungan, baik secara materiil maupun moral.

Dalam sambutannya, Eddy Syahputra menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari komitmen sosial yang berkelanjutan. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa mempererat hubungan antarmasyarakat serta menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian antarwarga.

“Anak-anak yatim adalah amanah bagi kita semua. Mereka adalah bagian dari generasi penerus yang harus kita lindungi, kita jaga, dan kita dukung agar tetap semangat dalam menjalani kehidupan dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Eddy di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan.

 

Anak Yatim dalam Pandangan Islam

Dalam ajaran Islam, anak yatim adalah mereka yang telah ditinggal wafat oleh ayahnya sebelum mencapai usia baligh. Mereka memiliki tempat yang sangat istimewa dalam syariat, di mana berbagai bentuk kebaikan yang ditujukan kepada mereka dijanjikan pahala yang besar.

Islam sebagai agama yang penuh kasih sayang sangat menekankan pentingnya memperhatikan anak yatim. Bahkan, menyantuni anak yatim disebutkan dalam banyak hadis sebagai salah satu amalan utama yang membawa seseorang dekat dengan Rasulullah SAW di surga kelak.

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sabda Nabi Muhammad SAW sambil merapatkan jari telunjuk dan jari tengah beliau. (HR. Bukhari)

Tak hanya anak yatim muslim, dalam konteks sosial yang lebih luas, kepedulian terhadap anak yatim dari semua latar belakang juga mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan yang diajarkan oleh agama.

Bantuan untuk Kebutuhan Dasar dan Pendidikan

Bantuan yang disalurkan dalam kegiatan ini meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan harian lainnya. Selain itu, sebagian bantuan juga berupa perlengkapan sekolah dan uang saku, yang diharapkan dapat membantu kelangsungan pendidikan anak-anak yatim.

Sebanyak Jumlah anak yatim, jika anak yatim menerima bantuan secara langsung, dan kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh haru, serta dihadiri oleh perangkat gampong, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Majelis Taklim dan Remaja Masjid setempat.

Harapan untuk Masa Depan

Pj Keuchik Gampong Kuta Barat Kecamatan Sukakarya,Eddy Syahputra berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk terus berbagi dan peduli terhadap anak-anak yatim serta kelompok rentan lainnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah gampong, tokoh masyarakat, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak, peduli, dan berkeadilan sosial.

“Semoga bantuan ini bukan hanya menjadi manfaat sesaat, tetapi juga menjadi pelecut semangat bagi adik-adik kita untuk terus berjuang dalam pendidikan dan kehidupan. Kepedulian kita hari ini adalah investasi untuk masa depan mereka,” tutup Eddy Syahputra.

 

Kegiatan penyaluran bantuan anak yatim di Gampong Kuta Barat ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama dapat diimplementasikan dalam tindakan nyata. Kepedulian terhadap anak yatim bukan hanya tugas individu, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh masyarakat.

Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi program rutin yang membawa keberkahan bagi Gampong Kuta Barat dan seluruh warganya.

Demikian Laporan Pantauan Mei-Kabiro Sabang-Novi Karno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *