WhatsApp Image 2025-07-31 at 13.13.06

SABANG — Rabu, 30 Juli 2025 | Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, melaksanakan Musyawarah Gampong (MUSGAM) Tahun 2025 sebagai agenda penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG). Kegiatan ini digelar di Aula SD Negeri 3 Kota Sabang dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta perwakilan pemerintah kecamatan.

Musyawarah tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Tuha Peut Gampong Kuta Timu, M. JAMIL HANAFIAH, yang dalam sambutannya menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah fondasi utama dalam membangun gampong yang maju, mandiri, dan berkeadilan.

“Proses pembangunan tidak bisa dilakukan secara sepihak. Aspirasi masyarakat harus menjadi roh utama dalam setiap program yang dirancang,” tegas M. Jamil Hanafiah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Keuchik Gampong Kuta Timu dan Kasi Pemerintahan Kecamatan Sukakarya yang mewakili unsur pemerintahan kecamatan. Kehadiran mereka menandakan adanya sinergi dan komitmen bersama antara pemerintah gampong dan kecamatan dalam mendukung tata kelola pembangunan yang lebih terarah.

Sejumlah peserta yang hadir meliputi unsur perangkat gampong, Tuha Peut, kader pemberdayaan, tokoh pemuda, ibu-ibu pengajian, serta tokoh masyarakat lainnya. Mereka secara aktif terlibat dalam diskusi dan penyampaian usulan prioritas program kerja gampong tahun 2025.

Berbagai isu strategis menjadi topik pembahasan dalam forum tersebut, mulai dari peningkatan infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan sektor pendidikan dan keagamaan, hingga perbaikan sistem pelayanan publik di tingkat gampong.

Melalui proses musyawarah yang demokratis dan inklusif ini, Gampong Kuta Timu menunjukkan komitmennya dalam membangun gampong yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal.

Musyawarah Gampong ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata dari prinsip pembangunan partisipatif, sebagaimana diamanatkan dalam regulasi tentang desa dan gampong, serta sebagai wujud nyata pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan pembangunan di tingkat akar rumput.

Demikian Laporan Pantauan Media Mata Elang Indonesia Com Wilayah Sabang (Eric Karno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *